5 Fakta Kekeliruan Transfer di Era Sepakbola Modern

5 Fakta Kekeliruan Transfer di Era Sepakbola Modern

Heri Susanto - Januari 12, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  • Alvaro Morata
5 Fakta Kekeliruan Transfer di Era Sepakbola Modern
Sumber: Goal

Alvaro Morata meninggalkan Real Madrid pada 2014 guna menuju Juventus dengan mahar 20 juta Euro. Bersama Si Nyonya Tua, karirnya lumayan melesat lantaran banyak berkontribusi bagi gol-gol krusial tim asal Turin dan sempat memebantu tim berjaya di kancah domestik dan menembus final Liga Champions pada 2014 lalu.

Namun dalam klausulnya. Ia bisa dibeli kembali Real Madrid di angka 30 juta Euro. Meski pulang dengan harga mahal, hal itu tak serta merta menjamin performanya di tim utama. Ia harus bersaing dengan trio BBC, Bale-Benzema-Cristiano dan menit bermainnya harus tereduksi jauh. Morata hanya bertahan semusim di tim masa kecilnya dan menyeberang ke Chelsea.

Di Chelsea, karirnya tak baik-baik saja sehingga ia harus menjalani serangakaian peminjaman sebelum dipermanenkan Atletico Madrid. Saat ini, sosok asal Spanyol tengah menjalani musim di Como 1907 besutan Cesc Fabregas.

  • Kalvin Phillips
5 Fakta Kekeliruan Transfer di Era Sepakbola Modern
Sumber: Mancity

Ada ekspektasi besar kepada Kalvin Phillips ketika City menebusnya di angka 42 juta paun pada 2022 lalu. Ia diharapkan bisa memberi dimensi lain pada lini tengah sky Blues besutan Pep Guardiola. Namun performa primanya di Leeds seakan meredup ketika membela City.

Ia sama sekali tak masuk dalam rencana Pep. Kompilasi masalah kebugaran dan inkonsistensi performa membuatnya harus kalah saing dengan pemain lain. Ia bahkan sempat menjalani serangkaian peminjaman di West Ham United dan Ipswich Town. Musim ini, Kalvin bahkan baru mentas 7 menit saat timnya bersua Huddersfield di ajang Piala Liga.

  • Tom Bischof
5 Fakta Kekeliruan Transfer di Era Sepakbola Modern
Sumber: Bundesliga

Tom merupakan wonderkid Jerman yang digadang-gadang bisa menjadi perpanjangan tangan Leon Goretzka yang sudah menua. Ia mampu tampil apik bersama Hoffenheim dalam empat musim terakhir dan putuskan pindah ke Bayern Munich di musim panas.

Namun di bawah Vincent Kompany, sang pemain jarang bermain reguler. Potensi sosok 20 tahun menembus Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 terbilang tipis dengan waktu bermainnya yang terbatas. Namun di tengah menit bermain yang terbilang terbatas, Tom masih mampu mendulang tiga assist dari 500an menit bermain yang didapatkan bersama Bayern.


Baca Juga:


  • Robbie Keane
5 Fakta Kekeliruan Transfer di Era Sepakbola Modern
Sumber: Liverpool

Robbie Keane merupakan Jorneyman yang sempat memperkuat banyak tim mulai dari Inggris, Skotlandia, Italia hingga India. Di musim 2008/09,  ia memutuskan hengkang ke Liverpool yang diklaim sebagai tim favoritnya dengan mahar 19 juta paun dari Tottenham Hotspur.

Namun alih-alih menjadi penyerang, Keane justru ditempatkan Rafa Benitez sebagai winger kiri dan hal tersebut tak bisa diterimanya. Ia memang kalah bersaing dari Fernando Torres yang kala itu diandalkan sebagai mesin gol the Reds. Bersama Liverpool, ia hanya bertahan satu musim dan kembali ke tim sebelumya, Tottenham Hotspur.

  • Antoine Griezmann
5 Fakta Kekeliruan Transfer di Era Sepakbola Modern
Sumber: Barcelona

Barcelona harus merogoh kocek 120 juta Euro guna membawa Grizzie dari Atletico Madrid pada 2018. Angka tersebut menjadikannya salah satu pembelian termahal klub. Sempat ada kekecewaan lantaran ia baru meneken kontrak baru semusim sebelumnya. Pasca Atleti, karir pemain asal Prancis tak bisa dibilang baik-baik saja.

Ia gagal beradaptasi dengan skema Blaugrana bersama Lionel Messi dan Luis Suarez. Bahkan, nama yang disebut terakhir sempat angkat kaki dari klub menuju Los Colchoneros dan menjadi juara di sana. Di sisi lain, karir Grizzie bersama Barcelona seakan menguap dan ia masuk dalam kategori pembelian terburuk tim.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com