Terlalu Mahal, MU Minta Diskon 50% Untuk Jadon Sancho

0
47
Jadon Sancho
Jadon Sancho merayakan golnya dengan menunjuk klub kebanggaannya (Sumber: Twiter)

Vivagoal Liga Inggris – Manchester United masih ngotot untuk bisa mendapatkan Jadon Sancho. Bahkan mereka sudah meminta Borussia Dortmund untuk memberikan diskon setengah harga.

Spekulasi terkait transfer Sancho terus bergerak liar. Manchester United sebagai peminat terdepan dikabarkan tidak akan menyerah untuk bisa mendatangkan pemain asli Inggris tersebut ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas mendatang.

Dilansir dari Sky Sports, Manchester United merasa jika banderol 100 juta pounds yang dipasang Dortmund terlalu mahal. Mereka menilai jika Dortmund harus memberikan diskon yang cukup besar jika benar-benar siap mendengar tawaran untuk Sancho, mungkin sampai 50% di tengah pandemi seperti saat ini. Dan jika itu tak bisa mereka penuhi, setidaknya klub asal Bundesliga Jerman itu tak memasukkan Sancho ke dalam daftar jual.

Desakan dari Manchester United merupakan respon dari CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke beberapa hari lalu. Ia menegaskan jika pihak Dortmund tak akan memberi diskon sepeserpun kepada para peminat Sancho.


Baca Juga:


“Saya kira tidak akan ada klub yang mampu membayar. Juga tidak ada diskon virus corona untuk dia [Sancho],” ujar Watzke dikutip dari Sky Sports.

Namun dilansir dari laporan tersebut, Manchester United masih memiliki peluang untuk bisa mendapatkan Sancho. Dortmund dirasa kondisi keuangan mereka mungkin bisa membaik ketika bursa transfer dibuka lagi bulan depan.

Nama pemain muda berbakat milik Birmingham City, Jude Bellingham, bisa memegang peran penting dalam negosiasi antara MU dan Dortmund ini.

Gelandang yang kini memasuki usia 17 tahun itu bisa meneken kontrak profesional. Andai Bellingham bersedia menjalani karier di Dortmund, maka kans MU mendapatkan Sancho jadi lebih besar.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here