Tag: Mo Salah

Mohamed Salah: Saya Juga Bisa Alami Tekanan

VivagoalLiga Inggris – Bomber Liverpool, Mohamed Salah mengakui adanya tekanan besar dalam persaingan gelar juara Premier League. Namun hal tersebut biasa dirasakan oleh para pemain lainnya.

Bersaing ketat dengan Manchester City, musim ini Liverpool berhasil menempatkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara Premier League. Hanya saja The Reds sementara harus berada di peringkat dua meski mengemas poin sama dengan City yang unggul jumlah gol dan bermain satu kali lebih banyak dengan mereka.

Menyisakan 12 pertandingan, tekanan besar tentu tengah dirasakan oleh para pemain dari kedua tim. Sekali saja mereka terpeleset maka sudah bisa dipastikan lawan akan melenggang kangkung untuk bisa meraih trofi tim terbaik di Inggris musim ini.

Tekanan itu sendiri diakui oleh Salah. Menurutnya semua pemain termasuk Manchester City, saat ini berada dalam tekanan. Namun hal tersebut justru melecut dirinya untuk terus meraih kemenangan di setiap pertandingan.

“Anda bisa merasakannya [tekanan] karena anda manusia. Bagi saya, tidaklah penting jika saya berhasil memenangkan pertandingan sekarang atau tiga pekan lalu,” buka Salah kepada Sky Sports.

“Saya ingin meraih kemenangan setiap pertandingan, tetapi saya mengatakan pada diri saya sendiri bahwa kami bermain di Premier League, jadi tekanan itu pasti ada.”

“Juga ada tekanan pada Man City. Saya sudah mengatakannya pada November lalu bahwa ada tekanan dan itu akan terus ada hingga akhir musim,” sambung Salah.

Lebih lanjut ia menjelaskan jika tekanan yang terjadi merupakan hal wajar di Premier League. Ia juga memiliki pandangan berbeda di mana tekanan yang ada tidak hanya untuk dinikmati namun juga untuk memotivasi.

“Ketika anda bermain di Premier League, anda harus menerima bahwa ada tekanan yang semakin besar. Ketika anda pulang, anda bisa membawa tekanan itu pulang bersama anda, tapi itu bisa membantu anda bekerja lebih keras dan fokus pada pertandingan.”

“Menurut saya menikmatinya saja tidaklah cukup. Pada akhirnya, anda memiliki target, anda memiliki mimpi, anda ingin menjuarai Premier League,” tandas bintang asal Mesir tersebut.

Salah Dipastikan Bertahan di Liverpool, Berikut Faktanya

VivagoalLiga Inggris – Liverpool disebut sudah bertransformasi sebagai klub dengan ambisi besar untuk meraih juara. Oleh karena itu mereka kemungkinan akan mempertahankan bintangnya, termasuk Mohamed Salah.

Liverpool musim ini menyuguhkan harapan besar bagi para fans untuk bisa meraih trofi bergengsi. Dimana musim-musim sebelumnya kesempatan tersebut turut hadir sayang gagal dimaksimalkan.

Di musim-musim sebelumnya, saat The Reds gagal meraih trofi, mereka turut dihadapkan masalah yang lebih pelik di penghujung musim. Biasanya, banyak pemain Liverpool yang akhirnya angkat kaki dari Anfield saat mereka gagal meraih trofi. Hal ini seperti yang pernah terjadi dalam kasus Philippe Coutinho dan Luis Suarez yang keduanya merapat ke Barcelona.

Hal serupa dikhawatirkan akan menimpa bintang mereka Mohamed Salah pada musim panas mendatang. Hal ini tidak lepas dari kabar adanya minat dari raksasa Serie A, Juventus.

Si Nyonya Tua disebut tengah mempersiapkan dana hingga 175 juta pounds atau barter dengan Paulo Dybala untuk bisa mendatangkan Salah ke Turin. Minat mereka tersebut turut mendapat dukungan penuh dari bintang Portugal, Cristiano Ronaldo.

Rasa was-was tentu tengah menghantui para pendukung Liverpool saat ini. Hanya saja The Express meyakini sudah terjadi pergeseran mental dari manajemen klub untuk tidak menjadi ‘toko’ bagi klub-klub besar Eropa.

Mereka menyebut manajemen Liverpool kini mulai berani mempertahankan para pemain bintangnya dengan memberikan kenaikan gaji yang menggiurkan. Langkah tersebut mereka lakukan demi memagari para pemain serta mempermudah target mereka untuk bisa meraih gelar juara.

Salah sendiri kini telah mencetak 64 gol dari 86 penampilannya bersama The Reds sejak didatangkan dari AS Roma pada 2017 kemarin. Pemain yang musim ini sudah mencetak 20 gol tersebut masih terikat kontrak hingga 2023 mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Barter Salah dan Dybala Mustahil Terjadi

VivagoalLiga Inggris – Mantan penyerang Liverpool dan Juventus, Ian Rush menilai barter Mo Salah dengan Dybala tidak akan terjadi. Menurutnya, Salah masih betah dan Liverpool tak terlalu membutuhkan kontribusi Dybala.

Performa gemilang Salah dalam dua musim terakhir membuat Juventus kian ngebet mendatangkan pemain asal Mesir tersebut. Mereka bahkan siap memasukkan nama Paulo Dybala untuk memudahkan transfer Mo pada musim panas mendatang.

Namun kemungkinan tersebut dinilai Rush sebagai sebuah hal yang mustahil bisa terjadi. Menurutnya banyak kendala untuk mewujudkan transfer tersebut termasuk Jurgen Klopp yang dipastikan akan mati-matian mempertahankan sang pemain.

“Saya pikir Mo Salah akan terus bertahan di Liverpool. Fans Liverpool mencintai dia dan ia bahagia di sini. Dia menandatangani kontrak baru, saya tidak berpikir pertukaran itu akan berhasil,” tegas Rush kepada Corriere di Torino dikutip dari Sky Sports.

Dybala sendiri menjadi opsi barter setelah pemain asal Argentina tersebut gagal menembus tim utama Masimilliano Allegri usai kedatangan Cristiano Ronaldo. Selain untuk menebus Salah, pemain berusia 25 tahun itu disebut akan menjadi tumbal untuk mendatangkan Kylian Mbappe dari PSG.

Salah sendiri untuk saat ini memang belum ada pertanda ingin hengkang dari Liverpool. Namun hal tersebut bisa saja terjadi andai The Reds gagal meraih trofi juara musim ini. Kesempatan yang tentu saja jauh lebih mudah jika ia berseragam Juventus.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Juventus Dikabarkan Siap Tebus Mo Salah dari Liverpool

Vivagoal Serie A – Kabar mengejutkan datang dari Sky News Arabia yang melaporkan jika Juventus tengah menyiapkan langkah untuk bisa mendatangkan Salah dari Liverpool.

Juventus yang tengah membangun proyek klub nomor satu di dunia mulai gencar mendatangkan pemain-pemain top dunia. Nama Cristiano Ronaldo menjadi bukti awal realisasi Juve untuk misi tersebut.

Tidak berhenti di sana mereka juga dikabarkan telah memasukkan nama Paul Pogba dan Kylian Mbappe dalam daftar buruan. Musim panas mendatang dipastikan mereka siap menggelontorkan biaya besar untuk belanja pemain.

Sky News Arabia bahkan menyebut jika Juve telah menyiapkan strategi andai dua pemain di atas gagal mereka datangkan. Tak tanggung-tanggung nama Mohamed Salah dikabarkan akan menjadi opsi lain atau bahkan opsi utama pada musim panas mendatang.

Minat Juventus kian memuncak setelah CR7 dikabarkan mendukung penuh langkah tersebut. Ia menyebut jika kedatangan para pemain bintang akan mempermudah Juve untuk merajai Eropa, Italia memang bukan kaliber teratas yang menjadi target mereka saat ini yang tanpa kesulitan mendominasi Serei A.

Proses negosiasi personal disebut akan segera dimulai pada Juni mendatang. Hanya saja untuk bisa memboyong bintang Mesir tersebut Juve harus menggelontorkan dana super besar.

Sumber terpercaya dari Sky News Arabia mengatakan jika Si Nyonya Tua setidaknya harus menyiapkan dana minimal 200 juta euro untuk bisa melegonya dari Liverpool. Angka tersebut dipastikan akan membuat Salah menjadi pemain termahal kedua setelah Neymar.

Kesempatan untuk mendatangkan Salah bisa kian terbuka andai Liverpool gagal meraih gelar juara Premier League atau Liga Champions musim ini. Di EPL mereka mendapat persaingan ketat dari Man City sedang di UCL mereka sudah harus bertempur kontra Bayern Munchen.

Salah diproyeksikan sebagai pelayan Ronaldo plus alternatif mesin gol di Turin. Tercatat dari 86 laga yang sudah dimainkannya untuk The Reds, pemain 26 tahun itu mampu gelontorkan 64 gol dan 24 assist.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Gagal Juara Bisa Buat Liverpool Kehilangan Mo Salah

Vivagoal Liga Inggris – Eks striker Liverpool, Emile Heskey meminta Klopp untuk lebih hati-hati dengan kemungkinan ditinggal para pemain bintangnya andai gagal meraih gelar juara Premier League musim ini.

Memasuki pekan 25 Liga Primer Inggris musim ini Liverpool memang masih berada di puncak klasemen dengan torehan 62 poin. Mereka untuk sementara berhasil membokongi Manchester City di peringkat dua dengan keunggulan tiga poin.

Hanya saja selisih poin tersebut tentu bukan jaminan aman bagi mereka untuk bisa mengakhiri puasa gelar juara liga sejak 1990 silam. Manchester City kemungkinan besar bisa merebut posisi teratas pada Kamis dini hari nanti saat berkunjung ke markas Everton pada pekan 26.

Tambahan tiga poin praktis membuat keduanya akan mengantongi poin sama yakni 62. Namun anak asuh Pep Guardiola berhak meraih posisi pertama karena mereka unggul lebih baik dalam hal jumlah gol dibandingkan dengan Liverpool.

Melihat perhitungan kemungkinan yang ada bukan hal yang berlebihan jika tekanan besar berikut kekhawatiran saat ini tengah merayap di kubu Liverpool. Andai mereka gagal musim ini besar kemungkinan akan ada imbas negatif kepada klub asal Merseyside tersebut.

Mentalitas yang menurun tentu bisa dirasakan oleh para pemain Liverpool untuk memulai musim baru nanti. Tidak hanya itu bisa jadi mereka akan ditinggalkan oleh para pemain bintang atas kegagalan tersebut tidak terkecuali Mohamed Salah.

Bukan hal yang berlebihan mengingat nama pemain asal Mesir tersebut sudah sejak musim panas kemarin dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa sekelas Real Madrid. Nominal transfer tentu bukan menjadi masalah besar bagi raksasa La Liga tersebut.

Hal tersebut seperti yang diperkirakan oleh Heskey. Menurutnya kemungkinan untuk hengkang akan jauh lebih besar andai mereka gagal juara meski pilihan bertahan juga masih terbuka.

“Selalu ada risiko seperti itu [kepergian Mo Salah],” kata Heskey kepada Daily Express. “Saya tidak mengatakan bahwa mereka [Salah, Firmino dan Mane] akan 100 persen bertahan. Tapi ada banyak alasan bagi mereka untuk tetap bertahan.”

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Alasan Mo Salah Non-Aktifkan Twitter Pribadinya

VivagoalLiga Inggris – Keputusan mengejutkan diambil oleh bintang Liverpool, Mohamed Salah. Diketahui sang pemain telah menutup akun twitter miliknya beberapa hari lalu.

Sosial media menjadi salah satu tempat favorit bagi para pemain sepak bola saat ini sebagai hiburan atau untuk mendekatkan diri dengan para penggemar mereka. Berbagai unggahan baik itu berupa gambar maupun tulisan kerap digunakan sebagai wadah untuk menyebarluaskan kegiatan sang pemain.

Namun tak sedikit dari mereka yang lebih memilih untuk menutup diri dari sosial media. Bahkan ada pula yang  lebih suka kontak secara langsung. Hal itulah yang jadi alasan Mohamed Salah menutup twitter pribadinya.

“Resolusi 2019: Waktunya berhubungan secara nyata,” bunyi twit terakhir Mohamed Salah sebelum menonaktifkan akun @MoSalah pada Selasa lalu waktu setempat.

Tak lama setelah Salah menutup twitter pribadinya, beragam isu tentang penyerang Mesir itu cepat menyebar. Banyak yang menyebut, ketertarikan Real Madrid atas jasanya membuat pemain timnas Mesir itu menutup akun. Mengingat banyak ciutan  yang mendesaknya untuk hengkang.

Ketertarikan Real Madrid sendiri sudah santer terdengar sejak musim panas kemarin. Pihak Madrid berharap Salah bisa menggantikan peran Cristiano Ronaldo yang hijrah ke Juventus.

Alasan lain terkait penutupan akun twitter Salah adalah banyaknya haters yang menyerangnya usai dirinya mendapat predikat tukang diving. Hal tersebut diperolehnya setelah Salah kerap mendapatkan penalti meski hanya mendapat sedikit sentuhan dari lawan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Jika Ingin Jadi Legenda, Maka Salah Jangan Tiru Suarez dan Torres

Vivagoal Liga Inggris – Eks bomber Liverpool, Ian Rush menilai loyalitas bisa membuat Mo Salah menyandang gelar legenda bersama The Reds. Ia juga meminta Salah tidak meniru Torres ataupun Suarez.

Berkat performa gemilang Salah menjadi pemain yang paling dielu-elukan oleh publik Anfield. Bahkan namanya dijadikan chant khusus oleh para pendukung setia Liverpool. Tak sedikit dari mereka bahkan menyematkan sosok legenda untuk pemain asal Mesir tersebut.

Meski demikian, Ian Rush menilai Salah belumpantas untuk disebut sebagai legenda. Satu hal yang dibutuhkan olehnya adalah loyalitas. Dimana ia harus bertahan dengan waktu yang lama di Liverpool.

Ia pun mengambil contoh Fernando Torres dan Luis Suarez yang pernah disebut sebagai legenda oleh sebagian fans. Namun keduanya hanya bertahan paling lama empat tahun di Anfield.

“Orang-orang pernah berbicara tentang Torres dan Suarez, mereka adalah pemain top tetapi tidak bertahan cukup lama di sini. Saya ingin Mo bertahan lebih lama dari mereka dan menjadi legenda sejati di Anfield,” ucap Rush pada Liverpool Echo.

Kritik terkait loyalitas dan legenda juga sempat diutarakan oleh legenda Liverpool lainnya yakni Robbie Fowler. Ia menyebut predikat legenda tak pantas disematkan pada Suarez.

“Tidak diragukan lagi jika Suarez adalah salah satu pemain hebat yang pernah membela klub ini. Namun Ia tidak layak disebut legenda karena ia tidak lama berada di klub ini. Ia hanya bermain selama 3 tahun lebih sedikit di Liverpool,” ketus Fowler kepada Mirror.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dicap Tukang Diving, Salah Diminta Waspada

VivagoalLiga Inggris – Setelah dituding hobi diving, mantan pemain Liverpool, John Aldridge meminta Salah untuk lebih waspada saat berada di atas lapangan. Khawatirnya Aldridge dilandaskan pada pandangan sinis publik sepak bola pada Salah.

“Saat ini Salah harus lebih berhati-hati. Semua orang mengamati dia. Hal ini sudah pernah terjadi sebelumnya dengan banyak pemain termasuk Luis Suarez, yang sengaja mencari pelanggaran dan menjatuhkan diri di kotak penalti lawan,” buka Aldridge di fourfourtwo.

Aldridge menjelaskan problem Salah saat ini adalah tampil lebih waspada dengan membuktikan dirinya bukan tukang diving. Semua orang kini akan tertuju pada performanya, sekali lagi ia terjatuh dengan mudah maka kariernya sebagai pemain besar bisa tercoreng.

“Salah disentuh. Apakah itu bisa menyebabkan penalti? Beberapa wasit akan memberikannya. Memang ada kontak, tapi Salah terlalu mudah terjatuh. Sejak saat itu Salah telah mengundang suasana negatif di sekitarnya,” sambung dia.

Lebih lanjut ia mengatakan cara bermain Salah memang kerap memancing pelanggaran. Permainannya yang mengandalkan kecepatan membuat para pemain bertahan lawan mau tak mau harus menjatuhkannya.

“Jika Salah jelas dilanggar, saya yakin wasit akan memberi penalti, tapi cara Mo Salah bermain memang mengundang kontak fisik, dia seringkali harus melewati dua atau tiga pemain di kotak penalti. Sulit bagi bek-bek lawan untuk menghindari kontak dengannya. Juga sangat, sangat sulit baginya untuk tidak tersentuh,” tambah Aldridge.

Dakwaan tukang diving bermula setelah Mohamed Salah tampak terlalu mudah terjatuh saat Liverpool mengalahkan Newcastle. Situasi terus berlanjut dimana sang pemain beberapa kali terjatuh pada laga kontra Arsenal dan Brighton dengan hadiah penalti diberikan oleh wasit.

Situasi berbeda saat Salah membawa Liverpool menang 4-3 atas Crystal Palace. Insiden terjadi saat ia dijaga ketat oleh Sakho. Lantas tanpa ada adu fisik yang berarti Salah kemudian terjatuh, beruntung wasit lebih jeli dan enggan memberikan penalti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho: Penjualan Mo Salah Bukan Salah Saya

VivagoalLiga Inggris – Jose Mourinho menyangkal dirinya biang dari kepergian Salah saat masih menukangi Chelsea. Ia menyebut blunder tersebut merupakan keputusan manajemen klub.

“Mengenai Salah, banyak hal yang tidak benar. Pertama, orang mencoba menganggap saya adalah pelatih yang menjual Salah, saya justru yang membeli Salah. Itu salah besar. Ketika klub memutuskan untuk menjualnya, itu bukan keputusan saya. Saya membeli dia, tapi saya tidak menjual dia,” buka Mou saat menjadi pandit di beIN Sport.

Mourinho yang kala itu masih melatih Chelsea mendatangkan Mohamed Salah dari FC Basel pada 2014. Mourinho sendiri jatuh hati pada permainan Salah kala ia menganalisa pemain muda FC Basel.

“Saya mendorong klub untuk membelinya dan ketika itu kami sudah memiliki penyerang yang fantastis, Hazard dan Willian. Namun saya katakan pada mereka untuk membeli bocah tersebut. Dia lebih bermain ke sayap dan menusuk ke tengah ketimbang seorang striker,” tandasnya.

Lebih lanjut pelatih asal Portugal tersebut mengatakan Salah saat itu kesulitan beradaptasi, sedang ia juga sangat ingin bermain. Hal itulah yang membuat Mourinho meminjamkannya Salah ke Fiorentina.

“Dia hanyalah seorang bocah yang tersesat di London. Dia bocah yang tersesat di dunia yang baru. Jadi kami meminjamkan dia, ke budaya saya saya kenal baik, Italia yang mengandalkan taktik dan fisik. Tempat yang bagus untuk bermain. Fiorentina adalah tim yang bagus untuk bermain tanpa tekanan meraih gelar,” tambahnya.

Enam bulan di Fiorentina, Salah kemudian dipinjamkan ke AS Roma. Klub asal ibukota tersebut akhirnya mempermanenkan jasanya di musim panas 2016.

Satu musim di Roma, Salah lantas kembali berlaga di Premier League. Liverpool berhasil menebus jasanya dengan harga 42 juta euro. Harga yang ‘murah’ dimana sebelumnya pemain asal Mesir tersebut berhasil menyabet gelar pemain terbaik dan juga top skorer.

Selalu update berita bola terbaru hanya di Vivagoal.com

Mo Salah Tak Masuk Daftar UEFA Team of the Year

Vivagoal Berita Bola – Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) baru saja merilis daftar Tim Terbaik Eropa edisi tahun 2018. Dimana dalam daftar tersebut masih didominasi wajah lama. Uniknya tak ada nama bintang Liverpool, Mohamed Salah dalam daftar tersebut.

UEFA Team of the Year merupakan kesatuan tim yang terdiri dari para pemain yang dinilai memiliki kualitas terbaik untuk mengisi posisi masing-masing. Tim terbaik tahun 2018 itu sendiri dilakukan secara online di laman resmi UEFA sejak Desember lalu. Voting tersebut diikuti oleh lebih dari 85 ribu akun dari seluruh dunia.

Beberapa wajah pemain lawas seperti Lionel Messi hingga Cristiano Ronaldo masih menghiasi skuat tersebut. Peraih gelar pemain terbaik dunia kemarin, Luka Modric juga mengisi sektor tengah. Nama Sergio Ramos juga menambah wakil dari Real Madrid dalam skuat tersebut.

Mo Salah sendiri tak ada daftar tersebut. Hal itu cukup mengejutkan mengingat penilaian UEFA tentu saja melibatkan kiprah para pemain di pentas Eropa selama tahun 2018 dimana Salah tampil brilian dengan meraih top skorer Liga Inggris dan membawa Liverpool lolos ke babak final Liga Champions.

Berkut susunan UEFA Team of the Year 2108;

Kiper

Marc-Andre Ter Stegen (Barcelona), perolehan suara 51.307 (30,4 persen)

Bek

Sergio Ramos (Real Madrid), 83,749 (49,7 persen)

Virgil van Dijk (Liverpool), 77,890 (46,2 persen)

Raphael Varane (Real Madrid), 75,658 (44,9 persen)

Marcelo (Real Madrid), 102,932 (61,1 persen)

Gelandang

N’Golo Kante (Chelsea), 89.307 (53 persen)

Luka Modric (Real Madrid), 115.440 (68,5 persen)

Eden Hazard (Chelsea), 97.613 (57,9 persen)

Penyerang

Kylian Mbappe (PSG), 65.098 (38,6 persen)

Lionel Messi (Barcelona), 107.326 (63,7 persen)

Cristiano Ronaldo (Real Madrid/Juventus), 108,423 (64,3 persen)

Selalu update berita bola terbaru seputar Sepak Bola Dunia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS