Tag: Vincent Kompany

Terkait Handball Trent, Kompany Bikin Diam Mourinho dan Keane

Vivagoal Liga Inggris – Vincent Kompany mengecam keputusan wasit terkait insiden handball Trent Alexander-Arnold kontra Manchester City.

Pertandingan antara Liverpool melawan Manchester City berakhir dengan skor 3-1 untuk keunggulan The Reds. Namun demikian kontroversi mewarnai laga yang berlangsung di Anfield pada pekan 12 Premier League, Minggu (10/11/2019) kemarin.

Baca juga: Wijnaldum Ingatkan The Reds Belajar Hal Ini

Kontroversi muncul ketika Trent tertangkap kamera handball ketika bola lepas dari kontrol Bernardo Silva di kotak penalti. Namun wasit Michael Oliver tak menganggap tangan Trent berada pada posisi tidak wajar. Ketika para pemain City melakukan protes, Liverpool tetap memainkan bola dan akhirnya mencetak gol 22 detik usai insiden tersebut.

Kompany yang menjadi salah satu komentator untuk Sky Sports di pertandingan itu, mengecam kinerja sang wasit. Ia merasa Liverpool layak diberi hukuman penalti atas handball Trent.

“Dengan satu atau lain cara, pertandingan seharusnya dihentikan [saat Trent terindikasi handball] dan kemudian, di kotak [penalti Liverpool],” kata Kompany.

“Alasannya, Anda dapat berdebat tentang handball Bernardo [Silva] di sini, saya pikir ia tidak tahu apa-apa tentang hal itu posisi alami tangannya,” terangnya.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

“Tapi bagaimanapun, itu handball [dari Alexander-Arnold], itu bukan posisi alami tangannya,” sambung Kompany.

Dalam acara tersebut, sang presenter kemudian bertanya kepada Jose Mourinho dan Robbie Keane yang juga menjadi pembicara. Namun kedua pria yang terkenal bermulut besar itu terdiam ketika diminta persetujuan terkait penjelasan Kompany.

“Dengan satu atau lain cara Anda seharusnya menghentikan pertandingan di sana dan Anda membuat keputusan dengan tenang,” lanjut Kompany.

“Anda dapat pergi ke mana pun Anda ingin pergi. Interpretasi saya adalah bahwa tangan Bernardo berada dalam posisi alami dan Alexander-Arnold tidak,” klaimnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Vincent Kompany Adalah Carles Puyol-nya Manchester City!

Vivagoal Liga InggrisMantan punggawa Manchester City, Joleon Lescott menyebut jika sosok Vincent Kompany merupakan representasi dari Carles Puyol di City.

Menurutnya, cara bek Belgia itu bersikap sama persis dengan apa yang dilakukan Puyol di Barcelona. “Dia seperti Carles Puyol di Barcelona. Mereka adalah kapten hebat dan Anda akan berjuang karena dampak kehadiran mereka,” ungkapnya kepada Goal International.

“Melihat bagaimana dia bersikap, setiap tim di dunia akan merindukannya saat ia sudah tidak ada. Dia memberikan darah, keringat, hingga air mata untuk Man City,” tambah eks Everton itu.

Kompany sendiri kini sudah kembali ke Anderlecht pasca petualangannya bersama The Sky Blues dalam 11 tahun terakhir. Dalam kesempatan tersebut, eks Hamburg sudah menorehkan 10 gelar domestik untuk City.

Baca Juga: De Bruyne Ingin Main Bareng dengan Mantan Kapten City

Lescott sejatinya sempat bermain bersama Kompany pada 2009-2014. Setelah itu, ia melanjutkan karier ke West Bromwich Albion hingga mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola di Sunderland pada 2017 silam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

De Bruyne Ingin Main Bareng dengan Mantan Kapten City

Vivagoal Liga Inggris –  Motor serangan Manchester City, Kevin De Bruyne mengatakan keinginannya untuk bisa bergabung bersama Vincent Kompany di Anderlecht. Namun, hal tersebut baru akan dilakukannya kala ia tak lagi berseragam City.

De Bruyne begitu menaruh hormat mendokan mantan kaptennya itu bisa meraih kesuksesan dalam perjalanan kariernya saat ini. Menariknya ia juga berpesan kepada Kompany untuk menyisakan satu tempat ketika suatu saat nanti ia tak lagi bermain di Manchester City.

“Saya berharap kariernya [Kompany] di Anderlecht sama hebatnya seperti saat dia masih bermain di Man City,” kata De Bruyne kepada The Sun. ”Saya sudah berkata padanya untuk menyisakan satu tempat dalam timnya untuk satu atau tujuh tahun ke depan, ketika perjalanan saya sudah selesai di sini [Man City].

De Bruyne juga mengaku merindukan sosok pemain senior tersebut. Ia mengatakan jika Kompany menjadi alasan baginya untuk menerima pinangan dari Manchester City. “Saya jelas akan merindukan dia di Man City. Saat itu, kala Man City berusaha mendatangkan saya dari Wolfsburg, dia meyakinkan saya untuk pindah dan bermain bersama,” lanjut De Bruyne.

“Dia terus bertanya kepada saya tentang kapan saya tiba. Dia berkata ‘Anda harus datang’, terus-menerus mendorong saya untuk bergabung dengan Man City,” tandasnya.

Baca Juga: Punya Skuat Senilai 15 Triliun, City Jadi Klub Terkaya di Eropa

Kompany sejatinya memutuskan meninggalkan Manchester City di penghujung musim 2018/19 kemarin. Dengan segala pencapaiannya di Premier League, Kompany kemudian meneruskan kariernya sebagai pemain sekaligus pelatih di Anderlecht, klub Belgia, tempatnya dilahirkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Baru Gabung Brescia, Balotelli Bakal Bermain untuk Tim Lamanya?

Vivagoal Liga Inggris – Mario Balotelli akan kembali tampil membela Manchester City meski dirinya sudah mengikat kontrak dengan Brescia. Balo akan merumput bersama punggawa Citizens lainnya dalam laga testimonial mantan kapten The Sky Blues, Vincent Kompany.

Pada 11 September mendatang, akan digelar laga testimoni untuk Vincent Kompany. Di laga tersebut, Manchester City bakal bertanding melawan beberapa nama yang sempat memperkuat City pasca di take over Thaksin dan Sheikh Mansour. Rencananya Pep Guardiola akan menangani Manchester City

Sementara Premier League XI akan ditangani oleh Roberto Martinez. Adapun mereka yang membela tim tersebut antara lain: Joe Hart, Joleon Lescott, Micah Richards, Pablo Zabaleta, Wayne Bridge, Gareth Barry, Nigel de Jong, Samir Nasri, Shaun Wright-Phillips, Stephen Ireland dan Craig Bellamy akan ambil bagian pertandingan itu

Balotelli sendiri sempat menjadi bagian dari Manchester City selama dua tahun. Ia sukses mempersembahkan satu Premier League untuk City di era kepelatihan Roberto Mancini. Di sana, ia sukses mengemas 20 gol dari 54 laga.

Baca Juga: Pemain Termahal Manchester City Akui Masih Beradaptasi

Ada dua hal yang dikenang kala Balo berseragam City. Pertama, selebrasi Why Always Me kontra Manchester United dan kedua assistnya kepada Sergio Aguero di menit terakhir. Assist tersebut pada akhirnya membawa City menjuarai Premier League untuk musim 2011/12 silam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mantan Kapten Sebut Manchester City Sudah Harus Juara di Pentas Eropa

Vivagoal Liga InggrisSebelum berpisah, Vincent Kompany sempat mengucap perpisahan mengharukan untuk Manchester City. Selain rasa bangganya, dalam video dokumentasi “Fight ’till the End” ia menyebutkan ada target tim yang harus mereka selesaikan yakni juara Liga Champions.

Dalam video tersebut, Kompany mengutarakan bagaimana ia merasa begitu bahagia setelah menjalani beberapa musim yang mengagumkan di Manchester City. Ia menyebut jika City sudah seperti keluarga dan akan terus mendampingi setiap pemain di masa-masa sulit.

“Saya hanya ingin berterima kasih untuk 11 tahun pengalaman yang luar biasa ini. Masa-masa sulit, masa-masa indah, semua yang saya lewati bersama klub yang saya cintai. Saya sangat berterima kasih,” buka Kompany.

“Saya puas bahwa itulah laga terakhir saya [juara Premier League 2018/19]. Saya tidak menginginkan cara yang lain untuk berpisah. Kalian semua merupakan sekelompok manusia terbaik untuk mendampingi saya menutup karier. Saya sudah mendapatkan keluarga baru.”

Baca Juga: Nuansa Permen Kapas Hadir di Jersey Ketiga Manchester City

Kompany juga mengatakan jika sebagai tim besar, City akan menjalani musim yang lebih berat pada kompetisi 2019/20 mendatang. Salah satu yang harus mereka lakukan adalah juara Liga Champions.

“Tantangan untuk kalian semua [skuad Man City] akan lebih berat. Sulit mengatakannya, anda baru saja meraih treble domestik, tetapi anda belum menjuarai Liga Champions. Itulah target anda saat ini,” lanjut Kompany.

“Kalian adalah sekelompok pemain yang bisa meraih apa pun yang kalian inginkan, jangan pernah biarkan semua itu terlepas,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dilepas West Ham, Mantan Gelandang Kreatif Prancis Dirayu Hijrah ke Belgia

Vivagoal Liga Inggris Baru-baru ini, Samir Nasri resmi dilepas West Ham United. Pemain 32 Tahun tersebut tak mendapatkan perpanjangan kontrak bersama The Hammers. Nasri pun mendapat tawaran menarik dari pemain sekaligus pelatih Anderlecht, Vincent Kompany.

Kompany, yang baru saja memutuskan pulang kampung pasca perjalanan panjangnya bersama City, kabarnya ingin bekerjasama kembali dengan Nasri di Belgia. Kesempatan tersebut terbuka lebar karena status eks Arsenal tak terikat kontrak dengan klub manapun.

“Saya menerima sejumlah penawaran hebat, tetapi pada akhirnya saya memilih Anderlecht dengan berbagai keyakinan,” katanya kepada situs web resmi klub Belgia itu. “Saya benar-benar ingin membantu Vincent dan klub untuk berhasil dalam pengaturan mereka.”

Baik Nasri dan Kompany sejatinya pernah bermain selama enam musim pada kurun waktu 2011-2017. Namun keduanya harus berpisah. Kini, Nasri mengaku inign melakukan segalanya bersama Kompany dan Anderlecht. Keduanya pernah memersembahkan sepasang gelar Premier League dan Piala Liga.

Baca Juga: West Ham Tolak Keinginan Tim China untuk Boyong Mesin Golnya, Kenapa?

Jika jadi bergabung, kabarnya Anderlecht akan memberikan kontrak berdurasi setahun untuk eks Marseille tersebut. Nasri sendiri sejatinya mendapatkan kontrak pendek bersama West Ham pasca mendapatkan larangan bermain sebanyakk 18 laga karena gagal saat ters doping.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Guardiola: Akan Sulit Mencari Pengganti Kompany!

Vivagoal Liga InggrisThe Citizen bersiap kehilangan sang kapten musim panas mendatang. Mereka pun tidak memiliki waktu banyak untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pemain Belgia tersebut.

Pep Guardiola mengakui meski Man City memiliki dana yang melimpah. Namun hal tersebut tak menjamin mereka mudah mendatangkan pengganti yang sepadan untuk pemain se-spesial Vincent Kompany.

Pemain bertahan asal Belgia itu akan meninggalkan Etihad Stadium yang telah Ia tempaTi selama 11 tahun lamanya. Guardiola pun tak menampik bahwa hampir mustahil mencari pemain baru yang sesuai, baik sebagai pemain maupun secara personal.

 

“Semangatnya sangat luar biasa. Ia sosok yang sangat penting bagi kami terutama di pekan akhir musim ini,” ungkap Guardiola.

Menurutnya, setiap pemain memiliki kelebihan dan kekuatannya masing-masing, tetapi sosok “Vinnie” terlampau spesial dan akan sangat dirindukan.

[IRP]

Kompany sendiri telah menyetujui kontrak selama tiga tahun bersama klub lamanya, Andelecht. Disana Ia akan berperan sebagai pemain merangkap pelatih. Sosoknya dianggap sebagai legenda modern yang diakui oleh Guardiola memiliki pengaruh di Manchester Biru.

“Klub ini sebelumnya memiliki legenda seperti Mike Summerbee, Tony Book, Francis Lee dan Colin Bell. Tetapi sejak era Sheikh Mansour dan Khaldoon menjadi pemilik klub, menjadi era baru para pemain yang dapat mengubah takdir klub,” ungkap Guardiola

“Joe Hart, Vincent Kompany, Sergio Aguero, Yaya Toure and David Silva merupakan para pemain yang melakukan hal itu untuk membantu Man City mengambil langkah besar di masa depan.”

Kompany diakuinya sangat berjasa untuk klub meraih banyak pencapaian luar biasa, saat Pep tiba di Man City. “Kami mencoba melakukan semuanya bersama-sama dengan pemain lain untuk mempertahankan kejayaan City serta menciptakan sejarah baru.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Resmi: Kompany Hijrah ke Anderlecht Sebagai Player-Manajer

Vivagoal Liga Inggris – Bek Manchaster City yang banyak mengukir sejarah musim ini, Vincent Kompany memastikan dirinya tak akan bersama The Citizen musim mendatang. Ia pun hengkang untuk menjadi pemain sekaligus pelatih di  tim Belgia, Anderlecht.

“Ini mungkin mengejutkan buat Anda. Tapi saya bersemangat untuk mengambil keputusan ini. Dimana ini adalah keputusan yang paling rasional bagi saya,” kata Kompany.

Anderlecht sendiri sudah tak asing bagi bek 33 tahun itu. Dirinya memang mengenal sepak bola usia dini di tim Belgia tersebut. Tercatat, sang pemain mulai mengolah si kulit bundar bersama Anderlecht saat usianya baru 6 tahun.

“Sebagai pemain sepak bola saya lahir dan besar di Anderlecht. Sejak usia 6 tahun saya sudah menyatu dengan klub itu. Dimana mereka punya sejarah yang besar dengan 34 gelar liga,” tambah Kompany.

Kompany kembali ke klub masa kecilnya itu sebagai pemain pelatih hingga tiga tahun kedepan. Dengan pengalaman yang dimilikinya Kompany berharap bisa membawa Anderlecht tetap berjaya di Liga Belgia.

“Untuk tiga tahun ke depan, saya akan mengambil peran sebagai pemain-pelatih tim terbaik Belgia, Anderlecht,” tutup Kompany.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Setelah 11 Tahun, Vincent Kompany Resmi Tinggalkan Manchester City

Vivagoal Liga InggrisPerjalanan Vincent Kompany bersama Manchester City resmi berakhir musim ini. Pasca City memenangkan Piala FA, Sabtu (18/5), ia mengonformasi meninggalkan The Citizens guna kembali ke kampung halamannya, Belgia.

“Waktunya telah tiba untuk saya pergi dan ini musim yang luar biasa untuk mengundurkan diri,” ujar Kompany, seperti dilansir Daily Telegraph. “Saya tidak ingin mengatakan apa-apa selain ucapan terima kasih. Saya berterima kasih kepada semua yang mendukung aya dalam perjalanan spesial ini, di klub yang spesial,” tambahnya.

Di saat yang bersamaan, Chairman Man City, Khaldoon Al Mubarak, mengungkapkan bahwa Kompany berkontribusi besar atas kebangkitan Manchester City dalam satu dekade terakhir. “Dia (Kompany) menggambarkan esensi klub. Selama satu dekade ini, dia telah menjadi darah kehidupan, jiwa, dan detak jantung dari pasukan yang penuh talenta ini.” Ujarnya pada laman resmi klub.

 

Sekedar catatan, Kompany sendiri bergabung bersama City pada tahun 2008 silam. Bersama sisi Biru Manchester, ia sudah mempersembahkan empat gelar Liga Inggris, dua gelar Piala FA, dua gelar Piala Liga Inggris serta sepasang Community Shield.

Setelah ini, ia akan kembali ke klub yang membersarkan namanya, Anderlecht. Pemain berkepala plontos itu sempat menimba ilmu di akademi Anderlecht pada 2000-2003. Setelahnya, ia pun bermain untuk tim utama pada 2003-2006.

“Untuk 3 tahun ke depan, saya akan menjalankan peran sebagai pelatih-pemain Anderlecht, klub terbaik di Belgia,” ungkapnya

“Ini mungkin akan mengejutkan, tetapi keputusan ini adalah yang paling emosional dan rasional yang pernah saya buat,” pungkas bek berusia 33 tahun ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tiga Pemain City ini Disebut Giggs Bisa Dengan Mudah Pindah ke Tim Inggris Manapun

Vivagoal Liga Inggris – Ryan Giggs melihat ada tiga pemain Manchester City dengan kualitas mumpuni untuk bisa bermain di klub Premier League manapun. Hanya saja ia tetap menyebut Manchester United masih klub Inggris terbaik sepanjang masa.

Tak bisa dipungkiri jika Manchester City berubah menjadi salah satu klub besar di Premier League terutama setelah diakuisisi oleh Sheikh Mansour. Kemampuan mereka mendatangkan para pemain bintang menjadi salah satu faktor utama keberhasilannya.

Namun hal tersebut tak selalu berbuah manis. Beberapa kali transfer pemain kelas dunia gagal bersinar di City. Meski ada banyak juga yang berhasil membuktikan kualitasnya di Premier League.

Giggs melihat jika kesuksesan City menjadi tim yang solid saat ini adalah keberadaan pemain kunci di sana. Tiga pemain yakni Vincent Kompany, David Silva dan Sergio Aguero di nilainya memiliki kualitas kelas atas yang bahkan akan dengan mudah bermain di klub manapun di Premier League.

“Menurut saya, mereka mungkin punya tiga pemain yang akan masuk ke tim mana pun di era Premier League dengan mudah,” cetusnya dalam sebuah wawancara dengan situs resmi Premier League.

“David Silva, Kompany dan Aguero. Mungkin ada argumen untuk De Bruyne juga layak,” sambung pria asal Wales tersebut.

Kendati demikian, ia tak lantas melupakan Manchester United. Menurutnya klub yang lama ia bela tersebut masih menjadi yang terbaik di Inggris. Mungkin mereka saat ini tengah kalah jauh dari City, namun sang rival sekota tak bisa berbuat seperti yang mereka lakukan yakni juara Liga Champions.

“Ini adalah sebuah diskusi, tentang apa yang mereka lakukan dan para pemain yang mereka miliki, usia grup. Tapi [mereka] mungkin belum cukup disana sehubungan dengan beberapa tim di era United karena mereka melanjutkan untuk memenangkan Liga Champions.”

“Jadi ada tim United di tahun 1998-99 dan 2007-08, karena mereka kemudian memenangkan Liga Champions,” serunya.

“Jadi, jika mereka terus memenangkan Liga Premier, memenangkan Liga Champions, maka ya, mereka harus berada di sana dengan yang terbaik sepanjang masa.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS