Tag: Paul Scholes

Legenda Muak Melihat Kondisi Manchester United Saat Ini

Vivagoal Liga InggrisLegenda Manchester United, Paul Scholes berharap Ole Solskjaer bisa kembali membawa United ke tempat yang seharusnya. Ia muak melihat kondisi United saat ini.

Dalam tiga lags terakhir, Setan Merah memang belum mendulang satu pun kemenangan. Hal ini mau tak mau membuat Scholes jengah. Ia merasa harus ada sebuah langkah pasti dari Ole guna memperbaiki performa tim

“Tidak akan ada sambutan hangat dari para penggemar untuk Ole, stafnya atau orang-orang di klub. Mereka tahu itu tidak cukup baik. Jika Ole akan membangun dia perlu mendapatkan hasil di sepanjang jalan. Anda tidak bisa kehilangan poin setiap pertandingan dan finis ke-10 di liga. Dia perlu menunjukkan kemajuan dalam timnya,” kata Scholes kepada Sky Sports.

Baca Juga: Meski Tampil Buruk, MU Ogah Pecat Solskjaer

“Ketika Jurgen Klopp datang ke Liverpool, untuk tahun pertama atau kedua Anda merasa bahwa mereka sedang membangun sesuatu. Mereka sepertinya akan memenangkan liga tahun ini. Perlu ada antusiasme untuk para penggemar bahwa mereka akan melihat tim yang akan menantang untuk liga dalam satu atau dua tahun ke depan. Kita belum melihat itu saat ini.”

Scholes berharap di beberaoa bursa transfer mendatang, Ole bisa mendapatkan pemain-pemain yang bisa mengerek performa tim dari keterpurukan.

United saat ini berads di posisi 9 klasemen sementara Premier League dengan raihan 18 poin dari 14 laga. Terdekat, mereka akan menjamu Tottenham Hotspur, Kamis (5/12) dini hari WIB.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Legenda Semprot Cara Kerja Wakil CEO United!

Vivagoal Liga InggrisLegenda Manchester United, Paul Scholes, mengkritik keras wakil eksekutif klub yakni Ed Woodward. Ia menyebut Ed Woodward hanya paham urusan bisnis bukan sepak bola. United memang memperoleh keuntungan besar namun mereka seret prestasi.

Keterpurukan Manchester United usai ditinggal Sir Alex Ferguson disinyalir disebabkan oleh buruknya manajemen klub terutama mereka yang mengurusi transfer pemain. Beberapa pemain yang didatangkan dinilai sangat jauh dari harapan. Kontribusi punggawa mahal United dinilai begitu minim untuk tim. Sementara beban gaji yang dikeluarkan untuk mereka terasa tak sebanding dengan performanya di atas lapangan.

Dalam situasi tersebut, nama Ed Woodward tentu menjadi sorotan. Pasalnya pria satu ini menjadi pihak yang mengurus semua manuver tim di bursa transfer selama ini. Paul Scholes kemudian melancarkan kritik pedas dengan menyebut Ed Woodward tidak becus dalam hal sepak bola. Menurutnya Ed Woodward hanya paham masalah bisnis.

“(Jika) snda melihat dari sisi bisnis dan dia memang jago, Ed Woodward sangat jago dalam hal itu. Tetapi sebagai seorang pemain bola? Saya tidak berpikir dia mengerti sepakbola,” kata Ed Woodward.

Baca Juga: 5 Pemain yang Sangat Dibutuhkan Man United Musim Mendatang

Manchester United sejatinya tidak menutup mata perihal masalah transfer mereka. Disebutkan adanya upaya klub untuk menunjuk direktur olahraga yang sayangnya masih belum juga menemukan sosok ideal. Edwin van der Sar menolak kembali ke Old Trafford. Rio Ferdinand juga tidak memberi jawaban pasti untuk posisi tersebut.

Ed Woodward kini dikabarkan tengah mendekati Ralf Rangnick untuk menjadi direktur olahraga. Di bawah komando Ralf Rangnick, RB Leipzig menjadi klub yang mampu mengorbitkan banyak pemain muda.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Legenda Sarankan MU Rekrut Anak Hilang Arsenal

Vivagoal Liga InggrisLegenda Manchester United, Paul Scholes menyarankan agar manajemen MU mendatangkan Mesut Ozil guna menambah kreatifitas di lini tengah. Ozil diklaim sesuai dengan kriteria permainan Setan merah yang memang membutuhkan gelandang kreatif.

Jumat (25/10) dini hari tadi menjadi kali pertama United meraih kemenangan di kancah Eropa. Melawat ke Belgrade, United sukses menang 0-1 via penalti Rashford. Kememangan itu menjadi yang pertama sejak mereka mengalahkan PSG Maret lalu.

Tak ayal permainan MU terus mendapat sorotan. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu dinilai minim kreatifitas terutama di lini serang. Tak ada pemain yang mampu menghubungkan antar lini dengan baik. Paul Scholes menyarankan Setan Merah segera mendatangkan pemain kreatif. Dan Mesut Ozil diklaim masuk dalam kriteria tersebut.

“Manchester United bisa berhasil dengan seseorang seperti Ozil yang dapat menghubungkan tim bersama,” buka Scholes pada BT Sport. “[Ia] pemain yang bisa menghubungkan tim bersama-sama. Ia memiliki kualitas hebat, ia menunjukkan itu dalam karirnya,” serunya.

Baca Juga: Tandang ke Serbia, Pemain Termahal United Khawatirkan Hal Ini

Saran Scholes tersebut tentu cukup nyeleneh. Pasalnya Ozil kini tak terpakai di Arsenal terlebih lagi ia memiliki gaji yang besar. Namun Scholes tak menyarankan klub mengontrak sang pemain dengan jangka waktu yang panjang dengan segala kemungkinan buruk di atas.

“Ia bisa menjadi jawaban untuk jangka pendek, saya tidak tahu. Saya pikir itu terserah ia juga, pada akhirnya,” ucapnya.

“Saya tidak bisa [melihatnya terjadi], tetapi ia adalah tipe pemain, dalam jangka pendek, yang bisa menguntungkan untuk United,” tegas Scholes.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

MU Tak Konsisten, Scholes Semprot Tiga Pemain Senior!

Vivagoal Liga InggrisLegenda Manchester United, Paul Scholes melihat jika para pemain senior tak bisa memberi contoh maksimal kepada para pemain muda MU. Ia pun menyebut hal tersebut bisa menjadi kendala untuk kebangkitan United.

Belakangan, Manchester United tengah mengalami inkonsistensi permainan. Setelah menang telak atas Chelsea di laga pembuka, Setan Merah lantas puasa kemenangan di tiga laga berikutnya. Terakhir, mereka harus puas bermain imbang 1-1 saat bertandang ke St. Mary’s Stadium, markas Southampton. MU sempat unggul lebih dulu melalui gol Daniel James, gawang mereka justru kebobolan oleh aksi Jannik Vestergaard pada babak kedua.

Laga kontra Southampton tersebut membuat legenda klub kecewa salah satunya adalah Scholes. Ia kemudian menyoroti minimnya kontribusi yang diperlihatkan oleh para pemain senior di laga tersebut. Tiga pemain MU yakni Nemanja Matic, Ashley Young, dan juga Paul Pogba disebutnya tak cukup baik membimbing para pemain muda.

“Saya kecewa dengan mereka [para pemain senior],” ujar Scholes saat bertemu Premier League TV usai laga. “Tapi saya tidak kecewa dengan pemain muda, namun lebih kepada para pemain yang lebih berpengalaman.”

“Saat Matic masuk, dia secara konstan kehilangan bola, Ashley Young membiarkan bola begitu saja, saya tidak tahu seberapa sering Paul Pogba kehilangan penguasaan [bola]. Mereka adalah orang yang menjadi panutan bagi pemain muda, contoh yang mereka saksikan,” lanjutnya.

Baca Juga: Hengkangnya Sanchez ke Inter Rugikan Manchester United, Kenapa?

Lebih lanjut Solskjaer mengatakan jika tim butuh waktu untuk benar-benar bangkit. Beberapa pemain yang tak dibutuhkan harus dilepas dan para pemain senior harus bisa melakukan tugasnya dengan lebih baik.

“Sampai Ole Gunnar Solskjaer sudah membersihkan siapa saja yang ia ingin keluarkan, melewati empat atau lima bursa transfer, United masih akan berada di belakang Manchester City, Liverpool, Chelsea dan Tottenham,” tambahnya.

“Anda harus bersabar dengan para pemain muda, tapi pemain berpengalaman harus bisa unjuk gigi. Kami telah melihat kembali betapa banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh para pemain berpengalaman, sulit bagi para pemain muda untuk bermain di tim seperti itu,” tandasnya.

Manchester United kini hanya bertengger di peringkat delapan dengan koleksi lima poin. Tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen sementara, Liverpool, yang sudah mendulang 12 angka sampai saat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dalam Dua Musim ke Depan, Man United Harus Dicoret dari Daftar Juara

Vivagoal Liga InggrisManchester United kembali gagal mendulang kemenangan. Teranyar, kala bertandang ke St Marry pada Sabtu (31/8) sore, Setan Merah harus puas berbagi angka 1-1 dengan tuan rumah. Legenda hidup United, Paul Scholes menilai timnya memang pantas dicoret dari daftar juara dalam dua musim ke depan. Kenapa?

Sejak memenangi partai perdana dengan skor 4-0 kontra Chelsea. United memang sulit mendulang kemenangan. Pekan lalu, mereka harus tumbang oleh Crystal Palace. Teranyar, mereka hanya mampu mendulang satu angka saat bermain di kandang Soton.

Tren negatif itu pun dikomentari dengan pedas oleh mantan pemain United yang juga merupakan jebolan Class of 92, Paul Scholes. Menurutnya, United memang tak pantas diunggulkan untuk menjadi juara.

“Dari pertunjukkan hari ini Anda harus merasa ada tiga atau empat bursa transfer sebelum mereka berada di tempat yang mereka inginkan,” kata Scholes kepada Premier League TV.

“United adalah United. Saya pikir Anda hampir harus mencoret United untuk dua tahun ke depan.

Baca Juga: Roma Resmi Pinjam Smalling dari Manchester United

Rentetan hasil buruk ini juga memperpanjang catatan kurang impresif Ole Solksjaer pasca menjabat sebagai pelatih United. Pelatih yang pernah menukangi Cardiff City itu hanya berhasil memenangi 3 laga dalam 14 partai yang telah dilakoni. Capaian ini jelas berbanding terbalik dengan apa yang diraihnya sebagai manajer interim.

Kala itu, dalam 17 laga yang dimainkan, Ole sukses mengemas 14 kemenangan. Hal ini juga membuat Scholes gatal membicarakan performa mantan rekan satu timnya itu.

“Saya pikir sampai Ole Gunnar menyelesaikan semua yang ia inginkan, ada empat atau lima jendela transfer. United akan berada di belakang Manchester City, Liverpool, Chelsea dan Tottenham.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Scholes Lihat Adanya Masalah di Lini Tengah MU, Apa Itu?

Vivagoal Liga Inggris – Paul Scholes melihat masih adanya lubang menganga di lini tengah permainan Manchester United saat mereka berhasil meraih kemenangan telak atas Chelsea kemarin.

Manchester United membuka musim baru Premier League dengan meyakinkan. Mereka berhasil melumat tim sekelas Chelsea dengan skor empat gol tanpa balas melalui brace Marcus Rashford, Anthony Martial dan Daniel James.

Baca juga: Legenda Hidup Manchester United Senang Dybala Gagal Merapat ke MU

Tentu kemenangan meyakinkan tersebut seperti pesan kepada para rival akan kebangkitan Setan Merah musim ini. Namun demikian, Scholes melihat adanya kelemahan di lini tengah yang harus segera diatasi.

“Saya khawatir soal itu,” tutur Scholes saat ditanya soal apakah Manchester United cukup tangguh di lini tengah kepada Optus Sport.

“Saya pikir Pereira sedikit terdiam pada hari ini. Dia memang punya kemampuan, dia masih muda, tidak bermain cukup sering. Saya pikir mereka akan menyadarinya saat bertemu dengan lawan yang lebih baik di lini tengah.” 

Lebih lanjut Scholes mengatakan jika dengan situasi seperti saat ini, MU harus bisa memanfaatkan serangan balik mereka. Andai tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer tersebut bertemu lawan dengan penguasaan bola lebih baik, maka permainan tim tak akan berjalan dengan lancar.

“Saya pikir, melihat apa yang terjadi hari ini, mereka susunan pemain yang sangat sempurna untuk melakukan serangan balik. Saya tidak yakin mereka adalah tim yang saat bertemu tim hebat, seperti Chelsea atau Manchester City, akan bersaing dengan mereka dalam hal penguasaan bola,” tambahnya.

Baca juga: Manchester United Resmikan Transfer Wonderkid Prancis

“Saya tidak yakin bahwa mereka cukup bagus untuk itu. Tapi bila mereka duduk dan bertahan seperti yang Maguire lakukan, pertahanan hebat Wan-Bissaka, lalu membiarkan Martial dan Rashford di sisi kiri dan memberi bola kepadanya, saya pikir mereka bisa menyakiti siapapun dengan serangan baliknya,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

5 Duet Gelandang Terbaik Sepanjang Masa

Vivagoal5 Fakta – Sosok gelandang di dalam sebauh tim sepak bola selalu memegang peranan penting. Berada di area sentral, gelandang selalu menjadi kunci permainan tim. 

Karenanya, seorang gelandang perlu memiliki visi bermain yang baik karena akan menjadi metronom dalam sebuah tim. Tak hanya itu, memiliki daya jelajah paling luas, gelandang diharuskan memisiki fisik yang prima dan kemampuan passing mumpuni untuk mensuplai bola ke semua lini.

Di era sepak bola modern, ada banyak tipikal gelandang. Seperti box to box, gelandang sayap, gelandang bertahan, hingga playmaker dan gelandang serang. Dimana masing-masing tipikal punya ciri bermain masing-masing.

Baca Juga: 5 Pemain Asia yang Berhasil Raih Gelar di Eropa

Karenanya, kontribusi gelandang di klub-klub elit Eropa pantas untuk diperhitungkan. Selalu bisa menjadi pembeda lantas membuat gelandang-gelandang top ini menjadi sumber inspirasi.

Meski perdebatan soal siapa yang terbaik di lini tengah tak pernah berhenti menjadi perdebatan,  Vivagoal mencoba merangkum lima duet gelandang terbaik darpi waktu ke waktu.

Diharap Jadi Bintang, Pemain Ini Justru Jadi Sumber Masalah di Chelsea

Vivagoal Liga InggrisLegenda Manchester United, Paul Scholes menyebut jika kehadiran Jorginho justru menjadi salah satu sumber masalah di Chelsea. Digadang akan menjadi kunci permainan tim, sang pemain disebut membuat permainan The Blues monoton dan mudah dibaca.

Kedatangan Maurizio Sarri sempat menghadirkan secercah harapan bagi Chelsea. Filosofi Sarriball yang ia terapkan sempat membuat Chelsea sulit disaingi di awal musim. Namun setengah musim berjalan, taktik Sarri mulai mudah diredam oleh lawan. Salah satu cara untuk mematikan taktik itu dengan mematikan Jorginho di lini tengah.

Pemain satu ini sejatinya menjadi pemain kesayangan Sarri. Bahkan Sarri membawanya langsung dari Napoli guna menjadi pembeda di lini tengah Chelsea. Jorginho sendiri bahkan membuat sosok N’Golo Kante harus terusir dari posisi terbaiknya. Hal itu, menurut Scholes, justru menjadi sebuah permasalahan baru di kubu Chelsea.

 

“Saya kira Chelsea tidak terlalu buruk, saya menikmati permainan Chelsea, saya hanya merasa ada beberapa masalah yang harus mereka tuntaskan,” tutur Scholes kepada TSN via Metro.

“Sejak awal musim, saya sudah berpikir bakal ada masalah terkait Kante dan Jorginho.”

Lebih lanjut, Scholes menjelaskan jika peran Jorginho benar-benar menghilang dalam laga tandang Chelsea. Ia disebut tak bisa bermain dengan stamina terbaiknya saat berada di luar kandang. Terlebih, saat  Chelse harus berhadapan dengan tim-tim besar.

“Khususnya saat laga tandang, anda bisa melihat bagaimana permainannya [Jorginho] terutama saat melawan tim-tim besar, dia tidak punya stamina yang mumpuni untuk terus berlari di lapangan.”

“Di Chelsea [kandang], dia baik-baik saja, permainan mereka rapat, Jorginho tidak terbuka. Saya kira pada laga tandang baru dia rapuh,” tutup Scholes.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pemain Ini Masih Belum Mampu Menjadi Solusi Lini Serang Chelsea

Vivagoal Liga InggrisPaul Scholes menyebut Chelsea harus segera berbenah jika ingin bersaing juara musim depan. Menurutnya, lini serang masih menjadi PR besar bagi tim yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut. Gonzalo Higuain, yang digadang-gadang mampu menjadi solusi atas permasalahan Chelsea belum mampu membuktikan diri.

Nama Gonzalo Higuain masih saja menjadi sorotan lantaran belum mampu menemukan performa terbaiknya kendati sudah bereuni dengan Maurizio Sarri di Chelsea. Seperti diketahui pemain yang dipinjam dari Juventus itu sempat menjadi mesin gol saat masih bermain di Napoli yang kala itu dilatih Sarri.

Performa minor juga diperlihatkan Higuain saat Chelsea bersua Manchester United akhir pekan kemarin. Ia tampil buruk secara keseluruhan. Hal tersebut tercermin tatkala dirinya gagal memaksimalkan peluang emas. Bahkan striker Argentina tersebut harus lima kali terjebak offside pada laga yang berkesudahan sama kuat itu.

 

Scholes menyebut Higuain benar-benar bukan solusi untuk lini depan Chelsea. Ia menyebut jika The Blues seperti bermain dengan sepuluh orang saat itu. Eks pelatih Oldham itu mengaku terkejut karena Sarri tak menggantinya dengan Olivier Giroud.

“Saya kira penyerang tengah Chelsea adalah masalah besar mereka musim ini. Higuain tampil buruk hari ini, Chelsea nyaris bermain dengan 10 orang saja,” tutur Scholes kepada Metro.

“Saya kira Giroud, setidaknya dalam 20 menit terakhir, bakal diberi kesempatan bermain. Namun ternyata tidak.”

Scholes sendiri coba melihat lebih jauh terkait masalah ini. Ia menilai jika hal tersebut tak segera terselesaikan, maka Chelsea akan mengalami masalah lebih besar musim depan mengingat Eden Hazard dikabarkan akan angkat kaki pada musim panas nanti.

“Apa yang akan mereka lakukan jika Hazard pergi? Saya tidak terlalu yakin, itu jelas akan menjadi masalah besar untuk tim manapun jika ditinggal pemain sehebat dia.”

“Saya senang melihat Chelsea terus berkembang, saya kira mereka punya beberapa pesepak bola hebat. Namun, apakah mereka cukup kuat jadi penantang juara? Saya kira mereka kurang dua atau tiga pemain untuk melakukannya,” tutup Scholes.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Lagi! Legenda MU Akan Kembali ke Old Trafford

Vivagoal Liga InggrisSebuah kabar menarik datang dari Manchester United. Disebutkan jika manajemen Setan Merah siap merekrut Paul Scholes sebagai bagian dari tim mereka untuk musim depan.

Rencana MU melakukan perubahan besar-besaran terkait struktur kepelatihan untuk musim depan tengah santer diberitakan. Langkah tersebut dilakukan demi memperbaiki performa tim musim ini yang jauh dari kata memuaskan.

Ole Gunnar Solskjaer yang telah diangkat sebagai pelatih tetap disebut mencari sosok baru untuk tim pelatih mereka. Hal ini menyusul kabar bahwa sang asisten, Mike Phelan akan dipromosikan menjadi Direktur Teknik klub, sehingga mereka butuh tambahan tenaga di tim pelatih mereka.

 

Menurut laporan dari Metro, Solskjaer sudah memutuskan untuk menunjuk kandidat yang tepat untuk tim pelatihnya. Ia tertarik bekerja bersama kembali dengan mantan rekan setimnya, Paul Scholes musim depan.

Sama halnya dengan Solskjaer, Scholes merupakan salah satu ikon klub di era Sir Alex Ferguson. Ia dikenal memiliki visi permainan serta teknik yang sangat tinggi sehingga ia disebut-sebut sebagai salah satu gelandang terbaik pada masanya.

Menurut Solskjaer, Scholes akan menjadi tambahan amunisi di balik layar yang mumpuni untuk kembali membangkitkan klub. Scholes dinilai akan mampu membimbing para gelandang Man United yang belakangan tampil inkonsisten.

Andai Scholes bersedia menerima tawaran tersebut, maka ini akan menjadi kali kedua dirinya berdiri di depan barisan para pemain.  Sebelumnya ia sempat bergabung dengan staff pelatih MU selama kurang lebih dua bulan. Saat itu ia dimintai tolong oleh Ryan Giggs yang menjabat sebagai pelatih interim usai ditinggal oleh David Moyes.

Namun kali ini Scholes dinilai akan datang dengan kemampuan yang lebih baik. Hal ini tidak lepas dari kesempatan yang ia terima untuk melatih Oldham Athletic, meski ia hanya bertahan selama 31 hari sebagai manajer tim divisi dua Inggris tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS