Tag: Kean Dihujat

Mino Raiola: Rasis, Jangan Panggil Dirimu Orang Italia!

Vivagoal Serie A – Super agen sepak bola, Mino Raiola, telah mengecam perbuatan rasis yang dilakukan oleh fans Cagliari kepada penyerang Juventus, Moise Kean.

Sebelumnya, pria yang memiliki kelahiran Italia ini juga pernah mengutuk aksi rasis fans Cagliari kepada kliennya, Matuidi. Ini merupakan kali kedua momen yang serupa saat Juventus bertandang ke markas Cagliari musim lalu.

“Jangan panggil dirimu orang Italia jika kamu orang yang rasis,” tegas Mino Raiola.

Mino Raiola, yang juga merupakan agen Moise Kean, mengatakan bahwa seharusnya tidak bisa orang men-justifikasi orang lain hanya berdasarkan warna kulitnya. Ia juga menambahkan bahwa dirinya bangga dengan kedua kliennya.

“Saya bangga kepada mereka berdua dan saya akan bisa tetap bersama mereka,” ungkap Raiola kepada ANSA seperti yang dilansir oleh laman berita olahraga Football Italia.

Mino Raiola sendiri sosok super agen yang menaungi pemain-pemain sepak bola ternama dengan nama besar seperti Paul Pogba, Romelu Lukaku, Zlatan Ibrahimovich, Henrikh Mkhitaryan, hingga bintang Ajax, Matthijs De Light.

Walaupun banyak menuai kontroversi, akan tetapi sosok Raiola merupakan seseorang yang keras dan negosiator ulung dalam dunia transfer yang mampu membawa kliennya ke klub-klub ternama dunia dengan nilai gaji fantastis.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Chiellini Akui Wonderkid Juventus Ini Aset Italia

VivagoalSerie A – Giorgio Chiellini membela Moise Kean yang menjadi korban rasisme dalam lanjutan Serie A Italia antara Cagliari vs Juventus, Rabu (03/04/19) dini hari WIB.

Kejadian rasisme yang menimpa Kean bermula ketika ia mencetak gol kedua Juventus jelang berakhirnya pertandingan babak kedua. Terdengar teriakan ‘boo’ dari suporter tuan rumah Cagliari diselingi teriakan bernada rasis terhadap Kean.

Rekan setim Kean, Blaise Matuidi sempat menghampiri wasit untuk menyampaikan protes atas insiden tersebut dan mengancam akan meninggalkan lapangan.

Sesaat setelahnya, pertandingan sempat dihentikan untuk penyampaian pengumuman peringatan kepada penonton untuk menghentikan ujaran rasis.

Bek Juventus, Giorgio Chiellini juga memberi pembelaan kepada wonderkid Bianconeri tersebut. Chiellini menganggap bahwa Kean tak layak mendapat hinaan semacam itu.

“Menurut saya Moise Kean adalah aset berharga bagi masa depan sepak bola Italia,” ujar Chiellini pasca pertandingan dilansir dari berita sports, Calciomercarto.

“Dia adalah anak emas yang selalu tampil gemilang. Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, Kean mampu bermain layaknya para senior. Untuk itu, saya rasa ia tak pantas mendapat hujatan,” lanjutnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Turut Andil Kemenangan Juventus, Kean Terkena Ujaran Rasis

VivagoalSerie A – Kasus rasis menimpa pemain klub sepak bola Juventus, Moise Kean saat mencetak gol ke gawang Cagliari dalam lanjutan Serie A Italia, Rabu (03/04/19), di Sardegna Arena.

Pemain tengah Juventus, Moise Kean, mencetak gol kedua Juvetus jelang berakhirnya pertandingan. Usai mencetak gol, terdengar teriakan ‘boo’ dari suporter tuan rumah Cagliari diselingi teriakan bernada rasis terhadap Kean.

Rekan setim Kean, Blaise Matuidi langsung menghampiri wasit untuk menyampaikan protes atas insiden tersebut dan mengancam akan meninggalkan lapangan.

Pertandingan sempat dihentikan untuk penyampaian pengumuman peringatan kepada penonton untuk menghentikan ujaran rasis.

Laga tetap kembali dilanjutkan di tengah teriakan ‘boo’. Wasit tidak lama kemudian meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan untuk kemenangan Juventus dengan skor 2-0.

Pemain belakang Juventus, Leonardo Bonucci mengatakan, Kean ternyata turut andil dalam memancing munculnya teriakan bernada rasis oleh suporter Cagliari. Usai mencetak gol, Kean melakukan selebrasi dengan mendekati tribun suporter lawan sambil melebarkan tangannya.

“Kita sebaiknya merayakan gol bersama rekan-rekan kita. Tapi ia (Kean) melakukannya dengan cara berbeda. Menurut saya, sama-sama ada kesalahan,” kata Bonucci seperti dikutip dari kanal berita olahraga Football Italia.

Presiden Cagliari, Tommaso Giulini, menyalahkan Kean atas selebrasinya sebagai akibat dari ujaran rasis suporter Cagliari.

“Yang saya dengar kebanyakan adalah teriakan ‘boo’, jika kemudian ada teriakan suara binatang berarti pasti ada hal yang salah. Yang terjadi di akhir pertandingan itu adalah karena selebrasi yang salah, dan itu bisa terjadi pada pemain lainnya,” kata Guilini.

Di kompetisi Serie A Italia pada Desember lalu, Inter Milan mendapatkan hukuman laga tanpa suporter setelah suporternya melakukan tindakan rasis kepada bek Napoli Kalidou Kaulibaly di Giussepe Meazza.

 

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS