
Takluk dari Arsenal, Chivu Akui Lawannya Lebih Kompeten
Vivagoal – Liga Champions – Inter Milan menelan kekalahan ketiganya di fase grup Liga Champions musim ini saat menjamu Arsenal, Rabu (21/1) dini hari WIB. Hasil ini menyebabkan pasukan Cristian Chivu terdepak dari posisi delapan besar dan untuk sementara waktu duduk di peringkat sembilan.
Nerazzurri berpeluang turun semakin jauh setelah pertandingan Kamis (22/1) dini hari karena beberapa tim di bawahnya yang belum bermain membukukan selisih angka yang tipis. Dengan takluknya Inter dari The Gunners, Chivu pun mengakui kualitas yang dimiliki lawannya tersebut.

“Mereka punya intensitas, teknik, dan tempo yang lebih, mereka menguasai ruang dengan baik, punya lini serang dengan intensitas dan kecepatan, begitu pula dengan second ball, dan mereka bertarung di setiap duel,” kata Chivu, dilansir dari Football Italia.
“Kami berusaha melakukan perlawanan, kami bermain cukup baik di babak pertama dan ketika skor 1-1 seharusnya bisa mencetak gol lebih. Kami juga kurang beruntung karena gol yang tercipta dari tendangan sudut, di mana bola mengenai mistar dan menuju kepala pemain Arsenal.
“Di babak kedua Arsenal meningkatkan fokus mereka dan juga bermain lebih rendah hati, karena ada sedikit kesombongan dari mereka di babak pertama. Mereka bermain lebih bertahan dan tentunya bisa memasukkan pemain dari bangku cadangan untuk meningkatkan level permainan.”
Baca juga:
- Kapten Dortmund Nilai Tottenham Tidak Sehebat yang Mereka Bayangkan
- Kalahkan Inter, Arteta Labeli Arsenal Tim Pemberani
- Obrolan Vigo: Paul Gascoigne, Sang Revolusioner Sepakbola Inggris
- Akanji Sebut Arsenal bukan Tim Terbaik Menurut Versinya
Inter selalu takluk dari tim-tim besar yang mereka hadapi musim ini, baik di Liga Champions, Serie A, maupun Supercoppa Italiana. Sebelum kalah dari Arsenal, Nerazzurri juga menelan kekalahan beruntun dari Atletico Madrid dan Liverpool di kompetisi Eropa.
“Penyesalannya adalah di tiga pertandingan itu kami harusnya bisa berbuat lebih, mungkin bukan malam ini, tapi saat melawan Atletico dan Liverpool, sedikit kematangan dan konsentrasi akan membuat perbedaan.
“Saya rasa sebulan setelah pertandingan itu, jika kami menghadapi pertandingan malam ini dengan sikap yang sama, maka kami akan memperoleh hasil yang berbeda. Itu pendapat saya, saya rasa pengalaman itu akan membantu kami bertumbuh dan jadi sedikit lebih matang,” ungkap sang pelatih.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















