Tag: Wolverhampton Wanderers

Duo Tim Inggris Akui Tertarik Boyong Winger AC Milan

Vivagoal Serie A –  Masa depan Suso nampaknya bakal segera selesai bersama Milan. Ia dianggap memiliki permainan monoton. Meski begitu dua tim asal Inggris, Wolverhampton Wanderers dan West Ham United disebut tertarik mendatangkannya.

Sejatinya, dalam beberapa musim terakhir, ia sempat menjadi andalan Milan. Namun musim ini, performanya dianggap sudah menurun. Dirinya sempat diberikan peran penting sebagai trequarista dengan pola 4-3-1-2 kala Rossoneri masih dibesut Marco Giampaolo. Suso gagal membuktikan diri di peran anyarnya itu.

Pun saat Milan berganti nahkoda ke Stefano Pioli, eks Inter menempatkan Suso ke pos winger yang notabene merupakan habitat aslinya. Namun sayang, kala dimainkan sebagai pemain sayap kala laga kontra Lecce, dirinya tampil di bawah standar dan terasa kurang fleksibel.

Seakan menjadi akumulasi kekecewaan terhadap performanya, fans Milan pun menyematkan tagar #susoout . Kabarnya Fiorentina dan Sevilla disebut berminat mendatangkan jasa sang pemain. Tak berhenti di dua klub tersebut, ada tim lain yang juga meminati Suso.

Baca Juga: Ibrahimovic Sebut Maldini Tak Becus Urusi Milan

Bedasarkan laporan calciomercato, dua tim Inggris, Wolves dan West Ham disebut berminat mendatangkannya ke Negeri Ratu Elizabeth.  Wolves disebut berminat melakukan reuni kecil pemain bernomor punggung 8 itu dengan Patrick Cutrone, yang juga diangkut dari Milan di bursa transfer musim panas kemarin.

Untuk menggamit Suso, Wolves dan West Ham diprediksi bakal mengeluarkan dana tak kurang dari 35 Juta Euro untuk membawa kembali eks Liverpool itu ke Inggris.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Manchester City Keluhkan Perubahan Jadwal EPL Yang Terjadi

Vivagoal Liga InggrisManchester City mengalami perubahan jadwal Premier League untuk bulan Desember 2019 hingga Januari 2020. Pihak klub pun menyesalkan hal tersebut.

Dikutip dari Goal International, setidaknya ada sembilan pertandingan Manchester City yang mengalami perubahan jadwal di antara kedua bulan tersebut. Pihak liga sendiri mengatakan keputusan tersebut dilakukan guna menyesuaikan jadwal pertandingan dengan liputan televisi.

Salah satu jadwal yang mengalami perubahan adalah lawatan Manchester City ke markas Wolverhampton. Laga yang awalnya digelar pada ‘Boxing Day’ diganti ke hari berikutnya, dengan jadwal kick-off 7.45 pm waktu setempat.

Keputusan tersebut cukup merugikan, pasalnya City hanya memiliki waktu 48 jam untuk beristirahat sebelum menjalani laga Premier League berikutnya melawan Sheffield United, yang digelar pada tanggal 29 Desember 2019.

Baca Juga: Bintang Manchester City Alami Kecelakaan Tunggal

Sementara itu, Liverpool sebagai pesaing terberat City mendapatkan jadwal yang lebih baik. Klub asuhan Jurgen Klopp tersebut memiliki waktu beristirahat 68 jam di antara laga melawan Leicester City pada tanggal 26 Desember 2019 dan kontra Wolverhampton.

Perubahan jadwal tersebut sangat disesalkan oleh pihak Manchester City. Manajemen klub lalu mengumbar kekecewaannya tersebut ke khalayak ramai.

“Kami kecewa dengan jadwal yang sangat ketat untuk pemain setelah Natal,” tutur Omar Berrada selaku petugas operasi Manchester City kepada Manchester Evening News.

“Kami sepenuhnya paham bahwa hak penyiaran adalah hal penting yang patut dipertimbangkan saat penyusunan jadwal, namun kami juga harus melindungi kesejahteraan pemain, integritas olahraga dalam liga, dan kualitas produknya,” lanjutnya.

“Kami sudah berdialog secara terbuka dengan liga untuk menimbang opsi lain, namun sayangnya, kami harus mengikuti jadwal kick off dan tanggal karena mereka telah menyerahkannya kepada kami,” tutupnya.

Keputusan seperti ini tentu bisa mempersulit Manchester City untuk mempertahankan gelar juara musim lalu. Terlebih lagi Liverpool tengah melaju kencang hingga pekan kedelapan ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Diam-Diam, Arsenal Pantau Perkembangan Bek Wolves

Vivagoal Liga Inggris – Selain berminat memulangkan Donyell Malen, Arsenal disebut tengah memantai situasi terkini bek tengah Wolverhampton Wanderers, Willy Boly. Hal itu dilakukan guna memperkuat barisan pertahanan Gunners yang dianggap masih ringkih.

Sejatinya, di bursa musim panas kemarin, Arsenal sudah mendatangkan David Luiz dari Chelsea. Namun kehadiran bek asal Brazil itu belum mampu memperkuat barisan pertahanan tim asal London Utara di Premier League. Kini, armada asuhan Unai Emery disebut tertarik mendatangkan nama anyar di bursa transfer musim dingin nanti.

Bedasarkan laporan meto.co.uk, Unai Emery memang berencana mendatangkan seorang bek tengah. Namun usaha tersebut nampaknya bakal mendapat halangan keras dari Wolves. Pasalnya, sejak didatangkan Wolves pada 2017/18 silam, nama Boly selalu mengisi barisan pertahanan tim berlogo Serigala itu.

Bahkan, mantan pemain FC Porto juga sukses mengantarkan Wolves promosi ke Premier League setahun berselang dengan status sebagai juara Championship. Kontraknya sendiri baru akan selesai pada 2021 silam dan Arsenal siap meminangnya ke Emirates.

Baca Juga: Arsenal Berminat Bawa Pulang Mantan Pemainnya, Siapa?

Sekedar catatan, menilik laporan transfermarkt, Boly memiliki harga pasaran sebesar 15 Juta Pounds. Namun Arsenal sepertinya harus mengeluarkan tawaran yang lebih besar mengingat pentingnya peran sang pemain untuk Wolves.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Alasan Benjamin Mendy Tak Main Kala City Dibekuk Wolves

Vivagoal Liga Inggris – Benjamin Mendy tak ambil bagian kala City tumbang di rumahnya sendiri kontra Wolvterhampton, Minggu (6/10) malam. Pemain asal Prancis itu harus menepi lantaran cedera hamstring yang dideritanya.

Sejatinya, Mendy baru saja kembali bermain untuk City kala the Sky Blues membekuk Watford dengna skor 8-0 beberapa waktu lalu. Namun, eks As Monaco itu harus kembali menepi lantaran cedera hamstring yang kembali menerpanya. Posisi Mendy dalam laga kontra Wolves pun digantikan oleh Joao Cancelo.

Baca Juga: Kontra Wolves, Pemain Bintang City Dipastikan Absen

Cedera dan Benjamin Mendy adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Sejak didatangkan pada 2017 lalu dengan bandrol 52 Juta pounds, ia lebih banyak berkutat dengan cedera. Bahkan dalam kurun waktu tersebut, Mendy harus dua kali menjalani operasi lutut. Total, ia baru 18 kali bermain untuk City di semua kompetisi.

Selain itu, dirinya juga dipastikan tak bisa memperkuat Prancis dalam kualifikasi Piala Eropa 2020 kontra Islandia dan Turki minggu depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Wolves Bakal Datangkan Gelandang Milan pada Januari Nanti, Siapa Dia?

Vivagoal Liga Inggris –  Klub Premier League, Wolverhampton sepertinya ketagihan menculik pemain AC Milan. Setelah berhasil mendatangkan Patrick Cutrone di awal musim 2019/20 ini, kini giliran Franck Kessie menjadi bidikan.

Manajemen Wolves berambisi besar untuk bisa tampil lebih baik lagi musim ini. Beberapa pemain pun didatangkan untuk memuluskan kinerja Nuno Espirito Santo. Selain Cutrone, Wolves juga membeli Pedro Neto dari Lazio dan meminjam Jesus Vallejo dari Real Madrid.

Tak berhenti di sana, Wolves dikabarkan sudah menyusun rencana untuk bursa transfer Januari mendatang. Dilansir dari Sky Sports, Wolves kini mengincar gelandang AC Milan, Franck Kessie.

Baca Juga: Sanchez Tak Sudi Kembali ke Old Trafford

Kessie yang  tampil cukup meyakinkan bersama  Milan dalam dua musim terakhir nyatanya membuat Wolves kepincut.

Di sisi lain, manajemen Milan nampaknya tak akan mempersulit Wolves untuk mendapatkan  Kessie. Pasalnya semenjak kedatangan Marco Giampaolo Kessie sedikit tenggelam. 

Selain itu, Milan melihat hasil penjualan Kessie  bisa membantu klub untuk menyeimbangkan neraca keuangan mereka. Dimana sang pemain memiliki nilai pasar sebesar 25 juta Euro.

Selalu update berita bola terbaru  seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Patrick Cutrone Semprot Kebijakan Mantan Klub, Kenapa?

Vivagoal Serie A – Striker baru Wolvterhampton Wanderers, Patrick Cutrone menyemprot kebijkan mantan klubnya terdahulu, AC Milan. Menurut Cutrone, Rossoneri kerap mementingkan pemain asing dibandingkan talenta lokal.

Cutrone, yang notabene merupakan jebolan dari akademi Milan harus tersingkir karena ketatnya persaingan di lini depan. Sejatinya di musim 2017/18, Cutrone sempat tampil menjadi tumpuan Milan dengan torehan 18 golnya. Namun semusim berselang, rasio golnya turun hampir separuh. Jarangnya mendapat menit bermain menjadi alasan kuat mengapa rasio gol Cutrone menurun.

Jika dirata-rata, Milan hanya menurunkan sang pemain sebanyak 43 menit di musim lalu. Minimnya waktu bermain tersebut membuat sang pemain di cap gagal membuktikan kualitas. Ia pun pada akhirnya kalah bersaing dengan juru gedor anyar Rossoneri, Krysztof Piatek.

“Ceritanya selalu sama: para pemain asing lebih diutamakan daripada kami. Buat kami para pemain berusia 20 sekian, ini berat,” ungkap Cutrone kepada Gazzetta dello Sport. Meski demikian, ia tetap mengucapkan terima kasih atas kesempatannya bisa menggunakan jersey Rosonerri.

Baca Juga: Adakan Pertemuan dengan Madrid, Milan Jajaki Negosiasi Dua Striker Ini, Siapa Saja?

“Tapi apapun itu, saya ingin menekankan sesuatu: saya akan selalu berterima kasih kepada Milan atas apa yang mereka berikan,” imbuhnya seperti dilansir Football Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Rashford; Semua Orang Bisa Gagal Eksekusi Penalti

Vivagoal Liga Inggris – Marcus Rashford cukup memaklumi kegagalan Paul Pogba mengeksekusi penalti saat Manchester United menghadapi Wolverhampton di laga pekan kedua Premier League, Selasa (20/8) dini hari tadi.

Hadiah penalti itu sendiri didapat Manchester United pada menit 68. Sempat ada diskusi antara Rashford dan Pogba sebelum penalti dilakukan. Sayangnya Pogba yang menjadi eksekutor gagal melakukan tugasnya dengan baik.

Baca juga: Neville Geram Terhadap Algojo Penalti MU

Sorotan tentu mengarah tajam pada Pogba. Pasalnya kegagalan penalti yang ia lakukan membuat United harus puas pulang dari Molineux Stadium dengan membawa satu poin saja setelah laga berakhir imbang 1-1.

Rashford yang pada laga melawan Chelsea di pekan perdana maju sebagai eksekutor kemudian angkat bicara. Ia mengaku tak ada masalah setelah Pogba meminta bola padanya. Menurutnya semua pemain berhak mengambil penalti dan kegagalan juga menjadi hal yang lumrah terjadi.

“Paul ingin mengambilnya [penalti]. Sesederhana itu. Semuanya bisa gagal melakukan tendangan penalti,” tutur Rashford kepada Sky Sports usai pertandingan. “Sudah tak terhitung berapa penalti yang ia cetak untuk kami dan selama karirnya. Wajar jika gagal sekali. Kami sudah lupakan itu,” sambungnya.

“Sederhana, kalau Anda ingin mengambilnya, Anda bisa melakukannya. Saya mengeksekusi penalti pekan lalu jadi saya pikir tidak masalah jika dia ingin mengambilnya pekan ini.”

Baca juga: Mourinho Menangis Karena Rindu Sepak Bola!

“Sangat disayangkan dia gagal mencetak gol, tapi begitulah sepak bola. Kepercayaan diri kalau Anda akan mencetak gol selalu sama. Kami berlatih sepanjang pekan dan sebagian besar jadi gol,” katanya menambahkan.

Atas hasil imbang tersebut, MU terpaksa harus turun ke peringkat empat klasemen sementara dengan raihan empat poin. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut tertinggal dua poin dari Liverpool dan Arsenal yang menempati dua besar dengan koleksi enam poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Neville Geram Terhadap Algojo Penalti MU

Vivagoal Liga Inggris – Legenda Manchester United, Gary Neville dibuat kesal lantaran eksekutor penalti MU lawan Wolverhampton jadi rebutan. Menurutnya tanggung jawab tersebut seharusnya sudah diberikan sebelum laga dimulai.

MU yang sempat bermain imbang 1-1 lawan Wolves pada laga pekan kedua Premier League kontra Wolverhampton Wanderers pada hari Selasa (20/8/2019) dini hari tadi memiliki peluang untuk mengunci kemenangan. Adalah hadiah penalti di menit 68 yang seharusnya dimanfaatkan dengan baik.

Baca juga: Pogba, Eksekutor Penalti Terburuk Sejak Musim Lalu

Sayang Paul Pogba yang maju sebagai eksekutor gagal melaksanakan tugasnya. Laga pun berakhir tanpa pemenang.

Yang mencuri perhatian tentu saja adanya diskusi sebelum penalti dilakukan antara Pogba dan Marcus Rashford. Rashford yang pada laga melawan Chelsea kemarin menjadi eksekutor akhirnya menyerahkan bola kepada Pogba. Momen itulah yang sangat disesalkan oleh Neville.

“Ini adalah penalti Manchester United. Ini bukan tombola [permainan lotre]. Ini bukan penalti yang dilakukan lima kali. Rashford melempar bola kepada Pogba. Ada yang tidak beres,” tutur Neville di salah satu segmen acara Sky Sports usai pertandingan.

Lebih lanjut Neville menyesalkan kejadian tersebut. Menurutnya Pogba begitu egois dalam pengambilan keputusan tersebut kendati dari siaran ulang terlihat Rashford sukarela memberikan bola padanya.

“Mengapa ada perdebatan soal siapa yang mengambil penalti? Pogba gagal empat kali dalam 12 bulan terakhir, jadi anda berpikir bahwa ini adalah kesempatan untuk memperbaikinya. Rashford berhasil pada pekan lalu, ambillah penalti itu,” lanjutnya.

Baca juga: MU Vs Wolverhampton Berakhir Tanpa Pemenang

“Tidak ada pemimpin di lapangan [yang ingin merebut penalti]. Anda bisa lihat tayangan ulangnya, James ada di sana, Martial, mereka tidak bisa membuat keputusan. Ada yang tidak beres di sana.”

“Awalnya saya marah kepada Pogba. Biasanya, anda adalah orang yang tidak egois. Mengapa anda berpikir untuk mengambil penalti dari pemain lain?” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pogba, Eksekutor Penalti Terburuk Sejak Musim Lalu

Vivagoal Liga Inggris – Sebuah catatan buruk menghiasi laga Manchester United lawan Wolverhampton Wanderers. Adalah Paul Pogba yang mencatatkan rekor sebagai pemain yang paling sering gagal penalti terhitung sejak musim lalu.

Pekan kedua Premier League ditutup dengan laga yang mempertemukan Wolves lawan Manchester United di Molineux Stadium, Selasa (20/8/2019) dinihari WIB. Laga itu sendiri berakhir imbang 1-1.

Baca juga: MU Vs Wolverhampton Berakhir Tanpa Pemenang

Kendati bermain sebagai tim tamu, namun MU berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Anthony Martial di babak pertama. Kubu tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui gol yang dicetak oleh Ruben Neves.

MU sejatinya memiliki peluang untuk meraih tiga poin pada laga tersebut setelah mendapat hadiah penalti di menit 68. Sayang Pogba yang maju sebagai eksekutor gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Sepakan gelandang asal Prancis tersebut berhasil dimentahkan oleh kiper Wolves, Rui Patricio.

Dilansir dari Opta, kegagalan tersebut menjadi yang keempat bagi Pogba terhitung dari musim lalu. Gelandang berusia 26 tahun tersebut gagal mencetak gol melawan West Ham, Everton, dan Southampton. Catatan tersebut menjadi yang terbanyak di antara pemain di Premier League dalam kurun waktu tersebut.

Menurut catatan Transfermarkt, Pogba total telah gagal mengeksekusi penalti lima kali sepanjang kariernya. Satu penalt lain yang gagal adalah saat ia masih berkostum Juventus, yakni ke gawang Atalanta. 13 penalti lainnya berhasil ia tuntaskan dengan cemerlang.

Baca juga: Wan-Bissaka Buka Suara Tentang Kilatnya Proses Adaptasi Bersama Setan Merah

Kendati secara presentasi cukup baik, namun kesalahan seperti ini tentu sangat sulit ditoleransi. Terlebih Pogba disebut sebagai pemain penting dalam tim selama ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klub-Klub Unggulan Berhasil Memenangkan Laga di Kualifikasi Europa League

0

Vivagoal Berita BolaKualifikasi Liga Europa untuk musim 2019/2020 telah memasuki tahap ketiga. Sejumlah klub dari berbagai penjuru Eropa telah menyelesaikan laga leg pertama kualifikasi ketiga yang berlangsung secara serentak, Jumat (9/8/2019) dini hari tadi.

Beberapa klub besar Eropa seperti PSV Eindhoven, Spartak Moscow, Feyenoord Rotterdam, Eintracht Frankfurt dan Espanyol turut serta dalam babak kualifikasi ketiga Liga Europa ini. Wakil asal Belanda, PSV yang bertemu klub asal Norwegia, Huagesund. De Eindhoven berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 di leg pertama via gol Steven Bergwijn yang mencetak gol melalui titik putih.

Kompatriot sekaligus rival terberat PSV, Feyenoord juga berhasil meraih kemenangan. Menjamu wakil Georgia, Dinamo Tiblisi. Raksasa Eredivisie itu sukses mempecundangi Dinamo di Stadion De Kuip dengan skor telak 4-0.

Sementara itu, semifinalis Liga Europa musim lalu, Eintracht Frankfurt juga berhasil menjaga kans untuk lolos ke babak berikutnya setelah melibas Vaduz dari Liechtensein dengan skor mencolok 5-0.

Di sisi lain, wakil Inggris, Wolverhampton mengikuti jejak klub top Eropa lainnya dengan mengalahkan wakil Armenia, Pyunik dengan skor 4-0 di Stadion Vazgen Sargsyan, markas Pyunik.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS