Tag: The Reds

Klopp Tegas Tak Akan Jual Pemainnya!

Vivagoal Liga Inggris – Sebuah laporan mengungkapkan bahwa Liverpool, tim juara Liga Champions musim 2018-2019 tersebut tidak akan menjual pemainnya pada bursa transfer musim dingin 2020 ini.

Diketahui bahwa Liverpool telah menandatangani kontrak satu pemain anyarnya. Pemain sayap RB Salzburg, Takumi Minamino resmi memakai jersey Liverpool pada musim ini.

Kehadiran sosok Minamino membuat Lini Serang Liverpool semakin banyak. Hasilnya, ada gosip mengungkapkan bahwa Jurgen Klopp akan menjual beberapa pemainnya pada musim dingin Januari ini.

Diwartakan dari The Mirror bahwa kabar tersebut tidaklah benar. Klopp mengatakan tetap ingin mempertahankan komposisi timnya sampai akhir musim mendatang.

Baca Juga: 5 Fakta Pemain Terbaik yang Dimiliki Liverpool

Masih dalam laporan yang sama, pelatih asal Jerman tersebut membutuhkan semua pemainnya hingga akhir musim mendatang.

Ia merasa bahwa ada chemistry yang bagus di antara para pemainnya. Para pemain cadangan maupun pengganti di Liverpool dinilai sangat memahami taktik yang telah ah di rumuskan oleh Jurgen Klopp.

Oleh karena itu, Jurgen klopp sangat membutuhkan jasa dari mereka agar Liverpool dapat mengamankan gelar juara Liga Premier Inggris pada akhir musim mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Jaga Konsistensi, Kunci Liverpool Dapatkan Gelar Liga Inggris

Vivagoal Liga Inggris – Pada musim 2018-2019 silam, Liverpool harus merelakan gelar juara Liga Premier Inggris kepada Manchester City dengan selisih angka satu poin.

Saat itu, Roberto Firmino dan kolega telah mengumpulkan 97 poin. Namun rival abadinya Manchester City setelah mengumpulkan 98 poin.

Jumlah poin tersebut membuat Liverpool hanya menduduki runner-up dengan koleksi poin terbanyak sepanjang sepak bola Liga Inggris.

Saat ini, klub berjuluk The Reds tersebut tidak ingin mengulangi hal buruk itu lagi. Pemain andalan Liverpool saat ini, Roberto Firmino menggunakan kombinasi antara kepercayaan diri dan kekecewaan untuk membawa timnya juara pada musim 2019-2020 ini.

Baca Juga: 5 Fakta Pemain Terbaik yang Dimiliki Liverpool

“Kami tentunya sangat kecewa bahwa kami tidak bisa menang pada musim lalu,” ucap pemain asal Brasil tersebut kepada Premier League Production.

“Sebetulnya, Kami mempunyai peluang pada musim ini dan itu tergantung kepada konsistensi tim. Liverpool perlu bekerja keras untuk terus mempertahankan dan mengikuti jalan yang telah diarahkan oleh sang pelatih,” imbuhnya.

“Kami akan menjalani pertandingan demi pertandingan dan siap menjaga mental untuk menjadi juara hingga akhir musim nanti,” lanjutnya.

Roberto Firmino juga menambahkan bahwa Liverpool pada musim ini akan terus percaya diri dan bisa memenangkan semua pertandingan yang dijalani.

“Tentunya, kami akan percaya diri pada musim ini. Saya yakin tim kami akan memenangkan semua pertandingan Yang kita jalani saat ini untuk meningkatkan rasa percaya diri untuk menjadi juara. Yang kami butuhkan saat ini hanya melanjutkan momentum kemenangan ini,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Liverpool Punya Modal Untuk Jadi Invincibles

Vivagoal Liga Inggris – Bek legendaris Arsenal, Martin Keown melihat jika Liverpool memiliki semua syarat untuk bisa meraih predikat invincibles dan menyelesaikan musim 2019/20 tanpa terkalahkan.

Sejarah invicible di Premier League terakhir kali terjadi saat Arsenal keluar sebagai juara pada msuim 2013/04. Mereke berhasil meraih trofi berbalut emas setelah tak meraih satu pun kekalahan musim itu.

Kala itu Arsene Wenger berhasil membawa Arsenal meraih 26 kemenangan dari 38 pertandingan dan imbang 12 kali untuk finis 11 poin dari peringkat kedua Chelsea. Arsenal pun menjadi klub kedua yang berhasil mengarungi musim tanpa kekalahan sejak Preston North End melakukannya di edisi perdana pada 1988/89.

Kini hal serupa tengah disongsong oleh Liverpool. Mereka memiliki catatan belum kalah dari 20 laga yang sudah dijalani (19W1D). Keown pun melihat jika Liverpool memiliki syarat untuk bisa mengulangi catatan gemilang Arsenal 17 tahun silam.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Arsenal dan Liverpool

“Selama musim Invincibles Arsenal di 2003/04, Saya melihat pemain lawan bersama Thierry Henry, Deenis Bergkamp di lorong. Mereka meminta mereka untuk tukar jersey usai laga, bahkan sebelum masuk ke lapangan,” tulis Kewon di Daily Mail.

“Setiap kali saya melihatnya, saya tahu bahwa kami akan menang. Ada syarat tertentu yang Anda butuhkan untuk tidak terkalahkan begitu lama, dan ketakutan dari sisi lawan,” ujar Keown kepada Daily Mail.

“Kami memiliki itu di Arsenal dulu, dan Liverpool memiliki itu sekarang. Tim asuhan Jurgen Klopp telah membangun reputasinya sendiri,” lanjutnya.

Lebih lanjut Keown mengatakan jika Liverpool terus memperlihatkan peningkatan performa saat yang lain menilai mereka sudah sempurna.

“Mereka bersaing dengan tim Manchester City yang luar biasa. Mereka adalah juara Eropa, kandidat juara Premier League. Itu tumbuh di benak lawan-lawannya,” tambahnya.

“Para pemain Liverpool berusaha sempurna tapi mereka selalu bisa meningkat. Ini soal energi dan tekad. Pelatih harus menciptakan lingkungan di mana semua orang ingin bekerja lebih baik. Arsene Wenger melakukannya bersama kami, begitu juga dengan Klopp. Orang Jerman ini juga membawa Liverpool main bagus.

“Ini tidak akan mudah. Tapi sebagai seseorang yang menjadi bagian Invincibles 16 tahun lalu, apakah saya berpikir Liverpool akan tidak terkalahkan musim ini? Ya. Mereka punya semua syarat untuk itu.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Liverpool Bisa Kunci Juara Premier League Bulan Maret

Vivagoal Liga Inggris – Gelar juara Premier League bisa diamankan oleh Liverpool lebih cepat tepatnya pada bulan Maret mendatang. Mereka bahkan bisa mencatatkan rekor juara tercepat jika hal itu terjadi.

Di awal 2020 ini, Liverpool masih begitu perkasa dengan koleksi 58 poin dari 20 laga yang sudah dijalani. Mereka membentangkan jarak sebanyak 13 poin dari Leicester City di posisi kedua dan satu poin lebih banyak dari Manchester City di peringkat keempat.

Jarak tersebut bahkan masih sangat mungkin melebar mengingat Liverpool saat ini masih menyisakan satu laga lebih banyak dari para pesaing terdekatnya tersebut.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Arsenal dan Liverpool

Bahkan melihat laju kencang yang mereka bukukan saat ini, Liverpool sangat mungkin untuk mengunci gelar juara lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Menukil kabar Give Me Sport, Liverpool punya peluang memastikan diri sebagai juara Liga Inggris pada pertengahan Maret 2020, tepatnya di pekan ke-30.

Andai hal tersebut benar terjadi, maka gelar juara akan terasa sangat memuaskan fans Liverpool karena Mo Salah dkk saat itu dijadwalkan akan bertemu rival satu kota mereka yakni Everton.

Kemungkinan tersebut juga akan membuat Liverpool mematahkan rekor juara liga tercepat sebelumnya milik Manchester United di tahun 2001. Saat itu, The Red Devils mampu memastikan diri menjadi kampiun di pertengahan April dengan lima laga tersisa.

Namun hal tersebut tidak berjalan dengan mudah. Pasalnya Liverpool harus menjaga laju mereka sama seperti 20 laga yang sudah mereka lalui, 19 kemenangan dan hanya satu kali bermain imbang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Kalahkan Wolverhampton, Liverpool Tegaskan Keangkeran Anfield

Vivagoal Liga Inggris Liverpool menjalani laga kandang tanpa kekalahan selama menjamu lawan-lawannya di 50 pertandingan terakhir. Wolverhampton menjadi korban terbaru mereka.

Menjamu Wolverhampton di matchday 20 Premier League di Anfield, Minggu (29/12/2019), Liverpool berhasil mengamankan tiga poin penting. Adalah gol tunggal Sadio Mane yang mampu menjadi penentu kemenangan The Reds.

Kemenangan tersebut mencatatkan prestasi tersendiri bagi kubu Liverpool. Pertandingan itu genap menjadi laga ke-50 dimana The Reds tak pernah tersentuh kekalahan sekalipun di Anfield.

Baca Juga: Aguero Mengaku Sulit Bagi City Kejar Liverpool

Catatan tersebut menjadi yang terbaik ketiga dalam sejarah Liga Inggris. Mo Salah dkk hanya kalah dari Chelsea dan Liverpool di era 80 an silam.

“50 – Liverpool sekarang tak terkalahkan dalam 50 pertandingan liga di kandang (M40 S10); ini merupakan tim ketiga yang bermain lebih dari 50 pertandingan kandang tanpa kekalahan dalam sejarah papan atas kompetisi di Inggris, setelah Chelsea (86 kali antara 2004-2008) dan Liverpool sendiri (63 kali antara 1978-1980),” seperti dikutip oleh Opta.

Opta juga mencatat jika Liverpool total berhasil mengoleksi 98 poin sepanjang tahun 2019 ini. Angka tersebut mereka dapatkan dari total 37 pertandingan di Premier League.

Dengan begitu, Liverpool berhasil mengemas 2,65 poin per pertandingan. Rataan tersebut berada sedikit di bawah catatan Jose Mourinho di Chelsea.

“2.65 – Liverpool mengakhiri tahun 2019 setelah meraih 98 poin dari 37 pertandingan Premier League; rasio yang mereka dapatkan 2,65 poin per game adalah yang tertinggi kedua yang pernah dicapai oleh tim dalam satu tahun kompetisi, hanya di belakang Chelsea dengan 2,66 poin per game di tahun 2005.”

Performa gemilang Liverpool musim ini membuat mereka memuncaki klasemen Premier League dengan raihan 55 poin dari 19 laga.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Liverpool Seperti Tak Kenal Lelah, Ini Buktinya!

Vivagoal Liga Inggris – Setelah melalui perjalanan ribuan kilometer dari Doha, Qatar, Liverpool masih saja tampil bak mesin balap. Mereka melibas Leicester tanpa ada tanda-tanda kelelahan di wajah para pemainnya.

Jurgen Klopp sendiri sempat mengkritik jadwal padat yang harus mereka hadapi usai mengikuti Piala Dunia Antarklub.

“Tak ada manajer yang bermasalah saat harus bermain di Boxing Day, namun harus tampil di tanggal 26 dan 28 adalah tindakan kriminal. Tahun ini kami bermain tanggal 26 dan 29 dan itu adalah jadwal untuk liburan,” tutur Klopp dikutip dari BBC.

Pernyataan itu sendiri ia buat sebelum berjumpa Leicester di King Power Stadium, empat hari setelah mereka melakukan perjalanan sejauh 5.458 km dari Qatar ke Inggris. Namun tak empat gol tanpa balas menjadi bukti bahwa skuad The Reds tak mengalami kelelahan sedikit pun.

Opta bahkan mencatat jika skor tersebut menjadi skor terbesar yang tercipta saat tim yang berada di posisi teratas menang atas peringkat dua klasemen. Sebelumnya hal tersebut pernah terjadi pada 2011 silam saat Manchester City mengalahkan Manchester United 6-1.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Arsenal dan Liverpool

Tidak hanya skor yang fantastis, Liverpool tampil begitu dominan dini hari tadi. Leicester selaku tuan rumah bahkan tak diberi satu pun kesempatan untuk melepas tendangan ke arah gawang Alisson Becker pada 45 menit pertama.

Liverpool juga mendominasi dengan sederet ancaman yang mereka ciptakan. Whoscored mencatat Liverpool melepaskan 15 tembakan sepanjang 90 menit malam tadi berikut mendominasi penguasaan bola nyaris 60%.

“Kami tampil luar biasa saat berhadapan dengan Manchester City, bermain baik kontra Arsenal, dan ada beberapa pertandingan lain yang lebih baik lagi.”

“Seperti itulah penampilan yang kami butuhkan, jika sedikit saja kami bermain lebih buruk dari itu tak akan jadi masalah. Para pemain dalam kondisi 100% di laga tersebut dan itu banyak membantu (kami),” ucap Klopp.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Liverpool Akan Hadapi Tim-tim ‘Berduit’

Vivagoal Liga InggrisLiverpool akan menghadapi beberapa tim yang berani menghabiskan dana jutaan Poundsterling untuk meruntuhkan dominasi dari anak asuh Jurgen Klopp.

Hal tersebut telah diungkapkan oleh pundit ESPN yang pernah bermain dengan Liverpool, John Barnes. Ia memberikan peringatan kepada mantan klubnya bahwa persaingan berat akan ditunjukkan oleh rivalnya pada beberapa pekan ke depan.

Menurut Barnes, Liverpool mampu bersaing untuk mendapatkan trofi bergengsi selama bertahun-tahun. Namun perlu diingat bahwa tim rival akan mengkudeta ketik gayaan dari Liverpool.

Dilaporkan bahwa tim tim di Liga Premier Inggris akan menghabiskan dana ratusan juta Euro untuk menghentikan laju dari tim Liverpool.

Baca Juga: Jelang Boxing Day, Tim Liverpool Istirahat di Pesawat

Dalam hal ini, pesaing Liverpool telah berinvestasi besar-besaran untuk menutup kesenjangan di antara mereka dan Liverpool. Maka kemungkinan besar Liverpool akan menghadapi tantangan yang lebih besar di musim selanjutnya.

“Saya bisa melihat para tim rival akan melakukan perombakan Tim besar-besaran pada musim mendatang,” ujar Barnes dilansir dari Liverpool Echo.

“Jika tim-tim besar seperti Manchester United atau Manchester City rela menghabiskan banyak uang maka ini merupakan peringatan untuk Liverpool. Apakah anak asuh Jurgen Klopp bisa memenangkan Liga? Tentu saja tidak mudah.

“Liverpool harus menjaga konsistensi permainan. Saya memikirkan bahwa Liverpool akan benar-benar menjadi tim yang lebih baik namun mereka harus bisa bermain dengan konsisten,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Van Dijk Absen, Bagaimana Performa Liverpool di Piala Dunia Antarklub?

Vivagoal Berita Bola – Ada hal menarik ketika Liverpool bermain tanpa Virgil van Dijk pada semifinal Piala Dunia Antarklub 2019 ini. Ini membuat Jurgen Klopp putar otak untuk mengganti strateginya.

Diketahui, Virgil Van Dijk tidak bermain pada pertandingan semifinal tersebut karena mengalami sakit. Alhasil, Jurgen Klopp memilih bek tengah lain dengan memakai Jordan Henderson dan Joe Gomez di lini pertahanan The Reds.

Terkait hal tersebut, Jurgen klopp menggambarkan terkait permainan Liverpool saat bertanding melawan klub Meksiko, Monterrey.

Baca Juga: Transfer Kai Havertz Libatkan Sosok Coutinho

“Saya pribadi menggambarkan tim saya bahwa mereka telah bermain sangat luar biasa. Kami memiliki kebiasaan yang sangat aneh ya itu selalu mengganti beberapa pemain yang akan diturunkan pada pertandingan besar. Contoh saat ini, kami telah memainkan Jordan Henderson dan Joe Gomez untuk menjaga lini belakang.

Menurut mantan pemain Liverpool, Harry Kewell, berani tampil tidak meyakinkan pada menit-menit awal. Tampak, mereka tidak nyaman karena harus bermain dengan tanpa adanya Virgil Van Dijk.

“Ketika Saya menonton pertandingan Liverpool, setelah mengamati bahwa virgil Van Dijk terus-terusan berbicara pada teman disekitarnya. Walau tidak bermain, dia selalu memberikan komunikasi dengan semua full back Liverpool,” ujar Kewell dilansir dari BBC Sport.

“Kebanyakan orang telah membicarakan bahwa pendek merupakan pemain belakang yang sangat hebat karena dia dapat memenangkan bola di lini belakang Liverpool. Ia juga bisa membawa bola dengan baik. Namun, tugas utama pemain belakang adalah bertahan. Saya menilai Van Dijk memiliki peran untuk menjaga seluruh pertahanan Liverpool,” jelasnya.

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Ancam Boikot Carabao Cup, Sepadat Apakah Jadwal Liverpool?

Vivagoal Liga InggrisPadatnya jadwal yang akan dihadapi Liverpool membuat Jurgen Klopp mengancam mundur dari Carabao Cup. Lalu, sepadat apakah jadwal Liverpool akhir tahun ini?

Untuk bisa mencapai babak perempatfinal sendiri, Liverpool harus berjuang ekstra keras. Betapa tidak dalam waktu normal, Liverpool dan Arsenal kala itu bermain imbang dengan skor 5-5. The Reds kemudian melaju ke babak selanjutnya setelah menang adu penalti.

Untuk babak selanjutnya, Liverpool akan bertemu Aston Villa. Laga itu sendiri rencananya akan digelar di markas Aston Villa pada 17 Desember 2019. Jadwal itulah yang mengundang komentar negatif Klopp.

Klopp terlihat tidak senang dengan jadwal yang ada. Sebab, Liverpool memiliki jadwal yang pada pada akhir tahun. Jurgen Klopp berharap ada solusi yang tepat dari pihak FA atau timnya akan mengundurkan diri.

Baca Juga: Apa Saja Dampak Liverpool Boikot Carabao Cup?

“Jika mereka tidak bisa menemukan jadwal yang tepat, maksud saya bukan jam 3 sore saat tepat Hari Natal, maka kami tidak akan bermain,” ancam Klopp usai melawan Arsenal dikutip dari Goal International.

“Jika mereka tidak bisa menemukan tanggal yang tepat dan kami tidak bisa bermain pada putaran berikutnya, siapapun lawan kami bakal langsung lolos, atau Arsenal yang bermain,” ketusnya.

Kegelisahan Klopp terbilang cukup wajar mengingat beberapa kompetisi sudah menanti. Selain jadwal boxing day Premier League, Liverpool masih harus menyisihkan waktu untuk berlaga di Piala Dunia Antarklub.

Dari jadwal yang ada, perjalanan berat Liverpool akan dimulai setelah laga melawan Crystal Palace di penghujung November. Setelahnya sangat sedikit waktu bagi mereka untuk istirahat.

The Reds juga masih harus berlaga di Liga Champions termasuk melawan Napoli dan melawat ke kandang RB Leipzig. Selama Desember 2019, Liverpool total akan memainkan delapan pertandingan.

Berikut adalah jadwal padat Liverpool pada akhir tahun 2019 dilansir dari Soccerway:

23/11/19 Crystal Palace vs Liverpool
28/11/19 Liverpool vs Napoli
30/11/19 Liverpool vs Brighton
05/12/19 Liverpool vs Everton
07/12/19 Bournemouth vs Liverpool
11/12/19 Salzbourg vs Liverpool
14/12/19 Liverpool vs Watford
17/12/19 Aston Villa vs Liverpool
19/12/19 Liverpool [Piala Dunia Antarklub]
21/12/19 Liverpool [Piala Dunia Antarklub]
21/12/19 West Ham vs Liverpool [Tunda]
27/12/19 Leicester City vs Liverpool
29/12/19 Liverpool vs Wolverhampton
03/01/20 Liverpool vs Sheffield

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Carragher: Mane Winger Terbaik Dunia

Vivagoal Liga InggrisLegenda Liverpool, Jamie Carragher memberikan pujian pada Sadio Mane. Dia bahkan melabeli Mane sebagai sayap kiri terbaik di dunia.

Datang bersamaan dengan Jurgen Klopp ke Anfield, Mane mununjukan pembeliannya tak pernah sia-sia. Sang pemain bermain apik dari masa ke masa semenjak pertama kali menginjakan kaki di Liverpool. 

“Bahkan setelah beberapa laga awal, saya mengatakan bahwa Mane, bersama Raheem Sterling, mungkin merupakan sayap kiri terbaik di dunia saat ini.

“Saya sangat menyukainya, dia merupakan pemain favorit saya di Liverpool. Dia brilian, dia selalu tersenyum, selalu ada, mencetak gol dan menciptakan assist bagi pemain lain,” ujar Carragher di laman resmi Liverpool.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Kehadiran Mane dalam skuat besutan Jurgen Klopp mengingatkannya pada sosok John Barnes. Dimana Mane dan Barnes sama-sama bisa jadi pembeda dalam skuat The Reds. 

“Saya selalu berbicara mengenai tim yang saya pernah bermain di dalamnya, sebelumnya belum ada, katakanlah, John Barnes, pemain kelas dunia. Namun saya rasa Liverpool kini memilikinya.

“Saya rasa itulah yang menjadi pembeda mengapa mereka sangat bagus dan sepertinya berada dalam posisi bagus untuk menjuarai Premier League untuk pertama kalinya.” tutup Carragher.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS