Tag: De Ligt

Sudah Mulai Berlatih, De Ligt Segera Kembali Perkuat Juventus

Vivagoal Serie AMatthijs De Ligt dikabarkan sudah mulai pulih dari cederanya. Sang bek dipercaya akan segera memperkuat Juventus dalam waktu dekat.

De Ligt belum tampak diturunkan oleh Andrea Pirlo di musim 2020/21 ini. Bukan karena terpinggirkan, bek muda asal Belanda tersebut terpaksa menepi sejak Agustus karena menjalani pemulihan usai operasi karena cedera bahu.

Namun dilansir dari Football Italia, De Ligt dipercaya sudah sangat dekat dengan comeback di atas lapangan. Hal ini setelah sang pemain sudah terlihat menjalani sesi latihan bersama skuad Juventus.

De Ligt terlihat mengikuti latihan bersama dengan skuad Juventus sebelum bertolak ke Ukraina. Hanya saja ia memang tidak dimasukkan dalam skuad yang akan bertanding di laga pembuka Liga Champions melawan Dynamo Kiev.


Baca Juga:


Hanya saja De Ligt belum mengikuti sesi latihan secara penuh. Peningkatan porsi latihan baru akan meningkat beberapa hari ke depan sembari melihat kondisi bahu eks pemain Ajax Amsterdam tersebut.

Andai tidak ada kendala, De Ligt dipercaya sudah akan merumput awal November mendatang.

Kembalinya De Ligt jelas sangat dibutuhkan oleh Pirlo untuk memperkuat lini pertahanan Juventus. Pasalnya klub asal Turin tersebut kini hanya memiliki sedikit opsi di posisi bek tengah yakni Merih Demiral, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini yang fit untuk bermain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Barcelona Masih Penasaran Datangkan Mantan Kapten Ajax

Vivagoal La Liga – Barcelona dilaporkan masih penasaran untuk mendatangkan mantan kapten Ajax yang kini bermain untuk Juventus, Matthijs De Ligt. Bahkan, laporan terbaru menyebut Blaugrana sudah membuka penawaran untuk Si Nyonya Tua.


Baca Juga:


Menukil laman Mundo Deportivo, Barca sudah melepas tawaran sebesar 66 Juta Pounds kepada Juventus guna membawa De Ligt. Tawaran tersebut pun ditolak mentah-mentah. Blaugrana memang tengah mencari bek tengah baru guna memberikan persaingan kepada Clement Langlet dan Gerard Pique di jantung pertahanan.

Taka hanya Barca, Real Madrid juga tertarik mendatangkan sang pemain. Namun asa Barca membawanya lebih terbuka lebar. Masih menukil laporan yang sama, Los Cules siap membuka penawaran baru jelang dibukanya bursa transfer mendatang.

Sejauh ini, De Ligt memang belum menemukan top perform seperti kala ia bermain di Ajax. Sang pemain kerap tampil inkonsisten meski mengemas 27 laga bersama Si Nyonya Tua. Menurut sebagian analis, hal tersebut dirasa wajar mengingat dirinya masih membutuhkan adaptasi dan usianya juga baru mencapai 20 tahun.

Andai ia tetap diberikan kesempatan bermain, bukan tak mungkin investasi besar yang ditancapkan Juventus di bursa transfer mendatang bisa berjalan sesuai rencana.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Daripada Juventus, Legenda Ajax Menilai De Ligt Lebih Pantas di Dua Klub Raksasa Ini

Vivagoal Serie A – Legenda Ajax, Ronald de Boer mengaku terkejut ketika Matthijs De Ligt memilih Juventus. Menurutnya Manchester City atau Barcelona akan lebih memudahkannya dalam beradaptasi.

De Ligt menjadi aset panas pada bursa transfer kemarin. Keberhasilannya membawa Ajax Amsterdam meraih double winner dan menembus semifinal Liga Champions menjadi alasan. Namanya kian diminati banyak klub top Eropa setelah meraih hal tersebut sebagai kapten tim di usianya yang masih 18 tahun.

Teknik tinggi dengan postur ideal sebagai bek tengah, De Ligt pun digadang akan menjadi rekrutan sempurna di Manchester City atau Barcelona. Memang ada ketertarikan dari Manchester United dan PSG, namun dua klub di atas memiliki sistem permainan yang mirip dengan Ajax.

De Boer kemudian terkejut dengan keputusan De Ligt merapat ke Juventus. Namun demikian ia tetap menghargai semua keputusannya.

“Klub terdekat dengan sistem permainan Ajax seperti Manchester City dan Barcelona tertarik kepadanya,” ujarnya di Gazzetta dello Sport.

“Klub-klub itu akan membuat proses adaptasi lebih mudah. Saya pikir dia akan mengambil keputusan berbeda [tidak gabung Juventus] namun apapun itu saya menghormatinya.”


Baca Juga:


De Boer sendiri sudah sejak lama melihat potensi De Ligt. Ia bahkan sudah melihat bakat bek terbaik dunia saat usianya masih belia.

“Saya dulu bekerja di akademi Ajax. Saya langsung menyukai karakternya. Serius, dia pintar, baik, tidak mengeluh, mau bekerja keras dan mau belajar,” imbuhnya.

“Dia punya skill bek-bek tangguh dunia. Dia bisa membaca bahaya. Saya masih ingat di level u-14, ketika dia kembali dari musim sebelumnya dengan lebih tinggi 30cm, saya yakin dia akan menjadi salah satu bek terbaik di eranya.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Meski Kerap Blunder, Kualitas De Ligt Mirip Seperti Chiellini

Vivagoal Serie A – Kendati kerap melihat Matthijs De Ligt membuat kesalahan, namun Wojciech Szczesny tidak pernah meragukan kualitas bek asal Belanda tersebut.

Publik Turin khususnya melihat De Ligt adalah pembelian yang kurang tepat. Dengan mahar 75 juta euro untuk membebaskannya dari Ajax, Juventus hanya mendapat pemain muda yang kerap melakukan kesalahan fatal bagi timnya sendiri.

Para fans kemudian menyebut jika kinerja De Ligt hanya membuat Szczesny kerepotan di bawah mistar. Namun kiper asal Polandia tersebut mengatakan jika De Ligt hanya kurang beruntung.

“De Ligt hanya kurang beruntung, hanya saat melawan Inter ia membuat penalti [dari handsball],” ujar mantan penjaga gawang Arsenal tersebut kepada Foot Truck.

“Saat anda membuat handball selama sebulan, anda akan terus menertawakannya. Jika anda menghindar dari perbincangan itu, anda hanya akan membuatnya terasa tidak nyaman,” lanjut Szczesny.


Baca Juga:


Lebih lanjut publik menilai jika De Ligt masih belum siap untuk menggantikan posisi Giorgio Chiellini yang cedera di awal musim. Namun Szczesny menampiknya dengan menyebut kedua pemain sama-sama buasnya.

“Matthijs adalah kombinasi dari dua hal: dia bagus saat mengontrol bola, tapi dia juga adalah sosok hewan buas,” tambahnya.

“Chiellini mengalami cedera dan saya tidak merasakan adanya perbedaan dalam diri De Ligt, itu sudah menjadi bukti yang sangat besar,” pungkasnya.

Belakangan muncul kabar jika De Ligt akan segera meninggalkan Juventus. Sang pemain kini tengah dikaitkan dengan beberapa klub top Eropa seperti Manchester United dan Real Madrid.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Raiola Tengah Upayakan Kepindahan Dua Klien Pentingnya, Siapa Saja?

Vivagoal La Liga – Super agen, Mino Raiola dikabarkan mulai melakukan pembicaraan dengan beberapa klub untuk dua kliennya yakni Matthijs De Ligt dan Paul Pogba.

Masa depan De Ligt di Juventus dikabarkan tidak akan bertahan lama. Belum genap satu tahun, bek asal Belanda itu disebut sudah akan hengkang dari Turin. Faktor minimnya kepercayaan sang pelatih menjadi alasan utama.

Sadar akan situasi tersebut, Raiola dikabarkan sudah mencoba menawarkan De Ligt ke beberapa klub Eropa. Manchester United dikabarkan menjadi peminta terdepan beberapa pekan kemarin.

Namun dilansir dari ABC, Raiola kini tengah membuka pembicaraan dengan Real Madrid. Raksasa La Liga tersebut dengan tangan terbuka bahkan menyambut baik penawaran Raiola.


Baca Juga:


Hal tersebut tidak lepas dari kebutuhan tim akan pengganti Sergio Ramos. Sang kapten yang sudah berusia 34 tahun dipercaya sudah saatnya diganti oleh pemain muda seperti De Ligt yang baru berusia 20 tahun.

Raiola juga tak bergerak untuk De Ligt saja, dalam laporan tersebut dikatakan jika agen asal Italia itu juga menawarkan Pogba kepada Real Madrid. Situasi ini menjadi lanjutan atas macetnya kepindahan Pogba dari Old Trafford musim lalu.

Hanya saja untuk nama terakhir, Madrid dipercaya masih akan berpikir dua kali. Pasalnya mereka tidak memiliki uang yang besar untuk akomodasi gelandang. Hal ini setelah mereka baru saja mendatangkan Eden Hazard musim panas kemarin.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Manfaatkan Ketertarikan Juve Pada Pogba, MU Ingin Datangkan Wonderkid Belanda

Vivagoal Serie A – Manchester United dikabarkan kembali menghidupkan minat kepada Matthijs De Ligt. Mereka bahkan siap mengorbankan Paul Pogba dalam kesepakatan tersebut.

Manchester United menjadi salah satu peminat De Ligt pada musim panas kemarin. Namun ambisi mereka harus pupus setelah sang pemain memutuskan menerima pinangan Juventus yang memang memiliki penawaran jauh lebih menarik.

Perjalanan De Ligt di Juventus kemudian disebut tak segemilang saat masih di Ajax Amsterdam. Ia bahkan mendapat keuntungan dari cedera panjang Giorgio Chiellini.

Kendati tak memperlihatkan penampilan yang gemilang, namun Manchester United disebut masih tertarik dengan De Ligt. Daily Star mengklaim bahwa De Ligt merupakan salah satu bek yang diyakini sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, bisa memperkuat benteng pertahanan The Red Devils.


Baca Juga:


Manchester United juga cukup percaya diri untuk mendapatkan jasa De Ligt. Hal ini setelah Juventus perlahan mulai mempercayakan pos pertahanan kepada Merih Demiral.

Manchester United juga memiliki kartu as untuk memboyong De Ligt. Adalah Paul Pogba yang rencananya akan menjadi tumbal dalam kesepakatan tersebut.

Seperti yang diketahui, Pogba menjadi pemain incaran Juventus. Si Nyonya Tua bahkan sudah melakukan pendekatan sejak transfer musim panas kemarin.

Pogba juga tentu akan bahagia bisa kembali ke Juventus. Hal ini mengingat keduanya pernah menjalani musim yang fantastis sebelum akhirnya gelandang asal Prancis itu pulang ke Old Trafford pada 2016 silam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tak Mainkan De Ligt, Sarri Malah Alasan

Vivagoal Serie A – Maurizio Sarri memutuskan untuk tak memainkan Matthijs de Ligt saat melawan Cagliari. Ia beralasan bahwa ia lebih memilih Merih Demiral sebagai tandem Leonardo Bonucci.

Juventus tampil menjanjikan dengan menggilas Cagliari empat gol tanpa balas pada pekan ke-18 Serie A musim 2019/2020, Senin (6/1/2020) malam WIB di Allianz Stadium. Cristiano Ronaldo menjadi bintang dengan hattrick dan satu assist untuk gol Gonzalo Higuain.

Namun yang tak kalah menarik adalah catatan clean sheet pada laga tersebut setelah tahun kemarin berjalan cukup sulit untuk lini pertahanan Juventus. Salah satu keputusan tepat di balik catatan tersebut sepertinya adalah dibangku cadangkannya De Ligt.

Ya, pemain asal Belanda itu sudah absen di lima laga terakhir Juventus di semua ajang. Namanya digantikan oleh Demiral yang nyatanya memang tampil lebih menjanjikan.

Baca Juga: 5 Fakta Michel Platini, Legenda Juventus

Sarri pun punya alasan sendiri atas keputusan tersebut. Ia mengatakan jika De Ligt masih perlu beradaptasi meski memiliki potensi untuk menjadi bek terbaik di dunia. Sedangkan Demiral menurutnya terus menunjukkan peningkatan performa.

“Saya adalah orang pertama yang yakin bahwa Matthijs de Ligt akan menjadi salah satu pembela terbaik di dunia,” buka Maurizio Sarri dikutip dari Football Italia.

“Selama beberapa bulan pertama ia memiliki masa yang sulit. Dia harus belajar banyak tentang bermain tiga hari sekali. Dia berada di negara baru dan bahasa yang baru.”

“Merih Demiral dalam kondisi sangat baik saat ini, tampaknya benar untuk mengeksploitasi para pemain ketika mereka sedang berada dalam bentuk terbaiknya,” tegas Maurizio Sarri.

De Ligt memang sempat mendapat kritik keras karena performanya yang jauh dari ekspektasi. Ia kerap melakukan blunder seperti gol bunuh diri atau pelanggaran di kotak penalti di awal kedatangannya.

Kedua pemain itu sendiri sama-sama baru didatangkan musim panas kemarin. Namun Demiral memilih satu tahun adaptasi sebelum didatangkan dari Sassuolo.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Usai Raih Kopa Trophy, De Ligt Akan Targetkan Hal Ini

Vivagoal Serie A Juventus akan kesulitan menghadapi tantangan gelar Serie A melawan Inter Milan. Matthijs de Ligt menargetkan bahwa timnya akan mendapatkan gelar scudetto pada musim ini.

Matthijs de Ligt mengarahkan perhatiannya pada kesuksesan tim bersama Juventus usai memenangkan trofi individu bergengsi di upacara Ballon d’Or pada hari Senin.

Pemain internasional Belanda tersebut menjadi pemenang Kopa Trophy 2019. Penghargaan tersebut diberikan setiap tahun untuk pemain terbaik di dunia berusia 21 tahun ke bawah.

De Ligt menggambarkan penghargaan itu sebagai “kehormatan”. Pemain Internasional Belanda tersebut juga mengharapkan bahwa Juventus harus memenangkan gelar Serie A Italia pada musim ini.

Baca Juga: Temani Messi, Matthijs de Ligt Sabet Kopa Trophy 2019

Diketahui bahwa De Ligt telah bergabung dengan Juventus usai Ajax Amsterdam melepas pemain andalannya tersebut pada bulan Juli lalu. De Ligt telah lama menyimpan ambisi untuk memenangkan Liga Champions dan mengunci dalam perburuan gelar Serie A.

“Inter akan menjadi tantangan yang sulit karena mereka adalah tim hebat dengan pemain hebat. Tetapi musim ini panjang dan bagi kami itu semua tentang menang,” kata De Ligt kepada wartawan di Paris.

“Di liga atau di piala? Saya tidak membuat perbedaan, itu semua penting. Kami ingin memenangkan segalanya.

“Di Juve ada pemain bertahan kelas dunia yang akan membantu saya berkembang dan menjadi lebih kuat.”

Selain itu, De Ligt telah dimainkan oleh Sarri saat Juventus bermain imbang 2-2 atas Sassuolo pada akhir pekan ini. Hasil imbang tersebut membuat Inter Milan memimpin satu poin di puncak klasemen sementara Serie A Italia. Bianconeri akan bangkit kembali saat timnya melawan Lazio pada hari Sabtu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Dua Bintang Juventus Siap Kembali Merumput

Vivagoal – Serie A – Cristiano Ronaldo dan Matthijs de Ligt diperkirakan bakal kembali bisa dimainkan oleh Maurizio Sarri akhir pekan nanti. Juventus akan menghadapi lawan berat AC Milan pada Senin (11/11) dini hari nanti dalam lanjutan Serie A pekan ke-12.

Sebelumnya de Ligt tidak bisa bermain, saat Juve mengalahkan Lokomotiv Moscow 2-1 di ajang Liga Champions tengah pekan ini. Ia harus menepi lantaran mengalami cedera saat menjalani laga derby Della Molle melawan Torino.

Cedera yang dialami oleh wonderkid asal Belanda itu tak begitu parah. De Ligt dijadwalkan segera kembali ikut berlatih bersama tim, sehingga kemungkinan de Ligt diturunkan kontra Rossoneri terbuka lebar.

Selain de Ligt, saat melawan Lokomotiv Moscow lalu, Cristiano Ronaldo dilaporkan mengalami masalah kecil pada lututnya, dan akhirnya ditarik keluar. Hal itu sempat mendapatkan sorotan karena Ronaldo terlihat kesal saat digantikan oleh Paulo Dybala di menit ke-82.

Baca Juga : Cristiano Marah-Marah Diganti, Begini Kata Sarri

Tetapi Sarri berkilah dan memberikan penjelasan mengenai keputusannya itu. Ia menilai Ronaldo sedang dalam kondisi yang tidak fit sehingga lebih baik menariknya keluar, daripada harus kehilangan Ronaldo karena cedera parah.

Meski belum menunjukan kualitas terbaiknya, tetapi baik Ronaldo maupun de Ligt tetap menjadi pemain kunci bagi Si Nyonya Tua. Ronaldo sejauh ini telah mencetak total enam gol dari 12 laga bersama Juve di semua ajang.

Sementara de Ligt, perannya tak tergantikan di lini belakang Juve, mengingat Giorgio Chiellini yang masih cedera. Saat menghadapi Torino, de Ligt sukses mencetak gol perdananya untuk Juve sekaligus menjadi penentu kemenangan atas Torino.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bonucci Bela Habis-habisan terhadap De Ligt Terkait Hal Ini

Vivagoal Serie ALeonardo Bonucci pasang badan untuk Matthijs De Ligt. Ia menegaskan jika rekannya tersebut akan menjadi salah satu bek terbaik di dunia.

Didatangkan dengan mahar mencapai 75 juta euro, publik tentu mengharapkan De Ligt tampil tanpa celah bagi Juventus. Namun harapan tersebut berbanding terbalik dengan performa eks bek Ajax tersebut.

Bermula pada debutnya melawan Napoli, De Ligt disebut gagal memberikan performa terbaiknya. Situasi serupa berlanjut saat tim bersua Inter Milan. Beruntung dalam kedua pertandingan tersebut, Si Nyonya Tua masih mampu meraih kemenangan.

Meski dibanjiri kritik, namun tak sedikit yang percaya bahwa De Ligt adalah bongkahan batu berlian yang belum terasah. Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, dan bos Timnas Belanda, Ronald Koeman terus meyakini kualitas bek 20 tahun tersebut. Kini Bonucci pun turut memberikan dukungan kepada De Ligt.

Baca Juga: De Ligt Cuek Hadapi Berbagai Kritikan Untuknya

“Takdir De Ligt sudah ditentukan. Dia mengalami kesulitan seperti halnya kebanyakan pemain baru lainnya, namun dia seharusnya dibiarkan sendiri. Dia punya kualitas untuk menjadi, jika bukan yang terbaik, salah satu bek terbaik di dunia,” ujar Bonucci kepada Tuttosport.

“Dia pernah membuat kesalahan, seperti yang saya lakukan di masa lalu dan semua orang secara umum: itu tak lagi terhindarkan,” lanjut Bonucci.

Lebih lanjut Bonucci mengatakan jika De Ligt tetap butuh waktu untuk beradaptasi dengan gaya permainan yang jauh berbeda saat dirinya masih berseragam Ajax.

“Menggunakan seragam ini memberi tekanan yang berbeda kepada anda dan dia melakukannya di umur 20 tahun, bertahan secara zonal setelah menghabiskan seluruh karirnya bermain man-to-man. Hanya butuh waktu saja,” tambahnya.

“Bahkan melawan Lokomotiv Moscow, dia bermain dengan sangat baik. Dia juga manusia. Namun, dengan pengalaman, dia akan menjadi bek terbaik di dunia,” tandas pemain yang pernah berseragam Milan tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS