Soal Sikap De Bruyne di Laga Kontra Milan, Ini Respon Conte
Sumber: Sports Illustrated

Soal Sikap De Bruyne di Laga Kontra Milan, Ini Respon Conte

Catrine Mega - Oktober 1, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Serie A – Kevin de Bruyne terlihat menunjukkan sikap tak senang saat diganti oleh Antonio Conte pada laga melawan AC Milan akhir pekan lalu. Saat itu Partenopei dalam kondisi tertinggal dan akhirnya harus pulang dari San Siro dengan tangan hampa.

Kekalahan ini juga menyebabkan Napoli tergusur dari puncak klasemen sementara oleh Rossoneri sekaligus jadi kekalahan perdana mereka di Serie A. Pada pertandingan yang berakhir 2-1 tersebut, De Bruyne mencatatkan namanya dari titik putih, namun pada akhirnya mereka gagal mengamankan angka.

Soal Sikap De Bruyne di Laga Kontra Milan, Ini Respon Conte
Sumber: X/S.S.C. Napoli

Meski kalah, Conte menegaskan bahwa ia puas dengan performa timnya di laga akhir pekan kemarin. Pasalnya mereka tampil dominan atas Milan walaupun gagal meraih kemenangan atau setidaknya mengamankan satu angka.

“Saya akan mengulangi ini lagi, dalam hal performa, saya puas dengan apa yang terjadi Minggu malam ketimbang dua kemenangan dari musim lalu ketika kami sangat kesulitan. Kami mendominasi pertandingan di San Siro dan itu tak terjadi setiap hari,” tegas Conte, dilansir dari Football Italia.


Baca juga:


Pada laga tersebut, De Bruyne menunjukkan kekesalannya saat diganti oleh Conte pada menit ke-72. Menanggapi tindakan anak asuhannya tersebut, sang pelatih memberikan pembelaan dan menjelaskan bahwa kondisi sudah membaik.

“Kevin adalah pemain Napoli, jika tim bermain baik, dia bermain baik. Jika tim kesulitan, dia kesulitan juga. Kami tahu apa yang sudah dia berikan kepada kami, dia adalah pemain yang harus didukung, dan kami akan berusaha menemukan keseimbangan yang tepat,” ungkap Conte.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

“Kami menghadapi satu ekstrem ke ekstrem lain. Ketika kami menang, dia (bermain) fantastis, ketika kami melakukan kesalahan, semuanya salah. Saya harus menemukan solusi, tapi ini baru tahun kedua dan jadi lebih sulit karena kami bermain tiap tiga hari sekali dan punya pemain baru, bukan hanya satu.

“Kami harus bertumbuh seiring berjalannya waktu, melibatkan semua orang, untuk mempersiapkan diri menghadapi tahun ketiga, ketika situasi akan menjadi lebih struktural. Semuanya sudah diklarifikasi. Di rumah, kami sudah menyelesaikan masalahnya,” tutup sang pelatih.

Tunjukkan Gambar Terbaikmu dan Menangkan Total Hadiah Hingga Puluhan Juta Rupiah Hanya di VG Art Competition