Tag: Steven Gerrard

5 Duet Gelandang Terbaik Sepanjang Masa

Vivagoal5 Fakta – Sosok gelandang di dalam sebauh tim sepak bola selalu memegang peranan penting. Berada di area sentral, gelandang selalu menjadi kunci permainan tim. 

Karenanya, seorang gelandang perlu memiliki visi bermain yang baik karena akan menjadi metronom dalam sebuah tim. Tak hanya itu, memiliki daya jelajah paling luas, gelandang diharuskan memisiki fisik yang prima dan kemampuan passing mumpuni untuk mensuplai bola ke semua lini.

Di era sepak bola modern, ada banyak tipikal gelandang. Seperti box to box, gelandang sayap, gelandang bertahan, hingga playmaker dan gelandang serang. Dimana masing-masing tipikal punya ciri bermain masing-masing.

Baca Juga: 5 Pemain Asia yang Berhasil Raih Gelar di Eropa

Karenanya, kontribusi gelandang di klub-klub elit Eropa pantas untuk diperhitungkan. Selalu bisa menjadi pembeda lantas membuat gelandang-gelandang top ini menjadi sumber inspirasi.

Meski perdebatan soal siapa yang terbaik di lini tengah tak pernah berhenti menjadi perdebatan,  Vivagoal mencoba merangkum lima duet gelandang terbaik darpi waktu ke waktu.

Steven Gerrard Ogah Lepas Pemain Kuncinya Gabung ke Tim Italia

Vivagoal Berita BolaPelatih Glasgow Rangers, Steven Gerrard buka suara terkait masa depan juru gedor andalannya, Alfredo Morelos. Pria asal Merseyside menyebut tak akan melepas Morelos ke tim manapun karena ia masih membutuhkan jasa sang striker.

Bedasarkan laporan onefootball, raksasa Italia, AC Milan disebut tertarik meminang Morelos. Pemain berusia 23 Tahun tersebut memang tampil impresif bersama Rangers dengan menorehkan 30 gol serta menyumbangkan 11 assist untuk taksasa SFL itu.

Milan memang membutuhkan sosok berkualitas namun memiliki harga yang murah guna memperkuat timnya musim depan. Kebetulan, Morelos masuk dalam kriteria tersebut. Bedasarkan laman transfermarkt, harga pasaran pemain asal Kolombia tersebut hanya berada di angka tiga juta Euro. Angka tersebut tentu sangat mudah dikeluarkan oleh Milan. Namun pelatih Rangers, Steven Gerrard menolak melepas bintangnya.

“Kami (saya dan Alfredo) akan tetap bersama. Ia adalah terpenting dalam Rangers,” buka Gerrard pasca laga kontra Derby Country beberapa waktu lalu. “Jika kalian bertanya apakah saya akan melepasnya, jawabannya tentu tidak. Saya akan ia menjadi bagian dari kejayaan Rangers,” ungkap mantan kapten Liverpool tersebut.

Sejauh ini, Morelos memang terbilang moncer. Di musim baru ini, pemain yang pernah merumput di Liga Finlandia itu sudah mencetak 4 gol dari 3 laga yang dimainkan Rangers di kualifikasi Europa League.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Legenda Liverpool Menolak Tawaran Tangani Tim Divisi Dua Inggris

0

Vivagoal Liga Inggris Frank Lampard tengah diincar Chelsea untuk menjadi suksesor Maurizio Sarri yang memutuskan pulang ke Italia untuk menangani Juventus. Sementara itu, tim yang ditangani Lampard, Derby Country menawarkan posisi jabatan pelatih untuk Steven Gerrard namun yang bersangkutan menolak. Kenapa?

Lampard, yang baru memulai karir kepelatihannya musim ini menjadi buah bibir. Pertama, mantan pemain New York City FC itu sukses membawa Derby menaklukan Manchester United di putaran ketiga Piala FA 2018/19 melalui drama adu penalti.

Kedua, Lampard juga sukses membawa derby ke Play off Championship guna memperebutkan satu tiket tersisa ke Liga Premier. Namun sayang di laga tersebut, Derby harus kalah dari Aston Villa. Sehingga musim depan, The Rams masih akan berkutat di kasta kedua sepak bola Inggris tersebut.

Raihan tersebut pun membuat Chelsea disebut tak ragu untuk meminang mantan bintangnya kembali ke Stamford Bridge untuk menjadi pelatih guna menangani Callum Hudson-Odoi dan kolega. The Blues pun kabarnya siap membeli kontrak Lampard bersama Derby yang baru akan habis 2021 mendatang.

Derby Country pun berjaga-jaga mencari suksesor Super Frank. Menurut laporan The Times, tim yang pernah ditangani manajer legendaris Inggris Brian Clough tersebut siap menunjuk Steven Gerrard yang kini menjabat sebagai pelatih Glasgow Rangers untuk menggantikan Lampard. Namun sayang, legenda hidup Liverpool tersebut menolak mentah-mentah ajakan Derby.

Laporan tersebut mengungkapkan jika Gerrard akan menghormati kontraknya sebagai pelatih Rangers hingga tiga musim ke depan. Pria yang pernah memperkuat LA Galaxy ini disebut memilih bertahan dan menimba pengalaman sebanyak-banyaknya di Skotlandia sebelum akhirnya kembali untuk menangani tim Liga Premier.

Gerrard sendiri saat ini sukses memberikan perlawanan berarti kepada rival abadi Rangers di Skotlandia Glasgow Celtic. Ia beberapa kali tercatat pernah mengalahkan The Bhoys. Bahkan di akhir musim, Rangers berhasil menempel ketat Celtic yang akhirnya keluar sebagai juara Scottish Premier League musim 2018/19.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ternyata, Legenda Liverpool Ini Sangat Dikagumi Sterling

Vivagoal Liga Inggris Raheem Sterling terus mendapat pujian tidak hanya saat berada di atas lapangan namun juga sikap dan perilaku yang ia tunjukkan saat berada di luar lapangan. Nyatanya ada sosok legenda Liverpool yang telah membuatnya memaknai hidup dengan lebih baik.

Bukan rahasia lagi jika kesuksesan Manchester City mendominasi kompetisi domestik dalam dua musim terakhir merupakan sumbangsih salah satu pemainnya, Raheem Sterling. Musim ini misalnya, ia berhasil membawa Manchester City memuncaki klasemen Premier League musim ini dengan total raihan 89 poin. Sterling punya kontribusi besar. Eks akademi QPR itu tampil pada 31 laga, dengan donasi 17 gol dan 10 assist.

Berkat penampilan impresifnya bersama City, ia juga berhasil masuk dalam kandidat pemain terbaik Premier League versi PFA pada musim 2018/19.

 

Selain tampil impresif di atas lapangan, Sterling mendapat banyak pujian berkat aksinya di luar lapangan. Sterling tampak rajin melawan aksi rasisme di sepak bola. Sterling juga baru saja menyumbang ongkos pemakaman Damary Dawkins, fans Crystal Palace yang meninggal karena kanker.

Di balik sikapnya tersebut, Sterling mengaku jika apa yang ia lakukan terinspirasi oleh Steven Gerrard. Baginya, mantan kapten Liverpool itu adalah figur yang sangat ia kagumi.

“Saat masih bermain untuk Liverpool, saya mempunyai orang hebat di sekitar saya seperti Steven Gerrard yang begitu saya kagumi,” ucap Sterling dikutip dari BT Sports.

“Melihatnya dan berpikir apa yang bisa saya lakukan dalam diri saya untuk bisa menjadi manusia dan pemain yang seperti Gerrard. Anda harus berkembang, bukan hanya di lapangan, tapi juga tentang yang berada jauh dari lapangan,” sambung Sterling.

Tidak hanya itu saja, Sterling dikenal sebagai sosok yang tidak egois. Terbukti dengan pernyataannya yang menyebut tak terlalu perduli dengan namanya yang masuk ke dalam daftar kandidat pemain terbaik musim ini. Ia bahkan menyebut Harry Kane lebih pantas berada di sana ketimbang dirinya.

“Saya memilih Harry Kane yang telah mencetak banyak gol setiap tahun. Dia melakukan banyak hal untuk tim dan memberikan segalanya untuk tim. Dia bekerja keras, etos kerja dan cara dia mengurus dirinya sendiri,” tandas Sterling.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Gerrard Akan Sangat Bahagia Apabila United Mengalami Ini

VivagoalLiga Champions – Steven Gerrard mengaku akan sangat senang apabila Manchester United tak lolos ke saat melawat ke Paris. Hal tersebut diutarakannya dari sudut pandang dirinya sebagai fans Liverpool. Meski demikian ia mendukung penuh keputusan wasit dan penggunaan VAR.

Misi ‘mustahil’ berhasil ditaklukkan oleh Manchester United saat berhasil menyingkirkan Paris Saint-Germain di pentas Liga Champions. Keduanya sendiri bertemu di babak 16 besar.

Berkunjung ke Parc des Princes, MU datang dengan ketertinggalan agregat dua gol usai kalah di Old Trafford. Namun secara fantastis mereka berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan skor 1-3. Agregat 3-3 membuat United berhak lolos melalui pertimbangan gol tandang.

Beberapa pihak lantas memberikan penilaiannya terkait keputusan wasit memberikan hadiah penalti di menit 90+4. Penalti sendiri diberikan setelah Presnel Kimpembe dinilai melakukan handball saat berusaha mengeblok tendangan Diogo Dalot usai wasit mengoreksi melalui Video Assistant Referee (VAR).

Tak sedikit dari mereka yang mengkritik keputusan wasit, namun Steven Gerrard menjadi salah satu yang mendukungnya. Meski hal tersebut cukup sulit diterimanya sebagai fans Liverpool, namun kinerja dan pertaturan wasit harus tetap mendapat apresiasi.

“Aturan tetaplah aturan dan kita semua harus mengharapkan dan menghormatinya,” ucap Gerrard pada Sky Sports. Aturannya tentu tidak akan berubah dalam satu musim. Seperti inilah adanya.”

“Mendengarkan komentar beberapa perangkat pertandingan tentang itu sangat menarik karena mereka mengatakan keputusan penalti itu benar dan wasit sudah mengambil keputusan yang benar, tetapi ketika saya melihatnya sendiri, pemain belakang PSG itu diperlakukan kurang adil. Ini sangat menyakitkan bagi PSG tetapi jika Anda melihat aturan, itu adalah keputusan yang tepat,” terangnya.

“Itulah sebabnya VAR sangat penting karena tanpa itu, penalti tersebut pasti terlewatkan dan Manchester United tersingkir, yang tentu akan bagus dari sudut pandang penggemar Liverpool tetapi itu akan menjadi ketidakadilan bagi mereka [United],” ujarnya.

Bagi PSG, ini menjadi kali kedua mereka gagal lolos dari fase gugur usai unggul telak di leg pertama setelah hal serupa dialami kontra Barcelona. Sedang bagi United mereka menjadi klub pertama dalam sejarah Liga Champions yang mampu lolos fase gugur usai kalah 0-2 di kandang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di vivagoal.com

5 Fakta Yang Tak Terungkap Dari Steven Gerrard

Vivagoal5 Fakta – Steven Gerrard adalah pemain sepakbola asal Inggris yang dikenal lewat kiprahnya membela klub Liverpool. Ia juga disebut-sebut sebagai salah satu gelandang tengah terbaik yang dipunyai Inggris.

Gerrard lahir di Whiston, Merseyside, Inggris, pada 30 Mei 1980 dengan nama Steven George Gerrard. Ia mempunyai saudara laki-laki, Paul Gerrard, yang juga berprofesi sebagai pemain sepakbola.

Karir sepakbola Gerrard dimulai ketika memperkuat tim asal kotanya, Whiston Juniors. Lalu, karena usul pemandu bakat Liverpool, ia pun bergabung dengan akademi Liverpool pada usia sembilan tahun.

Ia menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama ‘The Reds’ pada 5 November 1997, ketika umurnya baru menginjak 17 tahun.

Debutnya untuk Liverpool baru terjadi setahun berikutnya, tepatnya 29 November 1998, ketika berjumpa Blackburn Rovers dalam pertandingan Liga Inggris.

Saat itu, Gerrard masuk menjelang laga berakhir untuk menggantikan Vegard Heggem.

Menurut analisa dari VIGO, inilah 5 Fakta yang Tak Terungkap dari Legenda Liverpool, Steven Gerrard.

Gerrard Percaya Mourinho Masih Akan Hadirkan Trofi Untuk MU

VivagoalLiga Inggris – Pelatih Glasgow Rangers, Steven Gerrard mengaku sama sekali tidak meragukan kualitas Mourinho. Di tengah kabar miring atas dirinya, Gerrard yakin Mou masih akan memberikan gelar untuk United.

Setelah memutuskan gantung sepatu Gerrard masih belum bisa lepas dari Liverpool dimana ia sempat menjadi pelatih pemain muda The Reds. Beberapa lama setelahnya ia pun mengambil langkah besar dengan menerima pinangan Rangers sebagai pelatih.

Hasilnya pun tak terlalu buruk dimana timnya kini bertengger di peringkat tiga klasemen terpaut hanya empat angka dari Celtic yang kebetulan dinahkodai eks pelatih Liverpool, Brendan Rodgers.

Kendati begitu kental dengan Liverpool, namun Gerrard nyatanya hampir hengkang pada 2005 lalu dan tujuannya Chelsea. Langkah mengejutkan tersebut hampir dia ambil setelah ada ketertarikan pelatih The Blues saat itu, Jose Mourinho.

Hanya saja keputusan ada di tangannya dimana ia memutuskan untuk bertahan dan membela satu tim di Inggris yakni Liverpool.

Melihat kiprah Mourinho yang cukup kesulitan musim ini, Gerrard pun angkat suara. Ia menilai jika situasi yang terjadi antara Mou dengan para pemain maupun manajemen klub tidak akan mengurangi sedikitpun kualitas yang dimilikinya.

Seperti diketahui sejak musim panas kemarin santer kabar keretekan hubungan antara Mou dan pemilik klub yang enggan menyetujui rencana belanja pemain Mou. Hasilnya penampilan United pun jauh dari harapan dimana ia juga bersitegang dengan beberapa pemain dimana akhirnya United kini terperosok di peringkat delapan dan terpaut 12 poin dari Manchester City di puncak klasemen.

Adapun Gerrard tetap berada pada pendiriannya dimana ia percaya Mou adalah seorang legenda. Ia pun tak meragukan jika pelatih asal Portugal tersebut akan masih memberikan trofi juara untuk United.

“Saya yakin hanya satu kata untuk Mourinho, pemenang. Dia adalah seorang pemenang sejati. Seorang pemenang akan merubah sikapnya ketika merasa hal-hal di sekitarnya bisa memengaruhi peluang untuk juara, ” jelasnya dilansir Mirror.

“Tapi dia tetaplah manajer kelas dunia dan sudah memenangi beberapa trofi di United. Tidak akan mengejutkan buat saya jika ia memenangi beberapa trofi lagi di sana.”

“Saya pikir dia melakukan beberapa hal dengan sengaja untuk menggembleng dan mengangkat mental tim. Akan sangat bodoh jika kita tidak melihatnya,” kata Gerrard.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Gerrard Akhirnya Buka Suara Terkait Insiden ‘Slipped Gerrard’

VivagoalLiga Inggris – Steven Gerrard mengatakan jika jelang laga yang membuatnya terjatuh tersebut ia harus menerima suntikan penahan rasa sakit. Namun ia enggan mengatakan jika itu adalah penyebab utama ia terpeleset saaat melawan Chelsea.

Musim 2013/14 sempat berjalan meyakinkan bagi Liverpool kala itu. Di bawah asuhan Brendan Rodgers, Liverpool mampu tampil super atraktif dengan raihan gol yang sangat mentereng berkat kontribusi Daniel Sturridge dan tentu saja Luis Suarez.

Hanya saja laju apik Liverpool mulai menurun jelang penghujung musim. Salah satunya adalah saat mereka menjamu Chelsea di Anfield. Jelang beberapa laga penentuan, Liverpool justru kalah 0-2 pada saat itu.

Yang paling diingat tentu saja kejadian dimana Steven terpeleset sehingga membuat Demba Ba dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang Simon Mignolet.

Setelahnya Liverpool mulai kehilangan kepercayaan diri dan terpaksa memberikan trofi juara ke Manchester City.

Gerrard sendiri akhirnya buka suara atas insiden yang membuat para fans rival membuat chant dengan semboyan ‘Slipped Gerrard’ tersebut. Pada rilis film biopic tentang dirinya yang berjudul Make Us Dream ia menjelaskan jika jelang pertandingan ia sudah mengalami masalah pada punggung dan harus menerima suntikan penahan rasa sakit. Meski demikian ia tidak akan menjadikan itu sebagai sebuah alasan.

“Jangan pikir itu adalah alasan utama saya. Apa yang terjadi adalah sebuah kesialan murni, tetapi, ketika Anda membuat buku atau film, terutama dengan orang-orang yang telah memenangkan Oscar dan membuat film seperti Amy (Winehouse) dan (Ayrton) Senna, Anda harus berlaku jujur dan terbuka sebisa Anda,” seru Gerrard seperti dilansir Daily Mail.

Gerrard sendiri kini tengah merintis karier kepelatihannya dimana ia saat ini melatih Glasgow Rangers. Mereka kini tengah menempati peringkat tiga dengan selisih empat poin dari Celtic yang dilatih oleh Brendan Rodgers.

Saat ditanya akankah ia melatih Liverpool suatu saat nanti, Gerrard pun berharap hal tersebut bisa terwujud suatu saat nanti.

“Saya ingin memenangkan trofi, mencapai sesuatu yang istimewa. Jadi saya ingin kembali ke masa tersebut. Saya berharap saya mendapat kesempatan untuk mencoba satu hari nanti,” tandasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Gerrard Bangga Rangers Pecahkan Rekor Eropa

0

VivagoalBerita Bola – Steven Gerrard memuji penampilan tim asuhannya Glasgow Rangers. Rangers berhasil memecahkan rekor yang sudah bertahan selama 25 tahun. Glasgow Rangers menjadi tim yang tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan di kompetisi Eropa.

“Saya sungguh senang dan bangga dengan capaian tim secara keseluruhan. Apalagi setelah saya mengetahui kalau kami sudah menorehkan sejarah baru,” kata Gerrard seperti dilansir dari Sports Mole.

Sebelumnya, pada lanjutan Liga Europa, Glasgow Rangers berhasil menahan imbang Spartak Moskwa tanpa gol. Hasil ini sekaligus membuat Rangers belum terkalahkan selama 11 pertandingan yang dijalani musim ini.

“Semua pemain layak diberi pujian karena kami mampu bangkit sejak kekalahan yang diderita 12 bulan lalu, dari Luxembourg. Saat ini kemampuan kami meningkat dengan pesat.” tegas Gerrard yang pensiun sebagai pemain setahun lalu.

Catatan apik ini sekaligus memecahkan rekor satu musim yang pernah skuat Walter Smith di musim 1992/93 tuk pertandingan tidak terkalahkan di kompetisi Eropa.

Hal tersebut membuat Gerard merasa sangat bangga dengan performa tim besutannya. Gerrard bahkan menganggap para pemain Rangers pantas diganjar pujian berkat penampilan impresif mereka selama ini.

“Ini akan menjadi bahan cerita yang menyenangkan buat semua pendukung kami. Namun kami harus segera fokus ke Aberdeen akhir pekan, karena ini sebuah laga besar,” lanjut Gerrard.

Selalu update berita bola terkini seputar dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS