MPL Fantasy

Tag: Gianluigi Buffon

Soal Ibra dan Ronaldo, Buffon; Jangan Bicarakan Usia!

0

Vivagoal Serie A – Bentrok AC Milan kontra Juventus di leg pertama Coppa Italia, dini hari tadi diisi oleh sederet pemain uzur. Sebut saja terdapat pemain yang tak lagi muda seperti Cristiano Ronaldo, Zlatan Ibrahimovic dan juga Gianluigi Buffon.

Laga yang berlangsung di San Siro itu sendiri berakhir imbang dengan skor 1-1. Penentuan akan terjadi di leg kedua di markas Juventus pertengahan Maret mendatang.

Baca juga:Ronaldo Bawa Pengaruh Pada Nilai Kontrak 3 Sponsor Juventus

Yang menarik perhatian di laga tersebut tentu saja kehadiran para pemain uzur. Ibra (38), Ronaldo (35) dan Buffon (42) tentu tak lagi muda, namun ketiganya masih mampu memberikan penampilan terbaiknya.

“Ketika kita berbicara seorang pemain, Anda harus melakukan analisis secara individu, bukan soal tanggal lahirnya. Saya senang untuknya, dia seorang juara sejati,” kata Gianluigi Buffon dikutip dari Rai Sport.

Buffon juga melayangkan pujian kepada Ibra yang berhasil membuktikan kualitasnya saat banyak orang meragukan kehadirannya di Milan.

“Begitu banyak orang yang mengangkat hidung [mengejek] ketika Ibrahimovic datang ke Milan, tetapi pada usia 38, dia membuat perbedaan,” kata Buffon.

“Saya sendiri masih bermain karena masih percaya diri bisa tampil di level tinggi,” kata eks kiper timnas Italia tersebut.

Baca juga: Teka-teki Klub Terakhir Zlatan Ibrahimovic

Tak hanya itu, Buffon juga angkat topi untuk Ronaldo yang terus berada di level terbaiknya. Ia bahkan mengaku salah satu alasan kembali ke Juventus adalah demi bisa bermain satu tim dengan Ronaldo.

“Ronaldo adalah pemain yang luar biasa. Saya akui, salah satu alasan saya kembali ke Juventus adalah kesempatan untuk bermain dan berlatih bersama Ronaldo dan setiap hari adalah sebuah berkah,” ucap Gianluigi Buffon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

42 Tahun Masih Aktif Bermain, Tanti Aguri Buffon!

Vivagoal Serie A – Gianluigi Buffon baru saja merayakan ulang tahun yang ke-42 tahun pada Selasa (28/1) kemarin. Meski tak lagi muda, namun Buffon masih memperlihatkan kualitas sebagai seorang kiper terbaik.

Buffon tercatat sebagai pemain tertua yang masih aktif di Serie A sampai saat ini. Ia juga menjadi pemain yang tampil dalam empat dekade berbeda.

Dilansir Squawka Football, Buffon tercatat sebagai pemain dengan catatan terbanyak untuk timnas Italia yakni 176 penampilan.

Selain itu dia juga punya sederet trofi sebut saja  sembilan trofi Serie A, lima trofi Coppa Italia, enam Supercopa Italiana, UEFA Cup, Ligue 1, Des Champions, Serie B, dan yang paling mengesankan adalah trofi Piala Dunia pada 2006.

Baca Juga: Pecah Kongsi dengan Arteta, Ceballos Tinggalkan Arsenal?

Dia juga mencatatkan longest run tanpa kebobolan terbanyak di Liga Italia dengan catatan selama 974 menit. Ia juga berhasil menorehkan clean sheet terbanyak dalam satu musim Serie A, yakni 21. Buffon juga menjadi kiper dengan clean sheet beruntun terbanyak di Serie A dengan 10 kali nirbobol.

Bukti kualitas Buffon terlihat saat dirinya menjadi man of the match dalam laga Juventus kontra AS Roma pada perempat final Coppa Italia 23 Januarilalu. Tanpa kerja kerasnya tentu Juventus bisa saja gagal meraih kemenangan 1-3.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bomber Sampdoria Catatkan Rekor Fantastis di Serie A

0

Vivagoal Serie A – Penyerang Sampdoria, Fabio Quagliarella mencatatkan rekor baru di Serie A. Pemain asli Italia tersebut mencatatkan 450 penampilan jadi yang terbanyak di negeri Pizza tersebut. 

Rekor itu pecah kala dirinya membantu Sampdoria membungkam Udinese Senin (25/11) dini hari WIB di Stadio Luigi Ferraris. Dimana pertandingan itu menggenapkan penampilannya jadi 450. 

Meski sudah tak muda lagi, penyerang 36 tahun itu tetap tajam di depan gawang. Musim lalu, dia jadi top skordengan koleksi 26 gol mengalahkan nama top sekelas Cristiano Ronaldo.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Sepanjang sejarah Serie A, dia jadi satu-satunya pemain non penjaga gawang dengan penampilan terbanyak. Quagliarella hanya kalah dari Gianluigi Buffon yang mencetak 903 penampilan.

Catatan Buffon sendiri diperkirakan masih bakal berlanjut. Pasalnya kiper Juventus itu masih aktif bermain hingga saat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Buffon Bakal Bertahan Lebih Lama Bersama Juventus

Vivagoal Serie A – Penjaga gawang legendaris, Gianluigi Buffon bukan tidak mungkin bakal memperpanjang kontraknya bersama Juventus. Sang pemain disebut akan menambah masa baktinya bagi Si Nyonya Tua hingga 2021. 

Tuttosport  melaporkan Buffon dapat memilih untuk memperpanjang karirnya dengan menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun dengan Juve dan membawanya ke Juni 2021. Pasalanya sang pemain mengaku masih bugar untuk terus membela The Old Lady.

“Saat ini saya dalam kondisi psikologis dan fisik di mana saya masih merasa sebagai pemain penting. Saya belum tahu masa depan saya sendiri dan saya juga memiliki ketenangan untuk psikoanalisis dan mengevaluasi penampilan saya,” kata Buffon.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Lebih lanjut, pemain asli Italia itu mengaku sama sekali tak berniat untuk gantung sepatu. Menurutnya, andai levelnya sudah menurun dia akan dengan sendirinya mengumumkan pensiun dari lapangan hijau.

“Ketika saya menyadari saya tidak bisa bermain seperti yang saya inginkan, saya akan duduk bersama klub dan memberi tahu mereka bahwa semuanya sudah berakhir,” tambah Buffon. 

Pemain berusia 43 tahun itu baru saja kembali ke Turin musim panas lalu. Setelah pada musim 2018/19 kemarin ia sempat hengkang untuk merumput bersama Paris Saint Germain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Buffon Masih Kuat Bermain Hingga Beberapa Tahun ke Depan

Vivagoal Serie A –  Gianluigi Buffon diklaim masih bisa bermain hingga tiga tahun ke depan. Artinya, di usia 44 tahun, mantan kiper AC Parma itu sanggup berada di bawah mistar gawang. Hal tersebut disampaikan oleh agen sang pemain, Silvano Martiana.

Buffon, yang sempat singgah sebentar di PSG telah comeback ke Juventus musim ini sudah berusia 41 tahun. Meski demikian, Si Nyonya Tua masih mempercayai dirinya sebagai deputi  Wojciech Szczesny.

Menurut sang agen kepindahan kliennya ke Juve merupakan langkah yang tepat karena Buffon menurutnya masih cukup kompetitif untuk bermain di level tertinggi.

Ia juga yakin Buffon masih bisa bermain hingga tiga musim ke depan. “Saya pikir dia akan punya kesempatan untuk bermain musim ini dan saya yakin dia bisa bermain untuk dua tahun ke depan, hingga 44 tahun,” ungkapnya seperti dinukil Goal International.

Buffon saat ini masih terikat kontrak hingga Juni 2020 mendatang. Pasca kontraknya habis, ia disebut bakal berada di jajaran direksi klub layaknya Pavel Nedved. Namun Martiana menyarankan hal lain kepada Buffon andai musim ini ia resmi pensiun.

Baca Juga: Direktur Olahraga Juventus Tegaskan Bintangnya Tak Akan Dijual!

“Saya secara pribadi menyarankannya untuk mengejar lisensi kepelatihan ketika dia gantung sarung tangan, karena saya pikir dia bisa mengerahkan semuanya dalam peran tersebut,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Buffon Prediksi Duo PSG Bakal Kuasai Ballon D’Or dalam Lima Tahun ke Depan

0

Vivagoal Ligue 1  –  Mantan penjaga gawang PSG, Gigi Buffon memprediksi dalam lima tahun ke depan, dua bintang PSG, Neymar Jr dan Kylian Mbappe bisa bergantian merengkuh Ballon D’Or

Mbappe saat ini memang disebut-sebut sebagai salah satu penyerang muda paling berbahaya di seantero dunia. Pasca membawa negaranya jadi juara dunia, penyerang berusia 20 tahun itu pun lantas meraih penghargaan Kopa Trophy yang setara Ballon d’Or namun ditujukan tuk pemain muda di bawah 23 tahun. Selain itu, namanya juga masuk dalam tim terbaik dunia FIFA FIFPro World XI.

Di sisi lain, Neymar sejatinya sejak tahun 2015 silam secara konsisten masuk dalam lima besar daftar finalis Ballon d’Or sebelum finish di urutan ke-12 pada tahun 2018 lalu. Tapi biar bagaimanapun, banyak pihak yang menilai Neymar masih sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini. Pemain asal Brasil itu bahkan masih digadang-gadang jadi penerus Ronaldo dan Messi tuk mendominasi jagat sepakbola di masa depan.

Buffon sendiri yang pernah semusim dengan keduanya percaya, Mbappe dan Neymar bisa memenangkan gelar individual paling prestisius itu. Menurutnya, jika keduanya mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin salah satu dari mereka bakal raih Ballon d’Or musim depan.

Baca Juga: Alisson: Main Di Klub Manapun, Neymar Tetap Pemain Terbaik Dunia

“Selama satu musim di PSG, saya cukup senang karena punya kesempatan bermain dengan dua calon pemenang Ballon d’Or di masa mendatang. Disini saya membicarakan Neymar dan Mbappe. Mereka dua pemain dengan bakat yang luar biasa.” ujar Buffon dilansir dari Soccerway.

“Keduanya adalah alasan saya pergi bermain di PSG. Tuk Mbappe, dia sudah punya dunia di tangannya. Jika dia berkata pada dirinya sendiri, ‘saya harus memenangkan Ballon d’Or lima kali dalam 10 tahun, maka dia akan melakukannya, semuanya tergantung padanya.” pungkas Buffon.

“Lima tahun kedepan, Anda harus memenangkan tiga! Tiga tuk anda dan dua tuk Mbappe. Anda punya kemampuan dan kualitas tuk melakukannya.” tegas Buffon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Buffon Minta Fans Juventus Hormati Conte

Vivagoal Serie A – Gianluigi Buffon meminta fans Juventus untuk tetap menghormati Antonio Conte kendati ia kini membelot ke Inter Milan. Menurutnya, Conte merupakan sosok yang cukup berdedikasi untuk Juventus.

Nama Conte seakan menjadi publc enemy bagi kubu Juventus pada musim panas kemarin. Hal tersebut terjadi setelah secara cukup mengejutkan Conte memutuskan menerima penawaran untuk melatih Inter Milan. Keputusan tersebut tentu sangat sulit untuk diterima terutama oleh fans Juventus. Pasalnya Conte memiliki sejarah yang manis di Turin baik sebagai pelatih maupun pemain.

Buffon yang merasakan pengalaman bersama Conte baik sebagai pemain maupun pelatih pun mengaku cukup bisa mengerti keputusan yang diambil oleh Conte.

“Saya suka dengan Conte. Ia adalah rekan setim saya pertama, kapten saya, pelatih saya di Juve dan timnas Italia. Saya kenal pria ini dan [sikapnya yang] profesional, jadi saya tidak akan pernah menyalahkannya atas apa pun,” serunya seperti dilansir Football Italia.

Baca Juga: Juventus Siap Tawarkan Gelandang Barunya untuk Boyong Bintang Tottenham

Lebih lanjut Buffon meminta fans untuk bisa menahan amarah dan tetap memberi hormat pada Conte. Menurutnya Conte sudah berdedikasi besar untuk tim.

“Conte benar-benar tidak tidur di malam hari saat timnya tidak bermain seperti yang ia inginkan. Saya memahami penggemar Bianconeri yang kesal, tetapi mereka harus mulai dari pemikiran bahwa seseorang seperti Antonio harus dihormati, karena ia memberikan dirinya untuk Juve dan mencapai hasil yang luar biasa,” serunya.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

 

Buffon Apresiasi Waktunya Bersama Les Parisiens

Vivagoal Ligue 1  – Gianluigi Buffon mengaku tanpa ‘pertolongan’ Paris Saint Germain mungkin dirinya sudah gantung sepatu pada tahun 2018 lalu. Pasalnya dia harus mengakhiri kebersamaannya bersama Juventus usai kontraknya tak diperpanjang. 

“Saya ingin berterima kasih kepada PSG karena memberi saya kesempatan itu, karena tanpa itu, saya mungkin akan pensiun tahun lalu. Saya berbicara dengan Presiden Andrea Agnelli tentang hal itu dan ia mengatakan itu bisa menjadi pengalaman positif bagi saya,” kata Buffon.

Lebih lanjut, dia mengaku banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kepindahannya ke Le Parc des Prince. 

“Saya merasa perlu memiliki pengalaman itu di Paris, untuk keluar dari zona nyaman saya. Tidak ada jaminan itu akan berjalan dengan baik, tetapi fakta itu membuat saya menjadi orang yang lebih lengkap,” ujarnya di acara Festival dello Sport.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Tapi nyatanya Buffon tak bisa lama jauh dari rumah. Setahun merumput di Paris sang pemain kembali ke Turin karena ingin kembali merumput bersama teman-teman lamanya.

“Pada titik tertentu, saya rindu pulang ke rumah dan keluarga. Kembali dua akhir pekan per bulan tidak cukup bagi saya. 

“Saya memutuskan untuk kembali ke Turin, tetapi itu bukan satu-satunya alasan. Itu seperti menutup lingkaran sempurna dengan rekan tim seumur hidup, meskipun memiliki peran yang kurang penting daripada yang saya miliki sebelumnya,” jelas Buffon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Tiga Pelatih Top Ini Bentuk Buffon Jadi Kiper Terbaik

Vivagoal Serie A – Gianluigi Buffon merasakan dilatih banyak juru taktik top. Baginya Antonio Conte, Massimiliano Allegri serta Maurizio Sarri merupakan sosok yang paling berkesan dalam karier sepak bolanya. 

Kiper kawakan itu menyebut, Antonio Conte punya metode latihan berat. Sementara pelatih lainnya disebut punya cirinya masin-masing.

“Yang terberat tentu bersama Conte. Yang paling menyenangkan adalah Renzo Ulivieri [pelatihnya di Parma], tetapi juga Max Allegri. Maurizio Sarri adalah Pelatih yang paling suka pilih-pilih yang pernah bekerja dengan saya,” ungkap Buffon dilansir Football Italia.

Lebih lanjut Buffon juga mengenang masa-masa saat dilatih oleh Carlo Ancelotti. Menurutnya Ancelotti punya andil besar dalam perjalanan kariernya. 

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

“Saya paling berhutang kepada Carlo Ancelotti . Jika Nevio Scala memiliki ide gila untuk memberikan saya debut di Parma, Carlo bahkan lebih gila ia membuat saya menjadi pilihan utama di depan Luca Bucci,” ungkapnya.

Buffon sendiri dikenal dengan kiper kawakan yang sarat akan pengalaman. Berusia tak muda lagi, Buffon terlhiat masih kompetitif saat dipercaya di bawah mistar.

“Saya selalu kompetitif dan jika saya masih bermain, itulah alasannya. Saya suka persaingan, tetapi kebencian memalukan bagi seluruh umat manusia,” pungkas Buffon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Cristiano Ronaldo, Superstar yang Baik Hati

Vivagoal Serie A –Siapa tak kenal Cristano Ronaldo, bintang asal Portugal itu kini jadi pujaan publik Turin usai hengkang dari Real Madrid pada 2018 silam. Dibalik kebintangannya ternyata CR7 merupakan sosok yang rendah hati. 

Hal itu diungkapkan oleh legenda hidup Juventus, Gianluigi Buffon. Menurutnya dengan kemampuan yang dia miliki Ronaldo merupakan sosok yang rendah hati di hadapan teman-temannya.

“Disamping pesepakbola, saya menemukan orang yang sangat baik. Ketika saya bertemu Cristiano di Turin untuk latihan, saya bertemu seorang pria yang sangat rendah hati.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

“Saya sangat menyukai sikapnya dan hubungannya dengan rekan satu tim kami. Sangat sering, setelah latihan, kami menghabiskan beberapa menit berbicara secara mendalam tentang beberapa aspek permainan,” kata Buffon kepada Festival dello Sport.

Buffon sendiri tak pernah menyimpan dendam pada Ronaldo meski dia pernah membobol gawang Juve di Liga Champions 2018. Meningat sebelum berseragam Si Nyonya Tua, Ronaldo pernah membungkam mimpi Juve lewat tendangan salto yang apik.

“Meski dia mencetak gol ke gawang kami, tapi saya rasa dia melakukan hal yang luar biasa. Momen ini menunjukan saya tidak pernah membenci siapapun meski saya sadar saat itu saya frustasi dengan gol indahnya,” tutur Buffon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS