Tag: Liga 1

Persebaya Matangkan Pertahanan TC di Yogyakarta

0

Vivagoal – Liga Indonesia –  Persebaya Surabaya terus mematangkan skuatnya jelang Liga 1 2020. Dalam Training Camp (TC) di Yogyakarta, Bajul Ijo coba mematangkan pertahanan mereka. 

Aji Santoso, Pelatih Persebaya mengaku dirinya coba mematangkan konsep backfour yang akan diusungnya di nanti. Menurutnya skema ini perlu terus dilatih untuk mendapatkan hasil sempurna.

“Ini tadi sudah memulai dengan organisasi taktikal dengan flat back four. Pemain sebenarnya sudah memahami konsep empat bek, tapi pada TC ini menekankan pemahaman lebih banyak pada konsep empat bek.

Baca Juga: Pavel Smolyachenko Jalani Seleksi Di Tim Promosi Persiraja

“Selain itu konsep pertahanan ini juga kami latih kepada pemain selain yang di posisi bek karena ini terkait satu sama lain,” kata Aji dilansir laman resmi klub.

Namun demikian Aji nampaknya belum puas dengan skema pertahanan yang ingin dia terapkan. Menurutnya skema yang sama akan diulangi dalam latihan selanjutnya sekaligus mematangkan taktik dan strategi.

“Besok akan kami ulangi. Kemudian setelah program ini, baru memoles lini tengah terus depan. Setelah itu baru seluruh komponen tim, taktik maupun strategi,” tutup Aji.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bomber Anyar Persib Tak Sabar Merumput di Hadapan Bobotoh

Vivagoal – Liga Indonesia – Penyerang Persib Bandung, Beni Oktavianto menjalani latihan perdana bersama Robert Rene Albert di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Menjalani musim debut di Liga 1, Beni tak ragu memasang target tinggi. 

Meski baru menjalani latihan di GBLA dan belum merumput di pertandingan resmi Beni punya harapan besar bersama Maung Bandung. Menurutnya dia ingin bisa mencatatkan sejarah di stadion kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut.

“Saya pasti senang walaupun masih dalam taraf latihan. Ini kan salah satu stadion terbaik di Indonesia. Ya, sekali lagi saya berharap bisa menuliskan sejarah di GBLA,” jelas Beni dilansir laman resmi klub.

Baca Juga: Ezechiel Membelot ke Bhayangkara FC

Lebih lanjut, Beni juga mengaku penasaran dengan atmosfer ketika stadion yang berada di Gedebage itu dipenuhi puluhan ribu bobotoh.

“Saya sangat ingin bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan didukung banyak bobotoh. Semua pemain pasti memimpikan itu. Hal yang sangat luar biasa,” tambah Beni.

Beberapa waktu lalu, Beni menjalani debut bersama Persib dalam turnamen pra musim, Asia Challange Cup di Selangor. Dari dua penampilan eks Persiba itu menyumbang satu gol.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Merapat ke Persib, Beni Oktavianto Siap Jawab Keraguan

Vivagoal – Liga Indonesia –  Setelah Victor Igbonefo, Persib Bandung meresmikan kedatangan Beni Oktavianto. Beni diproyeksikan akan jadi tambahan kekuatan Maung Bandung untuk musim 2020. 

Klub asal Kota Bandung tersebut tercatat akan jadi tim pertama Beni di Liga 1. Sebelumnya Beni banyak malang melintang di beberapa klub Liga 2 seperti Persik Kediri dan Persiba balikpapan.

Karenanya Beni sadar bermain di kasta tertinggi bersama klub besar macam Persib akan menghadirkan tantangan tersendiri. Dia mengaku telah mempersiapkan mental untuk menjalani debut bersama Persib.

“Akan sangat menjadi tantangan bagi saya, dalam karier saya. Saya tiga tahun main di Liga 2 terus ke Liga 1 bersama Persib.

“Ini menjadi motivasi untuk bersaing dan karenanya saya mempersiapkan mental, bekerja keras dan berdoa,” jelas Beni dikutip dari laman resmi klub.

Pembuktian Beni Oktavianto

Telah resmi menjadi bagian dari Persib, Beni paham obotoh selalu mempunyai ekspektasi tinggi bagi para penggawa Maung Bandung.

Baca Juga: Bomber Bali United Siap Tempur di Liga Champions Asia

Minim pengalaman di Liga 1 tak membuat Beni ciut, dia mengaku dengan adanya tekanan dari publik, dirinya termotivasi untuk bisa menampilkan permainan terbaiknya.

“Saya tidak sekalipun merasa ciut. Itu malah memberikan motivasi kepada saya bahwa saya bisa berada di Persib,” jelas Beni.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

DNA Juara dan Kejutan dari Persik Kediri

Vivagoal – Liga Indonesia – Persik Kediri kembali ke kasta tertinggi sepakbola tanah air. Macan Putih menjawab keraguan dengan menjadi kampiun Liga 2 2019 usai membungkam Persita Tangerang di partai Final .

Stadion Kapten I Wayan Dipta jadi saksi kembalinya Persik ke Liga 1. Gol Wimba Sutan di menit akhir akan selalu diingat publik Kediri.

Baca Juga: Berita Terbaru Seputar Liga Indonesia

Getir, pahit, manis dan kesuksesan pernah dirasakan Persik. Klub asal Jawa Timur ini kini telah kembali ke tempat paling bergengsi di Liga Indonesia, tempat seharusnya mereka berada.

Berkali-kali terdegradasi berkali pula mereka naik kasta. Tapi tahukah Anda bila Persik  mengalami beberapa kejadian tak mengenakan di Liga Indonesia sebelum akhirnya kembali promosi ke Liga 1.

Masalah Finansial

Pada musim 2014 silam, Persik masih manggung di Indonesia Super League, kasta tertinggi sepakbola kala itu. Prestasi mereka tak buruk-buruk amat, berstatus tim promosi, Persik mampu bertahan dengan finish di peringkat delapan wilayah Barat unggul dari Persegres Gersik.

Namun sayang kiprah mereka di ISL harus terhenti bahkan sebelum musim 2015 bergulir. Alasan finansial membuat Persik tak lolos verifikasi dan harus terdegradasi ke Divisi Utama.

“Memang, harus diakui problem Persik Kediri adalah sumber dana. Sekarang ini kondisinya lebih sulit dibanding sebelumnya.

“Kami sudah berupaya keras mendekati berbagai pemilik dana yang potensial membantu Persik. Tapi hasilnya tak memuaskan,” sebut Anang Kurniawan, Manajer Persik Kediri kala itu dikutip dari Sindo.

Saat itu, Liga Indonesia memang sedang masa transisi. Klub-klub legendaris yang mulanya disokong APBD, harus berevolusi jadi klub professional.

Nahasnya, regulasi ini berujung tragis bagi Persik. Setelah turun kasta pada 2015, usai sanksi FIFA untuk Indonesia dicabut, pada 2017 Persik malah terperosok ke Liga 3.

Pelatih Timnas U-19 Minta Kuota Pemain Asing Di Liga 1 Dikurangi

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-19, Fakhri Husaini angkat bicara tentang komposisi pemain asing yang kini ada di Liga 1. Seperti diketahui, pada musim ini setiap klub Liga 1 dibolehkan mengontrak pemain asing dengan kuota 3 + 1.

Artinya, setiap klub bisa mengontrak tiga pemain asal negara manapun plus satu pemain harus berasal dari negara Asia. Fakhri menilai, semestinya jumlah pemain asing di Liga 1 dikurangi.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Itu tidak terlepas agar bisa lebih banyak memberikan kesempatan bagi para pemain lokal untuk lebih berkembang di kompetisi. Khususnya untuk para pemain muda.

“Karena regulasi yang sekarang ini memberi begitu banyak peluang bagi pemain asing, belum lagi ada istilah pemain naturalisasi. Semakin banyak diberikan kesempatan kepada pemain asing, semakin berkurang peluang bagi pemain muda kita. Jadi ingin investasi di dunia sepakbola, kurangi kuota pemain asing.” jelas Fakhri.

Lebih lanjut, pelatih yang baru saja meloloskan Indonesia ke Piala Asia U-19 2020 itu juga mendukung para penggawa timnas Indonesia U-19 untuk mendapatkan peluang bermain di level tertinggi kompetisi negeri ini. Hanya saja, Fakhri memberikan sebuah catatan khusus yang berkaitan dengan hal tersebut.

“PSSI saat ini sudah menggelar Elite Pro Academy, mulai dari U-16, U-18, dan U-20. Sebagian besar para pemain ini adalah pemain timnas Indonesia U-19 yang juga terdaftar di U-18 dan terpakai juga di U-20. Dan syukur karena seperti Mochammad Supriadi dan Beckham Putra Nugraha sudah terpakai di timnas senior,” Fakhri menambahkan.

Baca juga: Menjamu PSM, Persebaya Ditinggal Banyak Pilar

“Bagus jika tim-tim dari Liga 1 menggunakan para pemain ini. Tapi hati-hati dalam menangani mereka. Karena dari anatominya juga jika ada benturan dengan pemain yang lebih tua akan kewalahan. Saya sepakat apabila para pemain yang ada di timnas U-19 bisa diberikan menit bermain yang banyak di Liga 1,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Demi Duduki Puncak Klasemen, Persija Ingin Kandaskan Tim Ini

VivagoalLiga Indonesia – Persija Jakarta U-20 menargetkan raihan positif saat bertemu tuan rumah Bhayangkara FC dalam laga pekan ke-10 Grup A Elite Pro Academy Liga 1 U-20, di Lapangan ISCI, Ciputat, Minggu (1/9).

Kemenangan tentunya dibidik untuk menjaga posisi puncak klasemen sekaligus mempertahankan tren 100 persen di kandang lawan.

Dilansir dari laman resmi Persija, Macan Muda saat ini berada di puncak dengan poin 21 dan tanpa terkalahkan, sedangkan Bhayangkara FC menempel di posisi kedua lewat selisih satu poin.

Baca Juga: Elite Pro Academy U-16: Persija Optimis Lanjut ke 8 Besar

“Besok kita akan bermain lawan tuan rumah BFC. Ini laga terakhir di seri kedua. Laga besok akan menarik. Poin ktia dan lawan selisih sedikit dikit. Besok laga akan menarik karena akan menentukan rangking di klasemen,” ujar Sudirman, pelatih Persija U-20 pada konferensi pers jelang laga, Sabtu (31/8).

Lebih lanjut mantan bek tim nasional ini mengakui ketangguhan tuan rumah. Apalagi The Young Guardian sempat menahan imbang 3-3 di Stadion NYTC Sawangan, Depok.

“Bhayangkara FC tim yang baik. Mereka punya organisasi permainan bagus. Pemain kemampuan di atas rata-rata. Besok akan menyulitkan kita. Tapi Insya Allah dengan latihan. Pemain kita bisa hentikan mereka,”imbuhnya.

Sementara Desly Nur memprediksi pertandingan besok akan seru karena kedua tim berada di klasemen atas. Menurut Desy laga ini juga akan menentukan siapa juara grup. “Kami akan bermain mati2an besok untuk jaga tren positif nggak terkalahkan di setiap pertandingan,”timpalnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

D’Fourty FC Pesta Gol Ke Gawang Anak Rantau FC

VivagoalBPLD’Fourty FC berhasil meraih kemenangan meyakinkan 5-1 atas Anak Rantau FC pada pekan keenam Liga 1 Bandung Premier League, Minggu (25/8/2019). Kemenangan ini membuat mereka merangsek ke peringkat kedua klasemen sementara.

D’Fourty mampu tampil percaya diri, dan menekan pertahanan Anak Rantau sejak awal laga. Mereka berhasil unggul cepat lewat sepakan Dimas pada menit ke-13.

Anak Rantau mencoba untuk membalas, tapi jarak antar lini yang terlalu jauh membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan. Skor 1-0 bertahan hingga jeda babak pertama.

Baca Juga: Dengan Sepuluh Pemain, Tatajongan FC Tahan Adios Kuro

Pada babak kedua serangan D’Fourty makin menggila. Mereka mampu menggandakan skor melalui Burhan pada menit ke-39, yang memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Anak Rantau.

Satu menit berselang, Surya mampu mencetak gol ketiga D’Fourty usai menyambut umpan tarik Dimas. Pada menit ke-52 Daud mampu memangkas ketertinggalan bagi Anak Rantau.

D’Fourty kembali unggul tiga gol melalui tendangan setengah voli Dendri. Pada menit ke-59 Alfian, yang turun dari bangku cadangan, berhasil mengunci kemenangan 5-1 bagi D’Fourty. (REP)

Selalu update berita terbaru seputar Bandung Premier League hanya di Vivagoal.com

PSM Makasar Dapatkan Tanda Tangan Firza Andika

Vivagoal – Liga Indonesia – Terjawab sudah masa depan bek timnas Indonesia U-19, Firza Andika. Sang pemain memutuskan bergabung dengan klub besar tanah air, PSM Makassar.

Hal itu diketahui dari pengumuman PSM Makassar melalui instagram resmi klub pada Senin (19/8/2019). Dalam pernyataan itu PSM juga mengunggah sebuah foto dimana Firza Andika baru saja selesai melakukan tanda tangan kontrak bersama CEO PSM, Munafri Arifuddin.

“Firza Andika resmi berseragam PSM Makassar,” isi pernyataan resmi tim Juku Eja.

Baca Juga: Jelang Putaran Kedua, Los Galacticos Liga 2 Resmikan 7 Pemain

Dengan pernyataan ini, Firza Andika yang  baru berusia 20 tahun dipastikan akan jadi pemain anyar tim Juku Eja di putaran kedua Liga 1 2019 yang bakal digelar September mendatang.

Firza sendiri memutuskan bergabung bersama tim Juku Eja karena nasibnya dengan klub asal Belgia, AFC Tubize tidak jelas. Kabarnya, pihak klub tidak membayar gaji Firza selama enam bulan karena permasalahan sponsor.

Sebelumnya, sponsor yang membawa Firza dikabarkan bakal bersedia membantu membayar gajinya setiap bulan. Tetapi, gaji tersebut tidak dibayarkan dan memaksa pemain muda timnas Indonesia tersebut untuk hengkang.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Persija Incar Kemenangan Untuk Bangkit dari Keterpurukan

VivagoalLiga Indonesia – Macan Kemayoran dipastikan sudah melupakan kegagalan di final Piala Indonesia dan menatap laga pekan ke-13 Shopee Liga 1 2019 melawan Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (10/8).

Julio Banuelos selaku Pelatih Persija mengungkapkan semua pemain sudah fokus dan siap memberikan yang terbaik untuk mengalahkan Bhayangkara FC. Banuelos juga menjanjikan timnya akan bermain menyerang untuk bisa merebut poin penuh.

“Persiapan tim sangat baik walaupun dalam waktu singkat, namun saya senang dengan persiapan tersebut. Sebagai tuan rumah kami akan tampil menyerang dan mencari kemenangan di laga besok,” pungkas Banuelos dilansir dari Persija.id.

Baca Juga: Jelang Laga Kontra Persija, Bhayangkara FC Siapkan Strategi Khusus

Pelatih berkebangsaanl Spanyol tersebut juga memastikan kondisi ruang ganti tengah kondusif dan bersemangat meski baru gagal meraih juara. Terlebih secara performa, diakuinya tim juga menunjukkan grafik yang bagus dan meningkat.

“Yang jelas situasi ruang ganti tidak ada kendala apa-apa dan tetap kondusif. Persiapan tim untuk menghadapi pertandingan besok sangat maksimal, sudah ada gairah. Memang lawan bagus tapi kami tidak mau kalah,” tutupnya.

Tujuan Persija hanya satu yaitu untuk memenangkan laga melawan Bhayangkara demi mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara Shopee Liga 1 2019. Sekarang ini Macan Kemayoran berada di peringkat ke-17 dengan poin tujuh.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pertandingan Persija Vs Persib Dapat Rating Tertinggi di TV

Vivagoal Liga Indonesia – Persija Jakarta kembali mencatatkan rekor. Kali ini laga yang dimainkan klub berjuluk Macan Kemayoran menjadi paling banyak ditonton oleh penikmat sepakbola di televisi.

Hal itu terjadi saat laga Persija Jakarta vs Persib Bandung pada 10 Juli 2019 lalu. Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta ini menjadi nomor satu rating diShopee Liga 1 2019. Ketika itu mencapai dengan nilai rating 4.4 dan 29.9 share.

Baca Juga: Gelora “Kota Ini Mau Juara” Beri Suntikan Semangat Persija

“Persija menjadi dua dari salah satu tim yang setiap pertandingan rating-nya selalu tinggi. Rating mereka diatas 23 persen mengalahkan sinetron,” ujar Senior VP Sales SCM, Laode Hartanto dilansir dari Persija.id.

“Apalagi Persija Jakarta tahun lalu menjadi juara, tapi walaupun begitu kami berherap siapapun yang juara nanti bisa memberikan suguhan yang sportif,” ucap Laode Hartanto menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS