
Spalletti Geram, Juventus Hampir Tumbang oleh Tim Papan Bawah
Vivagoal – Serie A – Penyesalan dan rasa kecewa meliputi allenatore Juventus, Luciano Spalletti usai melihat anak asuhnya itu hampir ditumbangkan oleh Hellas Verona, yang kini menghuni papan bawah klasemen Liga Italia.
Juventus gagal mendulang angka penuh saat menjamu Hellas Verona, Minggu (3/5) malam WIB pada lanjutan pekan ke-35 Liga Italia 2025/26. Tampil di hadapan publik Allianz Stadium, Si Nyonya Tua ditahan imbang oleh Verona dengan skor 1-1.
Gawang Juventus yang dijaga oleh Michelle Di Gregario bahkan harus terlebih dulu bergetar lewat gol dari Kieron Bowie menit ke-34. Masuknya Dusan Vlahovic di babak kedua kemudian memberikan Juventus keuntungan setelah Ia mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-62.
Hasil ini untungnya tidak banyak memberikan perubahan bagi Juventus di klasemen sementara Liga Italia. Mereka tetap bertahan pada peringkat ke-4 dengan raihan 65 poin, tapi hanya berselisih tiga angka dengan Como, yang dipartai lain bermain imbang 0-0 melawan Napoli.

Namun hal tersebut tidak menurunkan rasa kecewa bagi para tifosi Juventus. Pasalnya, Juventus sangat diunggulkan mengingat Verona yang kini menghuni zona merah degradasi di posisi ke-19 dengan koleksi 20 poin.
Pasca laga usai, Luciano Spalletti yang sangat kecewa, menyesali kegagalan anak asuhnya itu mendapatkan angka penuh. Ia menyoroti para pemain Juventus yang tampak kurang tenang, terutama setelah dikejutkan oleh gol dari Verona di babak pertama.
“Kita harus selalu mengevaluasi apa yang terjadi, menganalisis segala sesuatunya, lalu berusaha memperbaiki diri untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Karena itulah yang penting saat ini, mengingat kita tidak menang di pertandingan ini,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.
Baca Juga:
- Gelar Juara Barcelona Tertunda Akibat Ulah Vinicius
- Frustrasi Kalah dari Gladbach, Kobel Mengungkap Dortmund Bisa Bermain Lebih Baik
- Kebangaan Chivu Usai Pastikan Scudetto ke-21 Bagi Inter Milan
- Jon Martin Tutup Telinga dari Rayuan Real Madrid dan Barcelona
“Jelas, kami kecewa, menyesal, dan sayangnya hal seperti ini memang terjadi dalam sepak bola. Kami kurang beruntung, dan dengan sedikit ketajaman ekstra. Juventus bisa saja membalikkan keadaan, meski kita tidak selalu dapat mengendalikan segalanya,” tambah Spalletti.
“Yang bisa kita lakukan adalah tetap tenang di momen-momen krusial, dan tim tidak melakukannya hari ini. Itulah salah satu kualitas yang membuat seorang pemain hebat, karena kamu bisa mengenali momen-momen di mana kita harus sepenuhnya fokus.”
Lebih lanjut, Spalletti merasa kegagalan meraih kemenangan ini disebabkan oleh kesalahan dasar dari skuad Juventus sendiri. Menurutnya, Verona mampu memanfaatkan kubu Bianconeri yang terlalu terburu-buru ketika coba membongkar lini pertahanan menumpuk mereka sepanjang laga.
“Saya kira kami memulai pertandingan dengan cukup baik, tapi kemudian Verona memperketat pertahanan mereka, seperti yang memang seharusnya dilakukan. Kami menciptakan beberapa peluang berbahaya, tapi tak bisa menembus pertahanan dengan baik. Lalu, membiarkan mereka melancarkan beberapa serangan balik, ditambah kesalahan itu yang membuat segalanya semakin sulit,” pungkas Spalletti.
“Tegangan meningkat setelah itu, kamu merasa takut tidak bisa lolos. Ketika semua orang mengatakan ini adalah pertandingan yang mudah dan kamu menyadari bahwa justru sebaliknya. Kami membuat kesalahan yang biasanya dilakukan anak-anak, hal-hal yang terlalu sepele untuk level ini. Lalu di babak kedua menekan mereka dan menciptakan momen-momen sepak bola yang luar biasa yang pantas untuk memenangkan pertandingan. Kami bermain sesuai gaya sendiri dan secara keseluruhan kami memang pantas untuk menang.”
Selalu update berita terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com













