
Terus Pecat Pegawai, Man United Semakin Kehilangan Jiwa Mereka
Vivagoal – Liga Inggris – Eks penyerang asal Premier League, Troy Deeney menyoroti sejumlah keputusan dari INEOS Group, selaku bagian dari pemilik Manchester United, yang justru Ia rasa semakin membebani para pemain ditengah kesulitan mereka musim ini.
Pengusaha asal Inggris, Sir Jim Ratcliffe melalui INEOS Grup secara resmi telah menjadi bagian dari kepemilikan Manchester United. Ratcliffe dan INEOS jadi pemilik minor Setan Merah dengan saham sebesar 25 persen.
INEOS Grup kemudian ditugaskan untuk mengelola seluruh urusan sepakbola dalam skuad Setan Merah. Namun, sejak kehadiran INEOS, Man United dirasa tak banyak mengalami perubahan berarti, baik teknis maupun non-teknis.

Di musim ini, Man United masih tertatih-tatih di Liga Ingggris karena berada di posisi ke-14, dengan 33 poin dari 27 laga. Padahal, mereka kini sudah berganti kepelatihan dari Erik ten Hag menuju Ruben Amorim.
Sejumlah keputusan dari INEOS Group akhir-akhir ini justru memunculkan pro-kontra terkait masalah internal tim. Mereka berdalih melakukannya guna memangkas pengeluaran klub agar kesehatan ekonomi mereka tetap aman.
Baca Juga:
- Meski Tengah Diprioritaskan West Ham, Arsenal Buka Penawaran untuk Jonathan David
- Lantaran Intimidasi Wasit, Lyon Siap Berikan Sanksi Internal untuk Pelatihnya
- Kapten Villa Tegaskan, Timnya Bukan Cuma Pelengkap di Liga Champions
- Lolos Tanpa Play-Off Jadi Pertanda Lille Lawan yang Bahaya Untuk Dortmund
Diantaranya, adalah melakukan sejumlah pemutusan hubungan kerja pada staf non sepak bola Man United. Hal tersebut yang menurut Troy Deeney justru semakin memperparah kondisi Man United.
Deeney merasa berbagai keputusan dari klub sekarang sedikit banyak bisa mempengeruhi kondisi psikologis pemain. Tak sedikit pula yang menjadi korban pemecatan ini sudah mengabdi dalam waktu lama untuk Man United.
ℹ️ Patrick Dorgu and Ayden Heaven are available to be named in Thursday’s #UEL squad, but Chido Obi is ineligible for the competition.#MUFC
— Manchester United (@ManUtd) March 3, 2025
“Moral di antara para pemain Man United pasti sudah cukup rendah. Namun, ketika kamu membuat 450 staf kehilangan pekerjaan mereka, itu tidak akan membantu,” ujar Deeney dilansit The Sun Sports.
“Saya tidak yakin Man United dapat membuat 450 orang menjadi berlebihan, tanpa memberikan dampak apapun kepada para pemain. Pangkas terlalu banyak lemak dan kamu bisa kehilangan hati dan jiwa mereka.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















