5 Fakta Jordi Amat, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

5 Fakta Jordi Amat, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Heri Susanto - Januari 10, 2022
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Diprioritaskan PSSI untuk Dinaturalisasi

Dalam beberapa waktu belakangan, PSSI memang teganh memprioritaskan Jordi Amat dan tiga pemain lain untuk dinaturalisasi dalam waktu dekat. Anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani mengklaim jika dokumen Jordi Amat dan Sandy Walsh sudah rampung. Keduanya memang sudah dicanangkan untuk mendapatkan warga negara Indonesia.

“Untuk Sandy Walsh dan Jordi Amat sudah on progress antara mereka dan PSSI. Sedang kontak-kontakan seperti itu,” kata Hasani.  “Menurut kami, dokumennya sudah lengkap. Nanti waktu kami bawa ke Kemenpora kalau ada yang kurang, kami mesti minta lagi,” imbuh Hasani.

  1. Pengalaman Panjang di Eropa

Jordi Amat merupakan sosok yang kenyang pengalaman mentas di Eropa. Menukil laman transfermarkt, ia semapt berkelana dari Spanyol, Inggris dan kini tengah mentas di Belgia dan membela KAS Eupen yang mentas di kompetisi atas Liga Belgia, Jupiter League.

Amat datang ke Eupen dengan mahar 1 juta Euro, setara Rp 16 Miliar pada Juli 2020 lalu. Sejauh ini, ia sudah mentas sebanyak 78 laga di lintas kompetisi dan mendulang dua gol serta satu assist. Sebelumnya, ia sempat memperkuat berbagai tim macam Espanyol, Rayo Vallecano, Real Betis hingga Swansea City.

  1. Pernah Memperkuat Tim Junior Spanyol & Timnas Catalonia

Sejak memulai karir profesionalnya di tahun 2009, Jordi Amat tercatat pernah memperkuat berbagai tim junior Spanyol. Namanya berturut-turut memperkuat La Roja umur U-16 hingga U-21 pada rentang 2008-2014 silam.

Bersama Timnas U-20, ia semapt catatkan lima laga. Di tim U-21, ia sempat memperkaut 15 pertandingan bagi La Roja muda. Tak hanya itu, ia juga semapt memperkuat Timnas Catalonia lantaran sang pemain merupakan sosok yang lahir di teritori Catalan. Ia semapt memperkuat Timnas dalam rentang 2011-2013 lalu. Dua caps pernah ia catatkan bersama Catalan.


Baca Juga:


  1. Memiiki Jiwa Kepemimpinan Mumpuni

Tak hanya piawai mengawal pertahanan, Amat juga punya jiwa kepemimpinan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan posisinya sebagai kapten tim di Eupen. Musim ini, posisi sebagai pemimpin tim diamanatkan kepada pemain 29 tahun itu.

Total, Amat sudah mendulang 19 laga sebagai kapten di ajang domestik. Ia hanya absen sekali kala menerma suspensi kartu. Bahkan, kala masih memperkuat Rayo Vallecano, ia sempat juga menjabat sebagai kapten tim pada beberapa pertandingan.

  1. Bisa Menambah Kedalaman Skuat, Khususnya di Lini Belakang

Di Piala AFF 2022 kemarin, Timnas Indonesia biasa memainkan duet Alfeandra Dewangga dan Elkan Baggot dan beberapa nama lain macam Fachrudin Aryanto hingga Rizky Ridho. Kehadiran Amat jelas bisa menjaga kedalaman skuat.

Bukan tak mungkin ia bisa menghadirkan dimensi baru di lini pertahanan. Indonesia juga bisa bermian dengan tiga bek tengah via skema 3-5-2 dengan kehadirannya. Selain itu, Amat juga bisa mengisi pos sebagai gelandang tengah.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com