MPL Fantasy

Tag: Kingsley Coman

Ditaksir Manchester City, Pemain Bayern Ini Ingin Jadi Legenda Klub

Vivagoal Bundesliga Kingsley Coman terus saja diganggu isu transfernya ke Manchester City. Tapi, Coman menegaskan kalau dia ingin berseragam Bayern Munchen dan jadi legenda klub itu seperti Franck Ribery.

Masa depan Coman memang sedang banyak dispekulasikan seiring performa apiknya bersama Die Roten. Pasca kepergian Franck Ribery akhir musim lalu, Coman yang baru berusia 23 tahun langsung menjelma menjadi tulang punggung Bayern di sektor sayap kiri dengan torehan 16 penampilan di semua kompetisi musim ini.

Tak cuma di kompetisi domestik, Coman juga tampil oke di ajang Liga Champions. Meski baru bisa tampil reguler musim ini, Coman langsung bisa memberi kontribusi satu gol dan satu assist dari empat penampilan.

Baca Juga: Kingsley Coman Masih Penasaran Dengan Liga Champions

Total sudah 3 gol dan 5 assist Coman bukukan dalam 17 penampilan di semua ajang bersama Bayern musim ini. Wajar, jika dirinya sukses membetot perhatian banyak klub top Eropa, termasuk Manchester City, klub yang saat ini dibesut oleh mantan pelatih Bayern, Pep Guardiola.

The Citizens kabarnya siap membayar 60 juta euro plus gaji tinggi untuk pesepakbola asal Prancis itu agar mau pindah ke Inggris musim depan. Tapi, Coman menegaskan bahwa Bayern adalah klub yang sempurna buat karirnya dan ingin menjadi legenda di klub itu.

“Saya sudah berkostum Bayern selama hampir lima tahun. Saya baru 23 tahun dan saya masih memiliki sekitar 10 tahun untuk terus bermain di level atas.” ucapnya seperti dilansir dari laman resmi Bayern.

“Terlalu dini memprediksi jalan karier saya, tapi saya ingin menggambarkan diri saya sendiri bahwa saya ingin bertahan 12 tahun disini seperti Franck Ribery, baru kemudian saya merasa waktunya untuk menjajal dua atau tiga liga baru.” sambungnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bayarn Munchen Tolak Kemungkinan Bintangnya Gabung Tim Inggris

Vivagoal Bundesliga – Bayern Munchen sama sekali tak tertarik menyisipkan Kingsley Coman dalam kesepakatan pertukaran plus sejumlah uang untuk membawa pulang Leroy Sane ke Jerman pada bursa transfer musim panas mendatang. Mengapa demikian?

Bedasarkan laporan yang dinukil TZ, seperti dilansir onefootball, Bayern menolak segala kemungkinan yang berhubungan dengan Coman meskipun bisa mendapakan Leroy Sane. Bayern sendiri kabarnya hanya ingin membeli Sane dengan uang kontan, bukan dengan menambahkan pemain dalam kesepakatan transfer.

Baca Juga: Robben Pergi Untuk Pulang Sebagai Pelatih Di Bayern Munchen

Sejatinya, Sane merupakan bidikan Bayern di bursa transfer musim panas kemarin. Namun, perburuan atas Sane berhenti sejenak pasca sang pemain menderita cedera ACL pada laga Community Shield beberapa waktu lalu. Namun, kabar yang beredar belakangan menyebut FC Hollywood tertarik untuk melakukan negoisasi ulang dengan City, terkait Sane.

Coman sendiri sejatinya merupakan pemain yang cukup penting dalam tubuh Bayern. Sejauh ini, eks PSG mampu mengemas 16 laga bersama Die Roten dan mencetak tiga gol serta lima assist untuk tim yang bermarkas di Allianz Arena.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Coman Pecahkan Rekor Sebagai Pemain Tercepat

Vivagoal BundesligaKarim Bellarabi harus kehilangan mahkotanya sebagai pemain tercepat di Bundesliga. Winger Bayern Munchen, Kingsley Coman menasbihkan diri jadi yang tercepat seantero Jerman.

Sejak musim 2016/17 lalu, Karim Bellarabi memegang rekor sebagai pemain tercepat karena punya kecepatan mencapai 35,27 km/jam. Pencapaian itu dibuat Karim Bellarabi saat Leverkusen mengalahkan Augsburg 3-1.

Bellarabi saat itu memecahkan rekor milik Pierre Emerick-Aubameyang yang punya kecepatan 34,6 km/jam yang ditorehkannya di musim 2015/2016 saat masih memperkuat Borussia Dortmund. Memegang titel sebagai pemain tercepat selama tiga tahun, rekor tersebut akhirnya terpecahkan.

Baca Juga: Legenda Jerman Dukung Ter Stegen Jadi Penjaga Mistar Der Panzer

Dilansir dari situs resmi Bundesliga, Kingsley Coman berhasil mencatatkan waktu tercepat mengalahkan capaian Bellarabi dengan 35,66 km/jam atau setara yang dibukukannya pada laga Bayern kontra Padeborn, 28 Oktober 2019 lalu.

Walau demikian, Coman merasa bahwa itu bukan kecepatan maksimalnya. Menurutnya, ia bisa jauh lebih cepat ketika usianya masih 18 hingga 19 tahun.

“Saya merasa masih lebih lambat dibanding sebelumnya. Saat ini saya kesulitan mengembangkan aspek ini dengan maksimal seperti saat masih berusia 18 atau 19 tahun,” ujar Coman dilansir dari France Football.

Selain  Coman dan Bellarabi ada Marcel Heller, Nico Schulz dan Kevin Vogt yang menjadi lima besar pemain tercepat di Liga Jerman.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Kingsley Coman Masih Penasaran Dengan Liga Champions

0

Vivagoal Bundesliga – Kingsley Coman mengaku punya target yang berbeda bersama klubnya, Bayern Munchen. Ia lebih memilih membidik trofi juara Liga Champions sementara Bayern masih ingin mendominasi gelar Bundesliga Jerman.

Kingsley Coman bermain di Bundesliga sejak tahun 2015 setelah direkrut dari Juventus dengan banderol sebesar 3,5 juta euro. Dalam kurun waktu tersebut, Coman telah memenangi empat gelar juara Liga Jerman secara beruntun.

Baca juga: Ada Coman, Prancis Tak Khawatir Ditinggal Mbappe

Sayangnya, dari empat gelar juara tersebut, Coman belum sekalipun merasakan manisnya juara di kompetisi tertinggi Eropa, Liga Champions. Empat musim berseragam Die Roten, winger asal Prancis itu hanya merasakan dua kali bermain di babak semifinal.

Coman pun menyerukan tekadnya untuk meraih gelar Liga Champions pertamanya musim ini. Coman yang baru berusia 23 tahun bahkan menyebut titel Liga Champions merupakan prioritasnya bukan Bundesliga lagi.

“Jika saya bisa mematahkan rekor dengan menjadi juara Liga setiap musimnya, maka saya akan senang. Tapi saya sangat mendambakan gelar Liga Champions dan trofi bersama timnas Prancis.” ucap Coman seperti dilansir dari laman resmi Bundesliga.

“Musim ini adalah kesempatan pertama bermain sebagai starter di Bayern. Tentu saja saya ingin memberikan penampilan terbaik demi bisa memenangkan semua trofi yang diperebutkan, khususnya Liga Champions.” tegasnya.

Baca juga: Jadwal Padat Menghantui Bayern Usai Jeda Internasional

Sebagai informasi, Bayern musim lalu berhasil memenangi Bundesliga dan DFB-Pokal. Namun di ajang Liga Champions, Die Roten sudah harus terhenti di babak 16 besar karena dikandaskan Liverpool.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Ada Coman, Prancis Tak Khawatir Ditinggal Mbappe

0

VivagoalBerita Bola – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps melontarkan pujian buat Kingsley Coman. Menurutnya, absennya Mbappe di Les Bleus berhasil ditutupi dengan performa gemilang Coman di lini serang Prancis.

Mbappe harus absen membela Prancis di laga internasional bulan ini karena cedera paha. Pemain Paris Saint-Germain itu diperkirakan harus menepi selama sebulan lamanya.

Baca juga: Fabregas Yakin Mbappe Bakal Jadi Pemain Terbaik Dunia

Kehilangan Mbappe tentu jadi kerugian buat Prancis mengingat mereka harus bersaing dengan Turki dan Islandia di Grup H. Kedua negara tersebut siap kapan saja menyalip Prancis di puncak klasemen setelah sukses mengoleksi poin sama, dua belas hasil dari 5 pertandingan.

Apalagi Mbappe sedang on fire bersama timnas dalam setahun terakhir usai mengoleksi 12 gol dari 23 penampilan bersama tim Ayam Jantan. Jika dirata-ratakan, Mbappe selalu mencetak gol dalam dua laga.

Tapi Prancis kini tidak perlu khawatir ditinggal pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 itu. Pasalnya, saat bersua Albania, Minggu (8/9/2019) dini hari kemarin, mereka berhasil meraih kemenangan telak 4-1, dengan bintang kemenangannya adalah Kingsley Coman.

Dipasang sebagai starter mendampingin Olivier Giroud dan Antoine Griezmann di lini serang, winger Bayern Munchen tersebut mampu mengoleksi dua gol dari dua attempts sepanjang 77 menit bermain.

Performa winger 22 tahun itu pun membuat Didier Deschamps sangat puas. Ia pun tak sungkan untuk melontarkan pujian buat Coman yang sejatinya sudah puasa gol dari timnas selama tiga tahun terakhir.

Baca juga: Dua Gol Kingsley Coman Bantu Menangkan Prancis Atas Albania

“Sudah lama sekali dia puasa gol sejak dipanggil masuk timnas. Dia sudah berkostum timnas sejak Euro 2016, dan memang saat itu usianya masih sangat muda.” ujar Deschamps seperti dilansir dari Sportskeeda.

“Namun performa yang ditunjukkan saat ini sama seperti saat dia bermain untuk Bayern. Dia begitu bagus dalam penyelesaian akhir dan begitu dingin. Dia selalu bisa merusak stabilitas lawan. Senang bisa melihatnya tampil di level seperti itu.” pujinya demikian.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Dua Gol Kingsley Coman Bantu Menangkan Prancis Atas Albania

0

Vivagoal Berita Bola – Timnas Prancis berhasil menundukkan Albania dengan skor 4-1 pada laga lanjutan kualifikasi Euro 2020. Hasil ini membuat Les Bleus kokoh di puncak klasemen grup H.

Bertanding di Stadion Parc des Princes, Minggu (8/9/2019), Prancis yang bertekad meraih poin penuh langsung menyerang sedari menit awal pertandingan. Hasilnya, pada menit ke-8, tuan rumah sudah berhasil merubah skor jadi 1-0 setelah Kingsley Coman mencetak gol usai menerima umpan Raphael Varane.

Skuad besutan Didier Deschamps kembali menambah skor pada menit ke-27 lewat penyerang gaeknya, Olivier Giroud yang menuntaskan umpan Lucas Hernandez.

Prancis sejatinya punya kesempatan menambah keunggulan jadi 3-0 jika saja eksekusi penalti yang dilakukan Antoine Griezmann pada menit ke-36 bisa menemui bidang sasaran. Alhasil, skor 2-0 pun bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Prancis mulai mengendurkan serangannya ke lini belakang tim tamu. Kendati demikian, Prancis masih mampu memperbesar skor setelah Kingsley Coman tuk kedua kalinya merobek gawang Albania.

Nanitomo Ikone akhirnya menutup pesta gol Les Bleus jadi 4-0 setelah sepakannya hasil umpan satu dua dengan Nabil Fekir gagal dihalau kiper Thomas Strakosha pada menit ke-85.

Jelang laga berakhir, Albania memperkecil ketertinggalan lewat gol yang di cetak Sokol Cikalleshi melalui titik putih.

Dengan hasil ini, Prancis berhasil memuncaki grup H dengan poin 12 hasil dari lima laga, sama dengan Turki dan Islandia namun mereka unggul produktivitas gol. Albania sendiri menempati posisi ke-4 dengan poin 6 disusul Moldova 3 poin dan Andorra 1 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Usai Cedera, Coman Bisa Main Lawan Dortmund

VivagoalBundesliga – Bayern Munchen mengkonfirmasi kalau winger mereka, Kingsley Coman tidak mengalami cedera parah. Dia diperkirakan akan bisa comeback saat Bayern berhadapan dengan Borussia Dortmund di ajang Piala Super Jerman.

Diberitakan sebelumnya, Kingsley Coman mendapat insiden buruk saat membela Bayern di partai final turnamen pramusim, Audi Cup 2019 kontra Tottenham Hotspurs, Kamis (1/8) dini hari. Winger 23 tahun itu hanya bermain selama lima menit sebagai pemain pengganti sebelum ditarik keluar lagi.

Setelah dimasukkan pada menit ke-71 menggantikan gelandang Sarpreet Singh, Coman langsung terkapar di lapangan setelah berbenturan dengan bek Tottenham Hotspurs, Juan Foyth. Nahas buat Coman, bek The Lilywhites itu secara tidak sengaja menendang lututnya.

Baca Juga: Kingsley Coman Tolak Disebut Sebagai The New Ribery

Tentu saja situasi tersebut langsung membuat pelatih Niko Kovac khawatir. Pasalnya, Coman diketahui punya riwayat cedera lutut parah. Sebelumnya, dia sempat absen lama dari Februari 2018 hingga November 2018 karena cedera ligamen lutut.

Namun untungnya, Coman tidak apa-apa. Dan cedera yang dialami tidak seperti yang dikhawatirkan sebelumnya, lututnya hanya mengalami memar. Oleh tim medis Die Roten, Coman pun mendapat lampu hijau untuk bermain di Piala Super Jerman, Minggu (4/8) kontra Dortmund.

“Dari hasil pemeriksaan, Kingsley Coman hanya mengalami sedikit memar pada lutut kirinya, tapi cedera itu tidak serius. Si pemain bakal kembali latihan besok.” tulis Bayern melalui akun twitter resminya seperti dilansir dari Sport1.

Coman sendiri adalah satu-satunya pilihan Bayern yang tersedia saat ini untuk pos sayap kiri pasca kepergian Franck Ribery pada akhir musim kemarin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Lama Absen, Kingsley Coman Kembali ke Timnas Prancis

Vivagoal Berita BolaWinger Bayern Munchen, Kingsley Coman kembali dipanggil masuk skuat Prancis setelah sempat vakum sejak 2017 silam. Ia pun bersyukur karena bisa kembali membela negaranya di babak kualifikasi Euro 2020.

Coman sendiri absen membela Les Bleus sejak November 2017 lalu. Cidera engkel yang dideritanya membuatnya Coman tersisih dari skuat Ayam Jantan di Piala Dunia Rusia lalu. Tak hanya itu, karena cidernya itu juga ia harus dua kali naik meja operasi dan melewatkan 15 pertandingan awal Bayern pada musim 2018/2019 ini.

“Tahun kemarin menjadi periode yang benar-benar sulit. Saya melewatkan banyak hal penting dalam karier saya, seperti Piala Dunia. Saya berharap cidera itu tidak terulang lagi, jika itu terjadi lagi mungkin kaki saya tidak dibuat untuk sepakbola,” jelas Coman.

Hampir setahun absen, Coman akan comeback bersama timnas saat Prancis melakukan uji coba melawan Bolivia pada 2 Juni mendatang. Tak hanya itu ia pun terpilih masuk dalam skuat yang didaftarkan untuk kualifikasi Euro 2020 melawan Turki dan Andorra pada Juni mendatang.

“Saya selalu mempunyai ekspektasi, penuh harap dan menunggu kesempatan. Terima kasih Tuhan, hal itu terjadi saat ini, dan saya sangat antusias,” ungkap Coman dilansir dari Sky Sports.

Sejak debutnya di tahun 2015, Coman baru mengoleksi 15 caps dengan torehan 1 gol dan 1 assist. Pemain 22 tahun itu juga sudah bermain di Euro 2016 dan kualifikasi piala dunia 2018.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Pizarro Tunjuk Pemain Calon Pengganti Robben dan Ribery di Bayern

Vivagoal Bundesliga – Era kejayaan duo winger Bayern Munchen, Franck Ribery dan Arjen Robben tak lama lagi akan berakhir. Claudio Pizarro yang merupakan mantan bomber Die Bavarians merasa, Serge Gnabry dan Kingsley Coman sudah siap melanjutkan kejayaan tersebut di Allianz Arena.

Tak bisa dipungkiri, Robben dan Ribery adalah dua pemain yang menjadi alasan mengapa Bayern begitu perkasa selama 10 tahun terakhir. Baik Robben dan Ribery, keduanya telah mempersembahkan total 18 gelar dari berbagai kompetisi, termasuk diantaranya Liga Champions.

Setelah masa satu dekade terlewati, duo winger berbahaya tersebut pun mulai termakan usia. Dan pada akhir musim ini, Robben dan Ribery sudah dipastikan hengkang karena tidak lagi berkeinginan memperpanjang kontraknya yang habis Juni nanti.

 

Sosok Robben dan Ribery begitu ikonik di Bayern, jelas bukan perkara mudah buat seorang pemain baru langsung bisa mengisi pos yang ditinggalkan keduanya. Sempat beredar kabar bahwa Die Roten tengah mengincar Callum Hudson-Odoi sebagai suksesornya.

Namun, Pizarro merasa bekas klubnya tersebut tak perlu repot-repot merekrut pemain baru untuk dijadikan pengganti Robben dan Ribery. Menurutnya, Serge Gnabry dan Coman sudah layak diberi kepercayaan untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan duo legenda itu.

“Anda sudah mencapai satu masa dimana anda harus berhenti membahas siapa pengganti berikutnya Robben dan Ribery. Menurut saya, Serge Gnabry dan Coman sangat bisa menggantikan keduanya.” ujar Pizarro kepada Omnisport.

“Baik Serge Gnabry dan Coman adalah dua pemain muda yang punya kualitas sangat bagus, Dan mereka akan mengalami perkembangan yang pesat di masa depan dengan melakukan hal-hal yang jauh lebih bagus dari yang sudah diberikan Robben dan Ribery untuk Bayern.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Kingsley Coman Tolak Disebut Sebagai The New Ribery

Vivagoal BundesligaWinger Bayern Munchen, Kingsley Coman mengaku banyak belajar dari pemain senior Die Roten, Franck Ribery. Meski demikian pemain 22 tahun itu menolak disebut sebagai The New Ribery.

“Franck banyak membantu saya di awal bergabung dengan Bayern. Dalam banyak pertandingan, dan dalam sesi latihan, juga di kehidupan sehari-hari, dia selalu memperlakukan saya ibarat seorang adik,”kata Coman.

Coman dianggap pas untuk menggantikan Ribery yang sudah menua dan melegenda. Sama-sama dari Prancis, Coman juga punya ciri-ciri serupa dengan Ribery. Coman memiliki kemampuan olah bola yang bagus, kaki kanan yang andal, cepat dan punya visi permainan yang baik.

 

Tak heran jika kemudian julukan The Next Ribery mulai disematkan kepada dirinya. Namun, perbandingan itu dinilai tidak adil buat Coman sendiri. Coman menyebut dia hanya ingin jadi dirinya sendiri, karena dia yakin dengan kualitas yang dimilikinya.

“Tapi, Franck punya karier sendiri, dan saya pun demikian. Saya tidak ingin disebut The New Ribery, saya adalah saya, dan saya punya kualitas untuk menampilkan performa yang sangat bagus di Bayern,”  ujar Coman dikutip dari Bundesliga.com.

Lebih lanjut Coman mengatakan dirinya memang bertalenta tapi level Ribery masih jauh dengan dirinya. Ia menegaskan tak ada yang bisa menggantikan seniornya itu dalam waktu dekat.

“Saya pemain yang bertalenta, masalahnya adalah orang mulai sering menyebut saya Ribery berikutnya, tidak ada Ribery berikutnya untuk waktu dekat ini. Saya tidak merasa bakal ada Ribery berikutnya seumur hidup saya. Saya rasa tidak menguntungkan dengan membandingkan saya dengan Ribery,” tutur Coman.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS