Tag: Liga 1

Pemain PS Sleman Terima Keputusan Klub Terkait Gaji

Vivagoal – Liga Indonesia – Pemain PSS Sleman akhirnya mengaku menerima keputusan manajemen memangkas gaji mereka hingga tersisa hanya 25%.

Sebagai informasi, Irfan Bachdim dkk mendapatkan gaji penuh untuk bulan Maret, namun para pemain hanya akan menerima 25 persen dari total besaran gaji mereka untuk periode April hingga Juni.

Keputusan ini sudah berdasarkan surat keputusan PSSI yang menangguhkan kompetisi dengan status force majeure akibat pandemi virus Corona.

Keputusan PSS ini mendapat respon positif dari para pemain, salah satunya adalah gelandang Jefri Kurniawan.


Baca Juga:


Menurutnya, besaran yang sudah ditentukan memang sebuah keputusan terbaik yang bisa diambil dari kondisi seperti ini. Dia pun memaklumi keputusan manajemen.

“Saya kira ini sudah keputusan yang bijak, karena bulan Maret kan memang kita masih bertanding dan ada kegiatan. Kalau untuk bulan selanjutnya kami memaklumi karena tidak ada kegiatan,” kata Jefri.

“Sebelumnya saya juga ngobrol dengan teman-teman yang lain termasuk dari APPI. Memang kalau untuk Maret, idealnya 100 persen,” katanya.

“Sekarang kita hanya tinggal menunggu perkembangan kondisi saat ini. Sambil tetap berlatih di rumah,” ungkapnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

David da Silva Belum Bisa Ikuti Jejak Pemain Brasil di Persebaya

Vivagoal – Liga Indonesia – Persebaya Surabaya punya kenangan manis dengan pemain-pemain asal Brasil. Rekam jejak apik itulah yang ingin diulang David da Silva saat kali pertama menjejakkan kaki di skuad Bajul Ijo pada 2018 lalu.

Sebelumnya, Persebaya pernah diperkuat pemain-pemain berkualitas asal Brasil. Sebut saja Jacksen F. Tiago yang sukses mempersembahkan gelar juara Liga pada musim 1996/1997 sekaligus menjadi top skorer dengan 26 gol.

Di periode Jacksen juga, Persebaya menjadi tim yang paling dominan di Liga karena disokong duet gelandang kreatif dalam diri Justinho Pinheiro dan Carlos De Mello. Berlanjut pada musim 2004, Ricardo Ramos dan Danilo Fernando meneruskan tradisi pemain Brasil yang sukses memberi trofi juara buat Persebaya Surabaya.

Nostalgia inilah yang sangat ingin diulang David da Silva ketika memutuskan menerima pinangan Persebaya pada 2018 lalu. Kehadirannya di lini depan Persebaya yang saat itu berstatus sebagai tim promosi Liga 1 2018 sukses membuat tim Bajul Ijo jadi tim paling subur dengan torehan 60 gol meski hanya bisa finish di urutan kelima klasemen akhir.


Baca Juga: 


Berdasarkan catatan Transfermarkt, David da Silva mampu tiga kali menorehkan hattrick dari total 20 gol yang ia cepat pada Liga 1 2018. Setelah sempat hengkang ke klub Korea Selatan, Pohang Steelers pada awal Liga 1 2019, David da Silva kembali pada paruh kedua kompetisi.

Pada akhir Liga 1 2019, David da Silva memang berhasil mencetak 14 gol dalam 17 laga yang dimainkannya, namun ia kembali gagal mengulangi pencapaian pemain asal Brasil di Persebaya karena hanya bisa di peringkat kedua setelah kalah bersaing dengan Bali United.

Kini, meski liga 1 2020 belum pasti kapan bergulir, David Da Silva bertekad mencoba kembali peruntungannya untuk membawa Persebaya juara Liga 1. Ia masih penasaran setelah dalam dua kali kesempatan selalu gagal merebut trofi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Robert Alberts Tak Jamin Performa Persib Sama Seperti Sebelum Liga Disetop

Vivagoal – Liga Indonesia – Performa impresif Persib Bandung yang begitu memukau di tiga pekan awal Shopee Liga 1 2020 harus terganggu karena pandemi virus corona.

Sebelum kompetisi ditangguhkan pada 16 Maret 2020 lalu, Persib berhasil memuncaki klasemen dengan sembilan poin sempurna. Mereka jadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan dalam tiga laga awal kompetisi tahun ini.

PSSI sendiri memberi target 1 Juli untuk kompetisi bisa kembali digulirkan. Tapi, Robert Alberts sudah sanksi Persib bisa sebagus saat sebelum kompetisi dihentikan.


Baca Juga:


“Sampai saat kompetisi belum dihentikan, sepertinya kami masih menggunakan formula yang benar. Namun, saya tidak bisa menjanjikan klub akan sama seperti kemarin saat Liga kembali dilangsungkan,” ungkap Robert seperti dilansir dari laman resmi klub.

“Tapi apa yang bisa saya janjikan saat sudah ada kepastian liga bakal bergulir lagi adalah kami akan melakukan sebisa mungkin untuk seperti di level yang sama seperti kemarin,” sambung juru taktik asal Belanda tersebut.

“Jika liganya sudah dimulai, kita bisa melihat bagus kami,” tukas mantan pelatih Arema FC dan PSM Makassar tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Osas Saha Ingin Semua Manusia Bersatu Karena Virus Corona

Vivagoal – Liga Indonesia – Virus Corona seharusnya bisa membuat manusia menjadi bersatu. Itulah yang dirasakan oleh penyerang PSM Makassar, Osas Saha.

Indonesia sedang berjuang melawan virus Corona. Saat ini sudah ada 1.790 kasus dengan 170 orang yang meninggal.

Ganasnya virus dari Wuhan, China ini membuat negara-negara di dunia sebagian besar menghentikan aktivitas yang melibatkan banyak massa. Seperti hanya kompetisi sepakbola.

Osas sendiri selaku pesepakbola di Indonesia berusaha mengambil sisi positif dari krisis yang ada sekarang ini. Dia menilai virus Corona ini seperti berupa teguran dari Tuhan.


Baca Juga:


Menurut Osas Saha, manusia tidak boleh sombong. Bahkan, tidak seharusnya ada perbedaan diantara sesama manusia.

“Jadi manusia sekarang jangan selalu bergantung pada teknologi dan sombong. Semua harus kembali ke Tuhan dan ingat keluarga. Tuhan ingin ingatkan kita lewat ini. Corona tidak mengenal Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, kita ini satu. Itu yang Tuhan inginkan dari kita,” kata Osas.

“Tidak ada yang bisa kita perbuat. Kita hanya bisa berdoa dan membantu pemerintah. Jangan nekat keluar keluar, di rumah saja,” sambungnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Keren! Tuk Bulan Maret, Persiraja Bayar Penuh Gaji Pemain

Vivagoal – Liga Indonesia – Persiraja Banda Aceh menegaskan tetap membayar gaji para pemainnya secara penuh. Hal itu diungkapkan langsung oleh presiden klub, Nazaruddin Dek Gam.

Nazaruddin Dek Gam mengatakan bahwa pembayaran gaji pemain untuk bulan Maret sudah pihaknya bayarkan tanpa potongan sepeserpun. Namun, Nazaruddin mengaku pihaknya belum mengambil sikap terkait pembayaran gaji bulan April ini.

Pasalnya, Liga 1 2020 sedang ditangguhkan hingga akhir Mei mendatang. Dan terkait kondisi ini, PSSI pun mengeluarkan surat keputusan terkait dengan pemotongan gaji pemain hingga 75 persen. Nazaruddin pun tidak keberatan dengan kebijakan tersebut.

“Dalam surat PSSI maksimal 25 persen. Itu tidak jadi masalah buat kami. Yang jelas bulan Maret kami sudah membayar pemain penuh,” tegas sang presiden seperti dilansir dari laman resmi klub.


Baca Juga:


Jika nantinya klub kebanggaan warga Aceh itu akan melakukan pemotongan gaji pemainnya di bulan April ini, Nazaruddin memastikan manajemen Persiraja akan mengikuti arahan dari PSSI.

Lebih lanjut, Nazaruddin berharap virus Corona bisa segera berakhir dan kompetisi bisa kembali digulirkan.

“Semoga kompetisi bisa bergulir lagi. Rakyat Aceh sangat merindukan Persiraja. Itu bisa dilihat dari antusiasme penonton pada laga perdana melawan Bhayangkara,”tutup anggota komisi III DPR RI tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Untuk Gaji Bulan Maret, Pemain Persik Kediri Tidak Terima Gajinya Tidak Full

Vivagoal – Liga Indonesia – Skuad Persik Kediri tidak terima dengan adanya rencana pemotongan gaji pemain terhitung sejak bulan Maret hingga Juni mendatang, akibat kompetisi dihentikan karena wabah virus Corona.

Pelatih dan pemain Persik Kediri pantas bergejolak karena usulan pembayaran gaji pemain yang diambil oleh PSSI dan PT LIB hanya sebesar 25 persen

“Dasar yang dipakai klub diambil dari keputusan PSSI. Katanya, kalau manajemen tak mematuhinya akan dimusuhi klub-klub lain. Ini sangat aneh,” kata salah seorang pemain Barito yang ogah namanya disebutkan.

Menurutnya, gaji untuk bulan Maret seharusnya dibayarkan full alias seratus persen. Alasannya, para pemain sudah bekerja dengan memainkan dua pertandingan, latihan bersama tim selama sepekan, dan latihan mandiri di rumah saat kompetisi resmi distop PSSI.

“Kami menuntut gaji Maret dibayar penuh karena selama sebulan kemarin kami sudah bekerja. Dua kali Persik bertanding, latihan seminggu, dan latihan di rumah dengan mengirim video sebagai buktinya. Aneh kalau kami hanya menerima 25 persen,” tutur pemain tersebut.


Baca Juga:


Menurut pemain tersebut, tidak semua keputusan PSSI harus ditelan mentah-mentah. Semua harus disesuaikan dengan aktivitas pemain di klubnya masing-masing.

“Persipura dan Persiraja membayar penuh hak pemain untuk bulan Maret. Padahal pemain di dua klub itu langsung libur usai menjalankan pertandingan pekan ketiganya,” semburnya.

“Kalau tiga bulan berikutnya kami hanya dibayar 25 persen, kami bisa terima karena memang kami tidak bekerja. Meski kami tetap latihan mandiri di rumah masing-masing,” ucapnya.

“Semua pelatih dan pemain harus dikumpulkan. Kami tidak setuju lewat perwakilan. Karena kami tidak pernah menunjuk salah satu pemain sebagai wakil kami. Jika kondisi Corona tak memungkinkan ada pertemuan, manajemen bisa melakukan teleconference,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Borneo FC Minta Semua Pihak Sepak Bola Bantu Pemerintah

Vivagoal – Liga Indonesia – Kompetisi Liga 1 2020 resmi dihentikan sementara karena pandemic virus Covid-19 yang melanda di seluruh penjuru di Indonesia. Untuk itu, PSSI selaku Federal tertinggi sepak telah menghentikan laga sampai 29 Mei mendatang.

Karena penghentian kompetisi, pihak manajemen Borneo FC memutuskan untuk memulangkan para pemain. Keputusan tersebut dilakukan karena sudah tak ada aktivitas bersama dalam beberapa waktu dekat ini.

“Untuk sementara ini, kami Memiliki inisiatif untuk memulangkan para pemain sementara. Namun, pekerjaan rumah dan kewajiban mereka harus tetap dipenuhi oleh seluruh para pemain,” jelas Farid Abubakar selaku manajer Borneo FC.


Baca Juga:


Menurut Farid, Kebijakan kompetisi Liga 1 untuk dihentikan merupakan keputusan yang sangat tepat. Pihak manajemen Borneo FC juga Tetap mendukung keputusan tersebut penyebaran virus corona tidak semakin meluas.

“Kami akan selalu mendukung pemerintah pusat. Apalagi saat ini, Apa virus Corona telah melanda di semua daerah di Indonesia. Mudah-mudahan penyebaran virus ini bisa cepat selesai,” imbuhnya.

Manajer klub Pesut Etam ini juga mengharapkan bahwa situasi ini bisa kembali normal seperti sedia kala. Ia Juga mengajak kepada para seluruh suporter di Indonesia dan masyarakat untuk membantu pemerintah mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Mudah-mudahan wabah segera menghilang dan kehidupan dapat normal kembali. Semua stakeholder yang terkait dapat membantu memerangi virus ini,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Breaking News: Surat Edaran PSSI Terkait Berlangsungnya Kompetisi Liga 1 2020

Vivagoal – Liga Indonesia – PSSI telah memberikan surat edaran yang berisi dua opsi tentang keberlangsungan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020. Opsi pertama dapat berlangsung kembali dan yang kedua akan dihentikan total.

Seperti yang sudah diketahui, mewabahnya virus Covid-19 ini membuat Liga kompetisi Indonesia ini dihentikan sementara. Dalam keadaan darurat nasional ini, PSSI menetapkan kondisi force majeure.

“PSSI telah resmi menetapkan bahwa dari bulan Maret sampai Juni 2020 merupakan status keadaan tertentu darurat bencana virus Corona di Indonesia maka dengan status ini disebut keadaan force majeure. Untuk itu, kami akan menunda kompetisi Liga 1 dan 2 hingga 29 Mei mendatang,” tulis dalam surat PSSI.

Dalam surat tersebut tertulis bawa apabila status darurat bencana selesai maka pemerintah Indonesia akan kembali memulai pada 1 Juli 2020 mendatang.

Opsi Kedua Disetop Total

Adapun opsi kedua dari PSSI adalah menteri adakan kompetisi musim ini bila pemerintah memperpanjang status keadaan darurat bencana hingga 29 Mei 2020 mendatang.


Baca Juga:


Jika itu terjadi, PSSI memandang situasi memang belum bisa dilanjutkan oleh karena itu pihak asosiasi tertinggi di indonesia tersebut akan menghentikan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020.

“Hal-hal terkait dengan teknis termasuk akan tetapi tidak terbatas dalam penjadwalan sistem dan format kompetisi maka kewajiban klub terhadap pihak ketiga, degradasi maupun sistem promosi akan diatur dalam surat keputusan yang terpisah,” ujar surat PSSI.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Juru Gedor Ceres Negros Berhsarat Merumput di Liga 1

Vivagoal – Liga Indonesia –  Top skorer Piala AFC asal klub Ceres-Negros, Bienvenido Maranon, berkisah soal kelanjutan kariernya. Dia mengaku tak menutup kemungkinan untuk merumput  di Liga Indonesia.

Sejak memutuskan hengkang dari klub Segunda B Spanyol, UD Socuellamos pada tahun 2015 silam Maranon setia pada Ceres Negros. Saat ini, dia sudah melesakkan 55 gol dan mengkreasikan 20 assist dari 69 penampilan di semua kompetisi.

Meski demikian, di umurnya yang sudah 33 tahun, usut punya usut Bienve rupanya tertarik untuk main di Liga Indonesia sebelum dirinya gantung sepatu.

Kontrak Bienve sendiri bakal habis beberapa bulan lagi, dan sejauh ini belum ada tanda-tanda manajemen Ceres Negros ingin memperpanjang kontraknya. 

Hal ini yang kemudian memantik spekulasi soal masa depannya meski saat ini, Bienve mengaku dalam proses naturalisasi menjadi warga negara Philipina.


Baca Juga:


“Saya sedang dalam proses naturalisasi menjadi warga negara Filipina, saya harap semua lancar dan segera bisa dapatkan itu. Untuk berapa lama prosesnya, saya tidak begitu tahu, saya hanya berharap ini segera selesai. 

“Tapi, kita tidak pernah tahu bagaimana masa depan, tapi tentu saja saya suka atmosfer di Liga Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Di kemudian hari, saya akan mencoba ke sana. Tapi sekarang, waktunya bagi saya untuk fokus di Filipina bersama Ceres, klub yang saya cintai,” ujar Bienve seperti dilansir dari Goal.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Aji Santoso Berikan Pekerjaan Rumah untuk Pemain Persebaya

Vivagoal – Liga Indonesia – Pada beberapa hari yang lalu, Persebaya telah mengumumkan bahwa semua aktivitas sesi latihan diliburkan sementara. Hal ini dilakukan agar mencegah penyebaran virus Covid-19 yang merajalela di Indonesia.

Meski latihan bersama diliburlan, Persebaya tetap memberikan pekerjaan rumah kepada para pemain untuk melakukan latihan mandiri di rumah.

Gaselly Jun Panam selaku pelatih fisik Persebaya telah memberikan amanah kepada para pemain untuk melakukan aktivitas latihan mandiri di rumah minimal 1-2 jam dengan intensitas sedang.

“Kami telah memberikan PR sedang kepada para pemain. Hal ini bertujuan agar kondisi fisik mereka tetap terjaga dan stamina mereka tetap kembali saat latihan lagi,” kata Gaselly.


Baca Juga:


Lanjut lagi, Gaselly mengatakan bahwa latihan yang dimaksud bisa berupa aktivitas di pusat kebugaran, treadmill, atau penguatan baik dengan elastic bands atau juga dengan body weight.

“Tak hanya di pusat kebugaran, saya sangat menganjurkan bahwa latihan juga dapat dilakukan di lapangan atau halaman rumah jika memungkinkan,” jelas Gaselly.

Sebagai informasi, Persebaya Surabaya dijadwalkan akan kembali melakukan latihan bersama pada 30 Maret 2020. Namun, jadwal ini dapat berubah sepanjang waktu mengikuti arahan dari PSSI dan operator PT Liga Indonesia Baru.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS