Tag: Edinson Cavani

Raksasa Argentina Minati Bomber Gaek PSG

Vivagoal Ligue 1 – Raksasa Liga Argentina, Boca Juniors menyatakan minat untuk mengangkut juru gedor gaek milik PSG, Edinson Cavani di bursa transfer musim panas mendatang.

Kontrak Cavani bersama Les Parisiens memang akan rampung di akhir musim mendatang. PSG nampaknya juga enggan memberikan ekstensi anyar pasca serangkaian cedera yang didapatkan mantan juru gedor Palermo ini. Sejauh ini, Cavani baru mengemas 7 gol dari 22 laga yang ia mainkan. Posisinya sendiri tergeser oleh Mauro Icardi yang kembali temukan dirinya kala mentas di Prancis.

Hal ini yang membuat spekulasi kepindahannya kian kencang. Sejatinya, di bursa transfer musm dingin, Cavani sempat dirumorkan merapat ke Atletico Madrid. Namun kans tersebut gagal. Kini, Boca Juniors tengah mengintip peluang mendatangkan sang pemain melalui koneksi legenda klub, Juan Riquelme dan Diego Forlan, yang notabene kompatriot Cavani di Timnas Uruguay.

“Mengetahui hubungan dekat Riquelme dan Diego Forlan (rekan senegara Cavani), dan mengetahui kondisi Cavani, semoga (perekrutan) bisa segera terjadi,” ujar direktur olahraga Boca, Jorge Bermudez, kepada Radio Cooperativa.


Baca Juga:


“Dia akan sangat membantu tim. Menurut saya, dia mau bergabung dengan Boca.. Jika dia sampai datang, itu karena keinginannya sendiri dan tanda-tandanya sudah jelas,” katanya menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Meski Suadah Uzur, Cavani Tetap Layak Merumput di Klub Elit

Vivagoal Ligue 1 – Penyerang Paris Saint-Germain, Edinson Cavani memang sudah tidak muda lagi. Tapi dia tetap dipercaya mampu bermain di level tertinggi dengan membela salah satu tim besar.

Saat ini, Cavani sudah 33 tahun dan kontraknya bersama Les Parisiens bakal habis pada 30 Juni 2020 dan belum ada tanda-tanda bakal diperpanjang.

Meski demikian, penyerang asal Uruguay tersebut belum berniat pensiun. Menurut kompatriotnya di timnas Uruguay, Gustavo Poyet, dengan kualitas yang dimiliki, Cavani masih mampu bersaing di level kompetitif Eropa.

“Apa yang saya inginkan adalah Cavani bergabung dengan tim yang bisa memberikannya ruang bermain sebagai striker utama, dimana ia bisa dengan leluasa menikmati golnya dari pekan ke pekan.



Baca Juga: 


“Dia sudah berusia diatas 30 tahun, tapi saya yakin dia masih bisa bermain dengan klub besar di Eropa. Dia masih cukup bagus untuk jadi penyerang utama di hampir seluruh klub di dunia,” ucap Poyet dilansir dari Goal International.

Cavani sebenarnya tak perlu takut untuk jadi pengangguran andai kontraknya diperpanjang PSG akhir musim ini. Pasalnya, ada banyak klub yang sedang mengantri untuk mendapatkan jasanya. Atletico Madrid, Manchester United dan Boca Junior mengantre rapih.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Tim Divisi Dua Inggris Sempat Ingin Duetkan Sepasang Penyerang Kelas Dunia!

Vivagoal Liga Inggris – Tim tradisional Inggris, Leeds United dikabarkan sempat ingin membawa salah satu di antara Zlatan Ibrahimovic dan Edinson Cavani di bursa transfer musim dingin mendatang. Namun kans tersebut terpaksa harus ditutup rapat. Kenapa?


Baca Juga:


Pemilik Leedds, Andrea Radrizzani menyebut pihaknya sempat menjalin komunikasi dengan keduanya. Namun gayung tak bersambut. Ibra memilih gabung ke AC Milan sementara Cavani tetap bertahan di PSG.

“Presiden [PSG] telah mengizinkan saya untuk mengutarakan ketertarikan kepada Cavani melalui kakak [sekaligus agen] sang pemain, [Walter Cavani],” ucap Radrizzani, seperti dilansir dari Sky Sports, dikutip dari Goal International “Sayang, komunikasi awal tersebut tidak pernah berlanjut,”’ tutur pria asal Italia itu.

Di sisi lain, Radrizanni sempat berbicara dengan Ibra. Namun sang pemian kidung menyeberang ke Milan pasca liburan singkatnya di Galaxy. Kini kans untuk mendatangkan keduanya di bursa transfer mendatang cukup lebar. Kedua pemain yang sempat dan masih membela PSG bakal rampung di akhir musim mendatang. Keduanya mungkin saja mau gabung ke tim asal Yorkshire andai Leeds mampu promosi lebih dulu ke Premier League.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Boca Junior Saingi Atletico Madrid Dapatkan Tanda Tangan Striker Veteran PSG

Vivagoal Ligue 1 – Dengan masa kerjanya bersama klub asal Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain bakal habis akhir musim ini, Edinson Cavani disebut masuk dalam bidikan raksasa Liga Argentina, Boca Juniors.

Sebagai informasi, kontrak Cavani bersama Les Parisiens sejatinya bakal habis pada 30 Juni mendatang. Manajemen PSG dikabarkan enggan memberi perpanjangan kontrak kepada penyerang asal Uruguay tersebut karena usianya yang tak bisa dibilang muda lagi, yakni 33 tahun.

Edinson Cavani sendiri adalah top skorer sepanjang masa di PSG. Selama tujuh musim bermain di Parc des Princes, Cavani sukses melesakkan 200 gol dari total 301 penampilannya di semua ajang kompetisi.

Tak hanya itu, Cavani juga berhasil membantu PSG menjadi tim yang sangat dominan di Ligue 1 Prancis. Total kontribusi Cavani selama membela PSG adalah lima gelar Liga Prancis, Empat Piala Super Prancis dan Lima Piala Liga Prancis.


Baca Juga:


Dilansir dari Ovacion Digital, dengan masa kerjanya yang sisa menghitung bulan, Cavani diklaim cukup tertarik dengan peluang dirinya pulang ke Amerika Selatan untuk bermain bersama Boca Juniors setelah 13 tahun lamanya ia merantau di benua Eropa.

Namun, misi Boca untuk bisa mengamankan jasa eks penyerang Napoli ini sepertinya bakal mendapat tantangan berat. Sebab, Atletico Madrid disebut juga tertarik mendatangkan Cavani untuk menggantikan Diego Costa.

Sebagai informasi, Atletico sejatinya sudah sangat dekat mendapatkan Cavani pada bursa transfer paruh musim Januari kemarin.

Namun sayang, hingga jendela transfer ditutup, negosiasi antara pihak Atletico dengan PSG tak menemui kata sepakat. PSG diberitakan meminta tebusan sebesar 25 juta euro, sementara Atletico hanya bersedia membayar sebesar 8,5 juta euro karena menilai kontrak Cavani menyisakan beberapa bulan lagi.

Kendati begitu, beberapa waktu lalu, ibu Cavani sempat menegaskan bahwa proses kepindahan anaknya ke Atletico masih mungkin terwujud pada bursa musim panas nanti.

“Tidak mustahil Edinson ke Atletico musim panas nanti, putraku sudah berusaha sekuat tenaga agar bisa pergi ke Atletico. Ia berani mengambil resiko dengan tidak dimainkan di PSG dan bersedia dipotong gaji di Atletico. Dia sangat ingin main di bawah arahan Cholo (panggilan Diego Simeone).” ucap Berta Gomez, ibunda Cavani beberapa waktu lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Cavani Buka Suara Terkait Gol Terbaiknya di PSG

0

Vivagoal Ligue 1 –  PSG sukses menggasak Bordeaux dengan skor 4-3, Senin (24/2) dini hari WIB. Dalam gelaran tersebut, Edison Cavani sukses mencetak gol dan membuatnya menjadi pemain tersubur PSG dengan raihan 200 gol.

Cavani pun senang dengan torehan tersebut. Ia menjadi satu-satunya penyerang Les Parisiens yang sukses mencatatkan milestone tersebut.

“Ini istimewa. Ini merupakan momen yang mengingatkanku tentang jauhnya perjalanan yang sudah saya tempuh. Ada banyak hal menarik, rasa frustasi dan momen-momen spesial. Semuanya terasa begitu luar biasa.” ucap Cavani seperti dilansir dari Le Parisien.

“Ini sungguh indah bagiku. Ini memang bukan gol terbaikku, tapi ini adalah gol ke-200 dimana kami belum meraih apapun musim ini, tapi membuatku memikirkan banyak hal yang membuat laga ini sangat istimewa.” tandasnya.

Baca Juga: Thomas Tuchel Pasang Badan Usai Neymar Jr Dihukum Kartu Merah

Lebih lanjut, Cavani lantas mengungkapkan dari parade golnya sebanyak itu, ia memilih golnya ke gawang Marseille pada 22 Oktober 2017 silam sebagai yang terbaik. Pasalnya, gol itu tercipta melalui sebuah eksekusi tendangan bebas dari luar kotak penalti.

“Saya yakin, satu gol yang paling diingat banyak orang adalah gol yang membuat kedudukan kembali imbang 2-2 saat melawan Olympique Marseille. Satu stadion menunggu tendangan bebasku. Gol itu pun sukses membatalkan pesta Marseille di laga Les Classique, yang mana laga itu jauh lebih istimewa dibanding pertandingan-pertandingan lainnya.” tutup Cavani.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Ironi Edinson Cavani, Penyerang Tersubur Sepanjang Sejarah PSG

0

Vivagoal Ligue 1Edinson Cavani memang hanya mencetak satu gol saat Paris Saint-Germain meraih kemenangan 4-3 atas Girondins de Bordeaux, Senin (24/2) dinihari WIB. Namun, satu golnya itu memiliki arti besar buat bomber asal Uruguay tersebut. 

Gol Cavani ke gawang Bordeaux pada menit ke-25 itu tercatat menjadi gol ke-200 nya selama memperkuat Les Parisiens. Cavani juga menjadi pemain pertama yang bisa menorehkan catatan itu sepanjang sejarah berdirinya PSG.

Cavani membutuhkan 298 laga untuk bisa mencapai angka 200 gol. Dari jumlah itu, Cavani mengemas 138 gol dalam 199 penampilan di gelaran Ligue 1 Prancis.

Sisanya, mantan penyerang Napoli itu menjaringkan 30 gol dalam 53 laga di Liga Champions, 16 gol di 24 laga Coupe de France, 15 gol di Coupe de la Ligue dan satu gol di turnamen Trophee des Champions.

Cavani Sebagai Pemain Tersubur PSG

Cavani mengukuhkan diri sebagai pemain tersubur sepanjang sejarah Les Parisiens. Dia kini unggul 34 gol dari Zlatan Ibrahimovic yang pernah berkostum PSG selama tiga musim dan saat ini membela AC Milan.

Adapun diantara pemain yang masih aktif di PSG, hanya Kylian Mbappe yang paling mendekati torehan Cavani tersebut. Pemain timnas Prancis tersebut sejauh ini sudah mengemas 85 gol dan masih terpaut 115 gol dari Cavani. Di urutan berikutnya ada Angel Di Maria yang sudah melesakkan 81 gol bagi PSG.

Ironisnya, musim ini nasib Cavani sedang dalam ketidakpastian pasca kedatangan Mauro Icardi. Selain minim menit bermain, kontraknya yang bakal segera berakhir akhir musim ini, manajemen belum juga memperpanjang kontraknya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Cetak Gol, Tuchel: Cavani Merupakan Pemain Berkualitas

Vivagoal Ligue 1 Edinson Cavani berhasil mencetak satu gol dalam kemenangan 4-2 Paris Saint-Germain atas Olympique Lyon. Pelatih Les Parisiens, Thomas Tuchel memuji Cavani. Ia menyebut bahwa Cavani merupakan pemain berpengalaman dan berkualitas meski umurnya tak cukup muda.

Sebelumnya, Cavani sempat santer diberitakan sudah tidak betah lagi bermain di Parc des Princes, dan sangat ingin pindah ke Atletico Madrid pada bursa paruh musim Januari 2020 lalu. Namun, transfernya tak kunjung terwujud hingga jendela bursa tutup 31 Januari.

Padahal, Atletico sudah mengajukan tawaran sebanyak tiga kali, dengan proposal terakhir bernilai 15 juta euro. Cavani sendiri diberitakan sudah bersedia dipotong gaji demi bisa pergi ke Spanyol bermain di bawah arahan Diego Simeone. Sayang, PSG tak berminat dengan semua bentuk penawaran Atletico.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Pada prosesnya, Cavani sempat diparkir di dua pertandingan PSG, tepatnya saat menghadapi Pau di babak 16 besar Piala Liga Prancis, dan saat PSG bisa menang atas Nantes pada tengah pekan kemarin.

Baru pada laga melawan Lyon, Senin (10/2/2020) dinihari WIB, Cavani dimainkan oleh Thomas Tuchel. Masuk menggantikan Mauro Icardi, baru tiga menit di atas lapangan, Cavani sudah sukses mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memantapkan kemenangan PSG 4-2 atas Lyon.

Tuchel sendiri melihat Cavani sepertinya sudah bisa kembali fokus usai gagal pindah ke Atletico. Si pemain sudah menunjukkan sikap yang positif dan berkomitmen penuh untuk kemenangan tim.

“Adanya kompetisi antar pemain sangat bagus buat tim. Kami butuh semua pemain, dan saya selalu katakan itu. Seperti yang anda lihat, Edi juga sudah lebih kuat saat ini karena segalanya sudah jelas setelah bursa tutup. Dia sudah seperti sekarang dalam beberapa hari terakhir.” ucap Tuchel seperti dilansir dari situs resmi klub.

“Edi membuat penampilan yang bagus, dia mencetak gol yang penting. Itu bagus buat dirinya dan tim. Saya selalu sampaikan bahwa kami butuh semua pemain dengan pengalaman dan kualitas seperti Edi.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Ibu Cavani Ungkap Alasan Anaknya Gagal Berlabuh ke Atletico

0

Vivagoal Ligue 1 – Kepindahan Edinson Cavani ke Atletico Madrid sejatinya sudah sempat sangat dekat. Namun hingga bursa transfer paruh musim Januari 2020 ditutup, proses transfer itu urung terwujud. Kondisi ini lantas membuat ibu dari si pemain angkat bicara.

Sebagaimana yang diwartakan oleh AS, Berta Gomez selaku ibunda dari Cavani mengatakan bahwa putranya itu sebenarnya sudah berusaha sangat keras untuk bisa angkat kaki dari Les Parisiens ke Atletico Madrid karena tak kunjung mendapat menit bermain pasca pulih dari cedera punggung Oktober 2019 lalu.

Baca juga: Ligue 1 Disebut Tidak Kompetitif, Di Maria: Di Inggris Juga!

Namun, ibu Cavani menegaskan bahwa proses kepindahan anaknya ke Atletico masih mungkin terwujud pada bursa musim panas mendatang.

“Tidak mustahil Edinson ke Atletico musim panas nanti, meski kami sudah sangat kecewa dengan perkataan presiden klub Atletico.” ucap Berta dilansir dari AS.

Lebih lanjut Berta mengaku tidak habis pikir, kenapa presiden Atletico Enrique Cerezo membuat pernyataan ke publik bahwa anaknya batal pindah karena agennya minta upah besar, yang disebutnya, Atletico sudah coba ‘dirampok’.

“Kami tidak paham kenapa presiden mengatakan omong kosong itu. Sungguh sangat kelewatan, dan sangat menyakiti kami. Sama sekali keliru jika Walter (kakak sekaligus agen Cavani) meminta upah besar dari proses transfer tersebut.” tegas Berta

Baca juga: Tanpa Neymar, PSG Sukses Tekuk Nantes

“Sang presiden harusnya bilang ke fans mengenai apa yang terjadi sesungguhnya kenapa Cavani batal ke Atletico. Pertama itu karena PSG tidak mau dia pergi, kedua Atletico tak pernah mencapai kesepakatan dengan PSG.” sambungnya.

“Putraku sudah berusaha sekuat tenaga untuk bisa pergi ke Atletico. Ia bahkan berani mengambil resiko dengan tidak dimainkan di PSG dan bersedia dipotong gaji di Atletico. Dia sangat ingin main dibawah arahan Cholo (panggilan Diego Simeone).” tutup Berta.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Cavani Seorang Mustahil Keluarkan Atletico dari Krisis

VivagoalLa Liga – Musim ini jadi mimpi buruk buat Atletico Madrid. Bagaimana tidak, menggelontorkan dana besar di bursa musim panas, skuat besutan Diego Simeone malah terseok di musim 2019/20. 

Lini depan jadi hal yang paling disorot oleh banyak pihak. Pasalnya hingga pekan ke-22 Atletico baru bisa membuat 22 gol. Catatan buruk ini jauh dibawah rekor Barcelona yang sudah melesakkan 52 gol dan Real Madrid dengan 40 gol.

Edinson Cavani disebut-sebut akan menjadi jalan keluar untuk memperbaiki performa Los Cholconeros. Tapi usaha Atletico mendatangkannya di bursa musim dingin kandas, hingga deadline day, kesepakatan tak kunjung tercipta.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

Eks penyerang Atletico Madrid, Marcos Llorente mengatakan bahwa mantan timnya sekarang sedang dalam masalah besar. Bahkan kendati mereka berhasil mendatangkan Cavani, Los Colchoneros tidak akan membaik.

“Tidak baik bagi saya untuk mengatakan banyak hal tentang Cavani. Dia pemain klub lain. Dan kami hanya harus fokus pada pemain yang kami miliki dan terus berusaha melakukan yang terbaik yang kami bisa.

“Banyak yang menganggap kedatangan Cavani akan bisa merubah banyak hal dalam skuat Atletico sekarang. Tapi menurut saya, ada atau tidak adanya Cavani tidak akan memberi dampak baik bahkan bisa saja lebih buruk dengan kedatangannya,” ucap Llorente seperti dilansir dari AS.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Berakhir Sudah, Cavani Gagal Pergi dari PSG

0

Vivagoal Ligue 1 – Penyerang Paris Saint-Germain, Edinson Cavani sepertinya harus mengubur impiannya bisa segera bergabung dengan Atletico Madrid di paruh kedua musim ini. Pasalnya, pihak Los Colchoneros gagal mencapai kata sepakat dengan kubu PSG terkait transfer sang pemain.

Berdasarkan laporan Daily Mail, pertemuan antara manajemen Atletico dengan perwakilan Les Parisiens hingga tengah pekan ini kembali menemui jalan buntu. Raksasa Ligue 1 Prancis tersebut diberitakan meminta tebusan sebesar 25 juta poundsterling atau setara Rp 449,1 juta untuk Cavani yang kontraknya bakal habis akhir musim ini.

Baca juga: Silva Pecah Kongsi dengan PSG, Milan Ketiban Untung

Di sisi lain, Atletico hanya bersedia membayar sebesar 8,5 juta poundsterling di proposal pertama, kemudian naik di angka 12,6 juta poundsterling namun keseluruhan ditolak oleh PSG. Masih dari sumber yang sama, Atletico pada akhirnya menyodorkan tawaran ketiga atau yang terakhir dengan nilai sebesar 15 juta poundsterling.

Namun, segala upaya yang dilakukan Atletico sepertinya belum membuat PSG tertarik, dan pada akhirnya memilih untuk menyimpan Cavani sampai kontraknya selesai 30 Juni 2020 mendatang.

Edinson Cavani memang sedang menghadapi ketidakpastian karier di PSG. Selain lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan, kontraknya di PSG yang bakal segera berakhir juga tak kunjung diperpanjang oleh manajemen Les Parisiens.

Menjalani karier yang tidak sesuai rencana, membuat Cavani terus dirumorkan ingin secepatnya angkat kaki dari Parc des Princes pada bursa transfer Januari ini. Namun, dengan tidak ada kesepakatan soal biaya transfer, alhasil, saga transfer Cavani pun berakhir dengan sang pemain batal pindah.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS