Terus Dipaksa Bertanding, Chelsea Kembali Dihantam Badai Cedera
Thomas Tuchel, Chelsea, Foto: dok Bola Okezone

Terus Dipaksa Bertanding, Chelsea Kembali Dihantam Badai Cedera

Raffy Faraz - Desember 27, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga Inggris – Chelsea harus berjuang keras untuk bisa memenangkan laga kontra Aston Villa. Dengan kondisi pemain-pemain yang diturunkan baru pulih dari cedera, pada akhirnya justru menimbulkan masalah baru dalam skuad The Blues.

Chelsea berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Aston Villa di lanjutan Liga Inggris, Senin (27/12) dinihari WIB. Bertanding di Villa Park, Chelsea sejatinya harus puas bermain imbang 1-1 di babak pertama setelah Reece James mencetak gol bunuh diri, sebelum disamakan oleh Jorginho.

Di paruh kedua pertandingan, Thomas Tuchel yang menargetkan bisa menang pada laga ini akhirnya memutuskan untuk memasukkan Callum Hudson Odoi, Thiago Silva, N’Golo Kante dan Romelu Lukaku yang sedianya baru saja pulih dari cedera yang diderita.

Pada prosesnya, keempat pemain tersebut memang sukses memberi dampak signifikan dalam pertandingan setelah umpan Odoi berhasil dikonversi menjadi gol oleh Lukaku. Sementara gol kedua Jorginho melalui titik penalti di menit akhir juga berkat kontribusi Lukaku yang dilanggar di area terlarang.

Namun, kemenangan itu harus dibayar mahal setelah Thiago Silva dan N’Golo Kante kembali mengalami cedera. Manajer Chelsea, Thomas Tuchel pun geram bukan kepalang kepada operator Premier League yang memaksakan timnya untuk terus bertanding.


Baca Juga:


Pasalnya, skuad Chelsea mereka sudah menipis setelah beberapa penggawa-nya harus menepi setelah dihantam sejumlah kasus Covid-19 dan badai cedera. Rentetan tersebut membuat penampilan tim tak maksimal. Mereka melewatkan sepasang kemenangan kala hanya mampu bermian imbang melawan Everton 1-1 dan Wolverhampton 0-0.

“Situasinya seperti ini, tapi ini tidak bisa dianggap tepat. Ini tidakadil. Kami semua sempat terbaring di tempat tidur selama 10 hari, namun kami selanjutnya harus melawan tim-tim yang bersiap dengan waktu lebih karena laga mereka ditunda,” kesal Tuchel dilansir dari BBC.

“Mereka membuat kami selalu bertanding, meskipun kami punya kasus COVID. Kami akhirnya harus mendapat cedera-cedera baru dan itu tak berhenti. Orang-orang di meja hijau, di kantor, membuat keputusan-keputusan ini.” geramnya lagi.

“Kami kesulitan, kita terus menekan para pemain. Saya punya respek tertinggi atas apa yang dilakukan para pemain. Kami memang mengalami perubahan karena cedera-cedera, tapi bukan karena alasan taktik lagi,” tegasnya. (HS)

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com