5 Fakta Hooligan Inggris yang Paling Brutal

5 Fakta Hooligan Inggris yang Paling Brutal

Heri Susanto - Januari 25, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Millwall Bushwackers (Millwall)
Sumber: Ligalaga

Millwall merupakan tim Inggris yang miskin akan prestasi. Namun mereka memiliki fans garis keras yang lumayan berbahaya dan meresahkan dalam wujud Bushwackers. Mayoritas dari mereka merupakan pekerja dermaga yang memiliki kondisi fisik mumpuni untuk bertarung.

Aktif sejak 1972, Bushwackers memiliki catatan panjang dalam urusan kriminal. Laga melawan Luton Town di Piala FA 1985 menjadi yang terburuk. Mereka merusak fasilitas umum di sekitar Lutown, menghancurkan kursi dan pub.

Bahkan dalam laga melawan West Ham, rival abadi mereka pada 2009 di Upton Park pada ajang Piala FA. Invasi sempat terjadi di dalam lapangan dan bentrok terjadi dan luar lapangan. 20 orang terluka dalam kejadian ini dan West Ham dedenda 115 ribu paun lantaran dianggap tak becus kala menyelenggarakan pertandingan.

  1. Inter City Firm (West Ham)
Sumber: the Mirror

Jika Millwall memiliki Bushwackers, maka West Ham memiliki Inter City Firm (ICF) yang didirikan pada 1977 lalu. nama tersebut diambil dari kereta InterCity yang kerap menemani perjalanan tandang mereka ke berbagai kota.

Bersama Millwall Bushwackers dan Chelsea Headhunters, ICF merupakan firma (kelompok supporter) terbesar di London. Ketiganya memiliki rivalitas yang kental bahkan ICF juga tak akrab dengan fans Tottenham, Yid Army. Ketika bertemu dan mengalahkan rivalnya dalam pertempuran, ICF meninggalkan kartu beruliskan “Selamat, anda baru bertemu ICF”

Firm aini sempat diangkat dalam film layer lebar bernama Green Street. ICF berganti nama menjadi Green Street Elite (GSE). Di film tersebut, mereka diceritakan berseteru dengan Millwall Bushwackers.

  1. Soul Crew (Cardiff City)
Sumber: Flickr

Jika banyak firma Inggris yang membuat namanya terinspirasi dari kereta yang menemani perjalanan tandang mereka, hal berbeda terjadi pada Soul Crew yang mendukung Cardiff City. Mereka memberikan nama tersebut lantaran kecintaan pada musik Soul. Seperti fans Millwall, Soul Crew mayoritas merupakan pekerja dermaga.

Meski Cardiff sering main di divisi bawah, reputasi dari firma mereka justru ada di jajaran top. Mereka memiliki rivalitas panjang dengan fans Porsmouth, 6:57 crew. Banyak firma dari Inggris menganggap jika mereka adalah penjajah lantaran berasal dari Wales.


Baca Juga:


  1. Service Crew (Leeds United)
Sumber: Yorkshire Live

Leeds United memiliki fans garis keras bernama Service Crew yang juga dinamakan oleh kereta yang menemani perjalanan tandang mereka. Service memiliki beberapa rival kental di Inggris seperti

  • Milwall Bushwackers (Millwall)
  • Red Army (Manchester United)
  • Hull City Psychos (Hull City)
  • Soul Crew (Cardiff City)
  • Chelsea Headhunters (Chelsea)
  • Birmingham Zulu Warriors (Birmingham)

Mereka pernah terlibat kerusuhan kala timnya keok dari Bayern Munich di Piala Eropa pada 1975 lalu dengan skor 2-0. Fans melemparkan kursi ke dalam lapangan dan membuat Leeds menjadi tim Inggris pertama yang disanksi tak boleh mengikuti kejuaraan Eropa.

Service Crew tak hanya ditakuti di Inggris. Reputasi firma mereka sudah lumayan menjalar di Eropa. Bahkan, mereka pernah ditolak tim non liga, Telford United kala menjadi tuan rumah di babak ketiga Piala FA pada 1987. Laga pun dipindah ke daerah terdekat, West Bromwich.

  1. Zulu warrior (Birmingham)
Sumber: Birmingham Live

Zulu Warriors merupakan fanbase Birmingham City yang mendobrak tradisi. Jika mayoritas firma disesaki sosok berkulit putih, mereka menerima perbedaan dan semua orang boleh berada di sana.

Zulu punya reputasi yang lumayan kasar. Mereka terlibat kerusuhan di Cardiff yang mengakibatkan hancurnya pub pada 2001 lalu. Mereka juga sempat terlibat perselisihan dengan Millwall kala play-off championship 2002 silam dan polisi mengklaim kerusuan tersebut merupakan yagn terburuk.

Zulu memiiki rivalitas yang sengit dengan Aston Villa Hardcore yang merupakan pendukung Villa, rival sekora mereka. Selain itu, mereka juga kerap berselisih dengan fans dari West Ham, Cardiff City, Stoke City, Millwall, West Bromwich dan Wolverhampton.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com