Tag: Unai Emery

Lama Bungkam, Emery Buka Suara Terkait Kepergian Bintangnya ke Italia

Vivagoal Serie A – Eks Manajer Arsenal, Unai Emery buka suara terkait kepindahan Aaron Ramsey ke Juventus. Ia menolak ditunjuk sebagai kambing hitam atas kepergian pemain asal Wales ke Turin.

Ramsey memutuskan hengkang ke Juventus di bulan Januari tahun lalu dengan status Free Trasnfer pasca kontraknya rampung bersama Arsenal. Bahkan manajer asal Spanyol menyebut jika Ramsey sudah mengambil langkah yang tepat karena ia cocok dengan permainan Juventus.

“Ramsey yang memutuskan untuk pergi dan dia bergabung dengan klub besar. Aaron akan sangat penting untuk Juventus, karena dia memiliki ambisi yang sama,” ungkapnya dinukil Goal International.

“Saya memberi selamat kepada dia atas pilihannya, karena dia memilih klub di mana dia bisa menjadi juara. Ini adalah tantangan yang menarik bagi dia.”


Baca Juga:


Sejauh ini, Ramsey memang menjadi poros lini tengah Si Nyonya Tua. Ia diikat hingga 2023 mendatang. Namanya belakangan santer dikaitkan bakal pulang ke Inggris dan dipaketkan bersama Adrien Rabiot guna memulangkan Pogba ke Turin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Arteta Bisa Seperti Emery Andai Arsenal Tak Membaik

Vivagoal Liga Inggris – Analis Premier League, Tony Adams, menyebut jika Mikel Arteta tak akan memiliki kesempatan lebih baik dari Unai Emery jika manajemen klub tak berbenah terkait transfer pemain.

Kehadiran Arteta menggantikan Emery sudah cukup membawa perubahan. Melihat dari permainan, Arsenal kini mampu bermain lebih jelas dengan lini pertahanan yang mulai tampil solid.

“Dia [Arteta] sudah bekerja dengan sangat baik. Saya benar-benar menyukai dia dan antusiasmenya. Saya senang kondisinya baik-baik saja dan sudah pulih dari virus itu,” ujar Adams kepada Sky Sports.


Baca Juga: 



Namun demikian Arteta tetap harus membuktikan klub mampu lebih baik dari musim-musim sebelumnya. Masalahnya adalah ia saat ini memiliki skuad warisan, bukan pemain yang benar-benar ia butuhkan untuk membangun sebuah dinasti yang kuat.

Oleh karena itu Adams mengatakan jika situasi tak akan jauh lebih baik dari saat dilatih Emery. Masalah terbesar di Arsenal adalah manajemen klub dalam hal belanja pemain.

“10 tahun terakhir saya sudah bicara soal rekrutmen mereka dan saya kira mereka harus benar-benar bekerja keras.”

“Pelatih tidak terlalu relevan. Unai Emery merupakan pelatih hebat tetapi rekrutmen tim membuatnya kesulitan di sana.”

“Jika Anda bisa memperbaiki itu, barulah pelatih punya kesempatan,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pernah Diserang Emery, Ini Komentar Pedas dari Wenger!

Vivagoal Liga Inggris – Unai Emery pernah mengeluh jika Arsenal sudah terpuruk sebelum dirinya datang. Namun Arsene Wenger tak sependapat dengan hal tersebut.

Arsenal menjadi pesakitan saat ditukangi Emery. Memasuki musim kedua, pelatih asal Spanyol itu dinilai tak mampu menutup berbagai lubang yang ada. Emery bahkan menuding jika masalah-masalah di Arsenal sudah berlangsung sejak dirinya belum tiba.

“Arsenal merupakan klub yang sudah terpuruk dua tahun sebelum saya tiba,” kata Emery kepada France Football dilansir dari Football London.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Arsenal dan Liverpool

“Kami sudah menghentikan keterpurukan itu dan bahkan mulai membangun kembali kekuatan klub dengan mencapai final Liga Europa dan peringkat ke-5 di Liga.”

“Kami hampir mendapatkan satu tiket Liga Champions meski akhirnya gagal. Namun, musim kami berjalan dengan bagus dan kami merasa bisa terus berkembang,” imbuhnya.

Tanggapan Arsene Wenger

Komentar Emery tentu secara tidak langsung mengarahkan kesalahan pada Wenger. Pria asal Prancis itu pun membalas dengan fakta jika Arsenal sebelumnya menjalani musim yang fantastis.

“Pada tahun 2017 kami mampu meraih 75 poin dan memenangi FA Cup, jadi Anda tidak bisa berkata seperti itu, dan tahun sebelumnya kami finis di peringkat kedua klasemen liga,” tutur Wenger.

“2018 adalah tahun terakhir saya. Arsenal merupakan klub yang berada di posisi kuat secara finansial, ada pemain-pemain bagus. Sebagai pelatih Anda harus memegang teguh apa yang Anda lakukan dan hasil-hasil di lapangan.”

“Itulah satu-satunya hal yang bisa Anda perbuat,” tutupnya.

Emery sendiri hanya bertahan selama 18 bulan di Arsenal. Dirinya tak mampu membawa angin segar setelah The Gunner ditinggal Wenger yang pernah melatih selama 22 tahun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Andai Tetap Di PSG, Unai Emery Yakin Jadi Pelatih Terbaik Dunia

0

Vivagoal Ligue 1 – Mantan pelatih Paris-Saint Germain, Unai Emery angkat bicara soal pemecatan dirinya oleh manajemen Les Parisiens. Menurutnya, andai ia diberikan waktu untuk mengangkat performa Kylian Mbappe dkk, ia sangat yakin bakal jadi pelatih terbaik di dunia.

Sebagai informasi, Emery ditunjuk jadi pelatih PSG pada musim panas 2016 silam, menyusul keberhasilannya mengantarkan Sevilla menjuarai Liga Europa selama tiga musim beruntun. PSG sendiri mengharapkan tangan dingin Emery bisa membantu mereka mewujudkan target berjaya di Eropa.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Akan tetapi, PSG harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions selama dua musim beruntun di bawah arahan Emery. Parahnya lagi, di musim debutnya sebagai pelatih Les Parisiens, yakni musim 2016/2017, Emery hanya bisa membawa Edinson Cavani dkk keluar sebagai runner-up Ligue 1 Prancis, 

Namun kegagalan di Liga Champions secara khusus membuat posisi Emery terus digoyang sepanjang musim 2017/2018. Sebelum akhirnya meninggalkan PSG, Emery masih sempat membawa timnya juara Coupe de France usai menang 2-0 melawan Les Herbiers tanggal 8 Mei 2018.

Emery sendiri mengaku tidak sakit hati dipecat sebagai pelatih di PSG. Ia hanya menyesali bahwa kesempatan untuk menjadi pelatih terbaik di dunia sudah ia lewatkan.

“Saya tidak pernah ingin berbicara buruk tentang PSG. Melatih tim sekelas mereka merupakan pengalaman berharga, dan disana saya bisa saja menjadi pelatih terbaik dunia, namun saya sudah kehilangan kesempatan emas itu.” sesalnya seperti dilansir dari France Football.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Sering Buat Onar, Mantan Pelatih PSG Berikan Tips ‘Jinakkan’ Neymar

Vivagoal Ligue 1Sejak memutuskan bergabung dengan Paris Saint-Germain, Neymar banyak menuai sorotan karena sikapnya yang dianggap kerap berbuat onar. Namun mantan pelatihnya di PSG, Unai Emery menyebut, menjinakkan Neymar sebenarnya mudah jika tahu caranya.

Neymar pindah ke PSG dari Barcelona pada 2017 silam. Namun, 2,5 musim bermain untuk Les Parisiens, Neymar yang dikenal punya talenta besar justru lebih terkenal dengan aksinya di luar lapangan yang kerap membuat ribut ketimbang prestasi di lapangan.

Tak sekali dua kali Neymar bersitegang dengan beberapa pemain, baik dengan rekannya sesama pemain PSG maupun dengan pemain tim lawan. Bahkan, dengan presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi pun Neymar pernah berani melakukan perang komentar.

Baca Juga: 5 Fashion Atlet Sepak Bola Terkenal yang Buat Wanita Terpikat

Kontroversi terbaru Neymar adalah saat ia menggelar pesta ulang tahunnya secara besar-besaran, Minggu (2/2/2020) padahal dirinya diketahui sedang menderita cedera tulang rusuk. Alhasil, ia pun harus absen saat PSG menghadapi Olympique Lyon di Parc des Princes akhir pekan kemarin.

Pesta dan Neymar memang dianggap sudah tidak bisa dipisahkan. Para fans PSG sudah sangat tahu tabiat pemain Brasil itu yang punya gaya hidup selebritas sejak menyandang status sebagai pemain termahal dunia.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Tips dari Unai Emery

Meski punya sederet kasus kontroversi, bagi Emery, Neymar sebenarnya tidak seperti yang banyak orang nilai saat ini. Dan jika tahu cara menjinakkan Neymar, penyerang 27 tahun itu bisa terlihat sangat manis.

“Dengan pemain luar biasa seperti Neymar, anda tidak boleh memberi tahu dia bahwa anda sudah punya tim, dan dia harus segera beradaptasi. Anda harus meyakinkan Neymar bahwa tim akan bermain untuk dia.” tips dari Emery seperti dilansir dari Marca.

“Terlepas dari banyaknya pandangan negatif mengenai dirinya, sebenarnya melatih Neymar adalah sesuatu yang mudah. Ia sangat mencintai sepakbola dan memiliki hati yang luar biasa.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Unai Emery: Bila Ada VAR, Barcelona Mustahil Kalahkan PSG

Vivagoal Liga Champions – Unai Emery angkat bicara soal eranya melatih Paris Saint-Germain. Khusus membahas Liga Champions, Emery sangat yakin Barcelona tidak mungkin bisa melakukan comeback atas Paris Saint-Germain pada 2017 silam andai VAR saat itu sudah digunakan.

Sebagai informasi, Unai Emery menangani Les Parisiens selama dua musim tepatnya dari 2016 hingga 2018. Pada ajang Liga Champions musim 2016/2017, PSG bersama Emery nyaris menciptakan kejutan besar di babak 16 besar.

Bertemu favorit juara Barcelona, PSG sempat berada diatas angin usai menang 4-0 di leg pertama yang dilangsungkan di Parc des Princes. Sayang, saat gantian melawat ke Camp Nou, Edinson Cavani dan kolega malah dihajar 1-6 dan dipastikan tersingkir karena kalah agregat 5-6.

Baca Juga: 5 Klub Top Eropa yang Tak Pernah Angkat Trofi Liga Champions

Pertandingan itu sendiri diwarnai sejumlah kontroversi. PSG kala itu menuding wasit Deniz Aytekin yang memimpin laga membuat sejumlah keputusan yang menguntungkan Barcelona.

Ada dua insiden utama yang begitu disorot Emery. Pertama, saat Barcelona diberi penalti kedua yang dieksekusi dengan baik oleh Neymar. Menurut Emery, Luis Suarez melakukan diving. Kemudian, Emery juga menyoroti pelanggaran Javier Mascherano terhadap Angel Di Maria namun wasit Deniz tak memberi hukuman.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Menurut Emery, hasilnya akan berbeda kalau saja VAR saat itu sudah dipakai oleh UEFA. Emery merasa dirinya sangat tidak bisa menerima PSG tersingkir karena banyaknya kekeliruan yang dilakukan oleh wasit.

“Di musim perdana saya melatih PSG, kami tampil luar biasa di leg pertama melawan Barcelona. Tapi di leg kedua, kami tersingkir karena VAR saat itu belum ada. Sudah jelas kami tersingkir karena keputusan wasit.” tegasnya.

“Di musim berikutnya, melawan Real Madrid, kami kalah dari tim yang membuat sejarah besar dengan menjuarai Liga Champions tiga musim beruntun. Tapi kami terdepak di babak 16 besar lagi-lagi karena ada kekeliruan dalam kepemimpinan wasit di laga itu.” sembur Emery.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Tak Terima Jadi Kambing Hitam, Emery Bertitah

Vivagoal Liga Inggris – Tiga bulan usai dipecat Arsenal, Unai Emery nyatanya masih memendam rasa kecewa mendalam. Dia bertitah telah melakukan apa yang sepatutnya dikerjakan sebagai ‘penyelamat’ Arsenal.

Emery memang jadi kambing hitam atas keterpurakan Arsenal di Liga Domestik. Sang juru taktik pun membela,  menurutnya The Gunners saat itu tengah dalam masa transisi usai ditinggal banyak pemain penting.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

“Kami kehilangan empat kapten: Koscielny, Cech,Ramsey dan Monreal. Mereka merupakan pribadi yang tidak kami miliki pada musim ini agar tetap berada di jalur yang tepat.

“Beberapa pemain tidak memiliki sikap yang baik serta meminta lebih dari apa yang mereka berikan kepada tim. Mempertimbangkan semua itu, kami membutuhkan waktu untuk bisa sukses dengan transisi untuk menjadi Arsenal yang baru,” ujar Emery kepada France Football.

Emery Bawa Arsenal Lebih Baik

Meski dicap gagal, Emery teguh pada pendiriannya sebagai seseorang yang sukses membawa Arsenal lebih baik. Menembus final Liga Eropa dan hanya bejarak satu poin dari empat besar menunjukan tak ada yang salah dengan skemanya saat itu.

Baca Juga: Ashley Young Tak Pernah Menyesal Gabung Inter

“Arsenal adalah sebuah klub yang tengah terpuruk dalam dua tahun sebelum kedatangan saya. Kami menghentikan keterpurukan ini dan bahkan mulai membangun klub dengan final Liga Europa serta posisi kelima di Liga Domestik. 

“Hanya tertinggal satu poin dari Tottenham, terlepas dari fakta bahwa kami hanya meraih satu poin dari lima laga terakhir. Liga Champions seharusnya berada di genggaman kami, namun semua berjalan dengan buruk di akhir,” bela Emery

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terkuak! Alasan Arsenal Pecah Kongsi dengan Unai Emery

Vivagoal Liga Inggris – Unai Emery mengakhiri kariernya bersama Arsenal dengan situasi tak mengenakan. Emery dipecat lantaran dinilai gagal menukangi klub asal London tersebut. 

Setelah sekian lama menghilang, Emery kembali muncul. Dirinya pun blak-blakan soal kisahnya selama membesut The Gunners. Menurutnya, ada beberapa masalah yang dihadapi sehingga dia harus menanggalkan jabatannya.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

“Pada tahun kedua, kami tidak bermain dengan baik. Kami tak bertahan dengan bagus, tidak bisa kompetitif, tidak bisa mengirimkan bola. Saya mengatakan itu langsung kepada para pemain dan kamu tidak bermain baik.

“Hal-hal itu membawa kami kepada hasil yang buruk, tidak ada perkembangan, fans hanya fokus menyalahkan saya dan mereka mengusir saya. Tapi saya menjaga hal-hal yang positif, ada banyak,” kata Emery dilansir Goal.

Mengenang Musim Debut

Tapi baginya, musim debutnya bersama Arsenal tak akan terlupakan. Dimana saat itu semua berjalan sesuai rencana bahkan Arsenal mampu melaju kompetitif di liga domestik dan Liga Eropa.

Baca Juga: Alasan Wonderkid City Membelot ke RB Liepzig

“Proses yang berjalan juga baik, ketika kami bermain penguasaan bola, kami melakukannya dengan baik; Ketika kami harus menekan juga bisa dan kami kompetitif, bermain sesuai dengan kebutuhan,” kata Emery.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Lama Bungkam, Unai Emery Buka Suara Terkait Borok-Borok Arsenal!

Vivagoal Liga InggrisMantan manajer Arsenal, Unai Emery buka suara terkait permasalahan yang ada dalam tubuh Arsenal. Menurutnya, tekanan dari fans amat mengganggu pekerjaannya sebagai juru taktik Gunners.

Dalam setahun pertama, Emery mencatatkan hasil fantastis. Meski hanya mampu membawa klub berada di peringkat kelima. Ia mampu meloloskan Pierre-Emerick Aubameyang ke partai Final Europa League. Namun di laga pamungkas, Arsenal dilibas Chelsea dengan skor 1-4.

Asa pun membuncah di tahun kedua. Ia mendatangkan nama-nama segaracam Nicolas Pepe, David Luiz, Kieran Tierney hingga meminjam Dani Ceballos dari Real Madrid. Di atas kertas, skuat Arsenal dianggap mampu bersaing. Namun kenyataan berkata lain. Arsenal pun tercecer di luar 10 besar sehingga Emery pun ditunjuk sebagai biang permasalahan klub. Namun ia merasa klub terlalu mendengar fans yang kerap mendesak dirinya untuk dipecat.

Baca Juga: Resmi! Arsenal Tambah Kekuatan di Lini Belakang, Siapa?

“Pada tahun kedua, kami tidak bermain dengan baik. Kami tak bertahan dengan bagus, tidak bisa kompetitif, tidak bisa mengirimkan bola. Saya mengatakan itu langsung kepada para pemain,” dinukil Goal International

“Ada beberapa masalah: empat kapten; kasus [Mesut] Ozil, [Sead] Kolasinac; perekrutan [Nicolas] Pepe, yang membutuhkan waktu… Kami tidak bermain baik, tentu saja,” lanjutnya.

“Hal-hal itu membawa kami kepada hasil yang buruk, tidak ada perkembangan, fans hanya fokus menyalahkan saya dan mereka mengusir saya. Tapi saya menjaga hal-hal yang positif, ada banyak.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Emery Sedang Berbicara dengan Pihak Klub Ligue 1

Vivagoal Ligue 1 – Unai Emery mempunyai pengalaman di Ligue 1 ketika menjadi pelatih kepala Paris Saint-Germain pada kurun waktu 2016-2018. Dalam dua musim di PSG, ia sukses mempersembahkan tujuh trofi domestik.

Namun saat ini, klub Ligue 1 Prancis, AS Monaco, dilaporkan telah menjalin komunikasi dengan mantan manajer Arsenal, Unai Emery.

Mantan pelatih Arsenal tersebut terhitung laris di pasaran usai dipecat oleh pihak manajemen The Gunners pada akhir November lalu. Sebelum kabar ketertarikan klub yang pernah dilatih Henry ini, Unai Emery sempat menolak tawaran klub Everton.

Diwartakan dari media Prancis Le 10 Sport, AS Monaco sedang mempertimbangkan masa depan pelatih kepala, Leonardo Jardim.

Baca Juga: 5 Pemain yang Pernah Berseragam Arsenal dan Liverpool

Namun sampai sejauh ini, belum ada negosiasi dengan pelatih asal Spanyol itu. Namun kontak antara pihak Monaco dengan Unai Emery telah dilakukan.

Selain pelatih asal Spanyol itu, dua nama lain yang juga dilaporkan masuk bursa pelatih baru Monaco yakni, mantan pelatih kepala Valencia, Marcelino, dan mantan juru taktik Paris Saint-Germain, Laurent Blanc.

Pada musim 2018/2019 silam, AS Monaco hanya finis di urutan ke-17 atau satu tingkat di atas zona play-off degradasi. Pada musim 2019/20, AS Monaco berhasil bertengger di peringkat ketujuh klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi 28 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS