Pelatih Kiper Hertha Dipecat Setelah Ungkap Pernyataan Kontrovesial - Vivagoal.com
Ungkap Pernyataan Kontroversial, Hertha Pecat Pelatihnya
Zsolt Petry – Archysport

Pelatih Kiper Hertha Dipecat Setelah Ungkap Pernyataan Kontrovesial

Rachmat Ramadhan - April 7, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal BundesligaHertha Berlin dikabarkan memecat pelatih kiper, Zsolt Petry karena pernyataannya yang kontroversial. Hertha Berlin sendiri langsung mengumumkan hal tersebut dan diakui bahwa pernyataannya baru-baru ini menjadi penyebab.

Sebelumnya, Petry menyatakan bahwa ia menyayangkan dukungan untuk homoseksual dan soal kabar politik lainya seperti masalah pengungsi. Pria asal Hongaria itu juga mengkritik sikap yang dilakukan rekan senegaranya yang kini membela Leipzig, Peter Gulacsi karena dukungannya terhadap kaum homoseksual beberapa hari lalu.

“Saya tidak tahu apa yang bisa memotivasi Péter (Gulacsi) untuk membela kaum homoseksual, waria, dan orang-orang dengan identitas gender lain,” kata Petry kepada salah satu media Hungaria.

Ucapan Petry membuat Hertha geram. Klub asal ibukota Jerman tersebut tak tinggal diam dan mengambil keputusan untuk memecat Petry dari jabatannya sebagai pelatih kiper.

“Manajemen Hertha BSC telah memutuskan sehubungan dengan beberapa pernyataan oleh pelatih penjaga gawang Zsolt Petry dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Hongaria ‘Magyar Nemzet’, yang sebelumnya tidak disadari oleh klub, untuk melepaskan Zsolt Petry dengan segera” Tulis laporan Hertha Berlin.

Hertha Berlin sendiri adalah klub yang mengusung nilai nilai Toleransi dan keragaman. Mereka melihat tidak adanya cerminan dari Petry dari pernyataannya kepada media beberapa waktu lalu.


Baca Juga:


“Piagam Keragaman” telah ditandatangani dan asosiasi secara aktif mengkampanyekan nilai-nilai seperti keragaman dan toleransi, karena nilai-nilai ini penting bagi kami. Hal ini tidak tercermin dalam pernyataan Zsolt Petry, yang dia buat kepada publik sebagai karyawan,” lanjut pernyataan Hertha.

Selepas pemecatannya, Petry langsung meminta maaf kepada seluruh khalayak. Ia mengkonfirmasi bahwa ia saat itu hanya melakukan kritik mengenai kebijakan migrasi di negara-negara Eropa.

“Saya ingin menekankan bahwa saya tidak homofobia atau xenofobia. Saya sangat menyesali pernyataan saya tentang kebijakan imigrasi dan ingin kepada semua orang yang mencari perlindungan bersama kami dan yang saya miliki terhina Saya minta maaf. Saya sangat senang bekerja untuk Hertha BSC dan saya menghormati keputusan ini. Saya berharap semua orang di Hertha BSC sukses di masa depan.” ungkapnya. (ARI)

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com