Tag: Scudetto

Selain Napoli dan Inter, Tim Ini Diklaim Mampu Menjadi Penantang Scudetto

0

Vivagoal Serie AFullback Juventus, Alex Sandro mengklaim jika Atalanta merupakan tim yang siap bersaing untuk memperebutkan Scudetto musim ini. Hal itu tak lepas dari mampunya mereka merusak tatanan empat besar Serie A.

Teranyar, Atalanta sukses menorehkan hasil impresif kala memukul Udinese dengan skor 7-1. Namun beberapa hari berselang, mereka hanya mampu bermain imbang dengan Napoli 2-2. Meski demikian, hasil tersebut tak membuat mereka keluar dari posisi ketiga klasemen sementara Serie A.

Sandro melihat La Dea bisa menjadi batu sandungan Juventus untuk merengkuh Scudetto. Menurutnya, ada tiga tim yang ampu merusak dominasi Juve yakni Inter Milan, Napoli dan Atalanta. “Tiga tim itu akan menyulitkan kami di akhir musim,” ungkapnya kepada Sky Sports italia, seperti dinukil Goal International.

Dalam kesempatan yang sama, Sandro juga menilai jika rekrutan anyar Juventus, Matthijs De Ligt harus diberikan waktu beradaptasi guna bermain lebih baik lagi bersama Si Nyonya Tua. Sekedar catatan, performa De Ligt memang tengah menjadi sorotan karena ia masih belum menunjukan stabilitas permainan bersama Juve.

Baca Juga: Menang Besar, Tim Ini Resmi Masuk Buku Rekor Serie A!

“Kami perlu memberi dia waktu. Saya melihat dia tidak berada dalam kesulitan. Sebaliknya, dia tampak tumbuh berkembang bagi saya. Dia adalah bek yang sangat kuat,” tandasnya.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Jangan Dulu Pikirkan Scudetto, Inter!

Vivagoal Serie A – Marcelo Brozovic menyebut jika Inter kini harus fokus menjaga ritme permainan mereka musim ini ketimbang memikirkan kemungkinan juara di akhir musim.

Inter Milan membuka musim 2019/20 dengan meyakinkan. I Nerazzurri berhasil mengunci kemenangan empat gol tanpa balas atas tamunya Lecce di Giuseppe Meazza, Selasa (27/8/2019) dini hari tadi. Empat gol tuan rumah masing-masing dicetak oleh Marcelo Brozovic, Stefano Sensi, Romelu Lukaku, dan Antonio Candreva.

Baca juga: Koeman: De Ligt Masih Beradaptasi dengan Sepak Bola Italia

Kemenangan tersebut tentu menjadi bukti nyata jika tim besutan Antonio Conte itu merupakan penantang gelar juara Serie A musim ini. Dominasi Juventus selama delapan musim terakhir bisa saja berakhir musim ini.

Namun demikian, Brozovic enggan lupa daratan. Sang pemain justru cukup ragu dengan kapabilitas timnya untuk bisa menjadi juara di akhir musim karena ini baru pekan perdana Serie A.

“Mungkin iya, mungkin tidak,” tutur gelandang berumur 26 tahun tersebut saat ditanya awak media yang menghampirinya. “Kami akan lihat apa yang akan terjadi pada laga berikutnya,” sambungnya.

Lebih lanjut Brozovic ingin timnya lebih fokus dengan diri sendiri terutama untuk bisa menjaga konsistensi penampilan. Kemenangan tentu menjadi tujuan utama baik bagi tim maupun fans yang terus setia memberikan dukungan.

Baca juga: Jika Terus Dicadangkan, De Ligt Bisa Kehilangan Tempatnya di Timnas!

“Kami terlalu banyak melakukan kesalahan umpan di awal awal pertandingan. Namun kemudian kami bermain lebih baik dan pantas mendapatkan kemenangan ini,” kata Brozovic kepada DAZN.

“Sangat menyenangkan melihat antusiasme fans dan kami harap bisa mempertahankan ini di beberapa laga selanjutnya. Saya senang. Kami berharap dapat menjaga performa ini pada laga-laga berikutnya,” sambungnya.

“Saya adalah seorang gelandang, jadi saya harus mengawasi semuanya di lapangan. Saya berusaha melepas tembakan dengan baik dan menjadi gol. Namun kemenangan adalah hal yang paling penting.”

Baca juga: Manisnya Debut Lukaku Bersama Inter

Berikutnya Inter Milan akan melawat ke markas Cagliari dalam laga pekan kedua Serie A nanti. Pertandingan tersebut rencananya akan digelar pada hari Senin (2/9/2019) pekan depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Juara Lagi, Ini Catatan Menakjubkan Juventus Musim Ini

Vivagoal Serie AGelar juara musim ini berhasil Juventus amankan setelah meraih kemenangan 2-1 atas Fiorentina di pekan ke-33. Sederet catatan gemilang pun berhasil dicatatkan baik oleh klub, pelatih maupun pemainnya.

Mengawali laga usai terluka di Liga Champions, Juventus berhasil melakukan comeback kala menjamu Fiorentina di Allianz Stadium, Sabtu (20/4/2019). Tambahan tiga poin memastikan mereka sebagai juara Serie A musim dengan koleksi 87 poin dari 33 laga, unggul 20 angka dari Napoli.

Bagi Juventus, scudetto musim ini menjadi gelar Liga Italia yang bisa diraih delapan kali secara beruntun, sejak musim 2011/12 hingga 2018/19. Catatan tersebut membuat mereka menjadi tim pertama yang mampu meraih gelar juara liga delapan kali secara beruntun, di lima liga top Eropa (Italia, Prancis, Inggris, Spanyol, Jerman).

 

Catatan gemilang juga dibukukan oleh pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. Tercatat ia sudah berhasil meraih scudetto  kelima secara beruntun di Juve sejak gabung pada 2014/15 atau memiliki enam scudetto secara keseluruhan, setelah gelar pertamanya bersama AC Milan.

Pelatih 51 tahun itu kini ada di posisi kedua sebagai pelatih terbanyak dengan gelar scudetto. Allegri kalah satu gelar dari Giovanni Trapattoni, yang selanjutnya ada Fabio Capello dan Marcello Lippi dengan masing-masing tujuh scudetto.

Dari pemain, Cristiano Ronaldo tentu menjadi yang paling disorot. Kendati gagal membawa Juventus melaju jauh di Liga Champions, namun scudetto kali ini mungkin cukup mengobati kekecewaannya.

Tercatat CR7 kini sudah meraih tiga gelar juara liga di tiga liga top Eropa. Ronaldo pernah merasakan gelar juara liga bersama Manchester United di Premier League, Real Madrid di La Liga Spanyol dan kini bersama Juventus di Serie A.

Melihat dominasi yang mereka lakukan musim ini, bukan mustahil mereka masih akan mengulangi hal yang sama musim depan. DIpastikan Juventus masih akan merajai Serie A di musim mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Capello: Scudetto Inter Seperti Lelucon

VivagoalSerie A – Juventus kembali menggugat gelar juara Serie A 2005/06 yang saat ini dipegang oleh Inter Milan dicopot. Capello yang kala itu merupakan pelatih Juventus mengatakan jika keputusan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) saat itu tidaklah adil.

Ketika skandal Calciopoli mengejutkan publik pada 2006, Juventus yang terbukti bersalah harus merelakan dua Scudetto mereka melayang.  FIGC memutuskan gelar 2004/05 dinyatakan kosong, sementara titel 2005/06 jatuh ke tangan Inter Milan yang mengakhiri kompetisi di posisi ketiga.

Keputusan tersebut keluar setelah AC Milan, yang menempati posisi kedua, juga terbukti terlibat dalam pengaturan skor. Sehingga dijatuhi sanksi pengurangan poin, bersama Lazio, Fiorentina, Reggina dan Arezzo.

Fabio Capello yang merupakan juru taktik Juventus pada musim 2004 hingga 2006 pun merasa keputusan FIGC tersebut tidak adil. Ia bahkan dengan tegas mengatakan jika scudetto untuk Inter saat itu seperti sebuah lelucon.

“Ya, jelas itu sebuah lelucon dan jelas tidak adil untuk memberikan Scudetto ke Inter. Waktu untuk penyelidikan tidak dihormati dan peraturan yang ada tidak memungkinkan keadilan olahraga berjalan dengan baik. Guido Rossi, komisaris luar biasa FIGC pada saat itu juga bertindak terlalu tergesa-gesa,” kecam Capello dikutip La Gazzetta dello Sport.

Pihak Juventus sendiri tak kenal lelah melayangkan banding atas kasus tersebut.Tuntutan mereka adalah meminta gelar scudetto atas Inter di musim 2005/06 dicopot atau dikosongkan. Hanya saja dua kali sudah mereka melayangkan banding namun pihak FIGC masih bergeming dan tetap menyatakan jika Juventus bersalah.

Terbaru disebutkan jika petinggi Juventus kembali melayangkan banding pada akhir pekan kemarin. Juventus yang merajai scudetto di Serie A tampak tak ingin satupun trofi berada dalam lemari koleksi tim-tim rival mereka terutama Inter Milan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Seria A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS