Site icon Vivagoal.com

5 Fakta Pelatih Dengan Juara Liga Champions Terbanyak

Fakta Pelatih

VivagoalFakta Pelatih – Kompetisi Liga Champions musim 2018-2019 saat ini masih berada pada Grup Stage. Vivagoal akan membahas bagaimana andil seorang pelatih dalam pagelaran bergengsi ini.

Liga Champions menjadi kompetisi sepakbola paling bergengsi yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Federasi Sepakbola Eropa atau UEFA. Dianggap paling bergengsi karena peserta Liga Champions berisi berbagai klub papan atas di benua Eropa.

Sejarahnya, Liga Champions mulai digulirkan pada tahun 1955 dan masih bernama European Champion Clubs Cup atau disingkat dengan sebutan European Cup, dan masih menggunakan sistem gugur dua leg. Dengan demikian, setiap tim akan memainkan dua pertandingan, tandang dan kandang. Tim yang berhasil memenangkan pertandingan dengan skor rata-rata tertinggi dipastikan lolos ke babak selanjutnya.

[irp]

European Cup kemudian berubah nama menjadi Champions League (Liga Champions) saat memasuki musim 1992-1993. Format kejuaraan juga diubah, yaitu terdiri dari tiga babak kualifikasi, fase grup, dan empat babak final dengan sistem gugur.

Sepanjang sejarahnya, Real Madrid menjadi tim yang paling sering mengoleksi gelar Liga Champions dengan 13 trofi. I Rossoneri, AC Milan berada di posisi kedua dengan tujuh gelar. Adapun, Liverpool, Bayern Munchen, dan Barcelona masing-masing telah meraih lima gelar.

Untuk pelatih, Zinedine Zidane menjadi pelatih tersukses dalam hal meraih trofi Champions. Zizou membawa Real Madrid memenangkan 3 kali gelar Liga Champions secara beruntun. Namun, Zidane tidak sendiri mendulang sukses dalam perebutan gelar trofi si Kuping besar. Sebelum Zidane, ada Carlo Ancelotti sebagai pelatih dengan peraih gelar Liga Champions terbanyak dan juga beberapa pelatih lainnya.

Dan berikut ini 5 fakta pelatih sepakbola paling sukses di kompetisi Liga Champions.

1. Zinedine Zidane

Setelah mengarungi dunia sepakbola sebagai pemain Zinedine Zidane akhirnya memutuskan untuk menjadi pelatih dan manajer sepakbola. Seperti yang kita semua tahu, Zidane adalah seorang pemain sepakbola yang luar biasa pada jamannya. Zidane meraih banyak penghargaan sebagai pemain sepakbola.

Pada bulan Januari 2016, Zidane terpilih sebagai manajer Real Madrid pasca pemecatan Rafael Benitez. Sejak ditunjuk mengisi kursi kepelatihan, Zidane sudah mempersembahkan 9 trofi untuk Madrid. Satu gelar La Liga (2016/2017), Piala Super Eropa (2016,2017), Piala Dunia Antarklub (2016,2017), dan Piala Super Spanyol (2017).

Pencapaian tertinggi sang pelatih tentu adalah 3 gelar Liga Champions yang ia dapat bersama Real Madrid secara beruntun sedari 2016 sampai 2018. Trofi pertama yang ia dapat bersama Madrid adalah saat pagelaran Liga Champions 2015/16. Saat itu, Real Madrid bertemu dengan rival sekotanya, Atletico Madrid pada laga final. El Real baru dinyatakan sebagai juara setelah unggul dalam adu penalti 5-3. Dan itu menjadi gelar ke-11 El Real.

[irp]

Trofi kedua masih ia dapat bersama Real Madrid, saat pagelaran Liga Champions 2016/17. Mereka menjadi juara setelah menang 4-1 atas Juventus pada laga final di Stadion Millenium, Minggu (3/6/2017) dini hari WIB. Inilah gelar ke-12 Real Madrid sepanjang sejarah Liga Champions. Trofi ketiga didapat Zidane saat Madrid tampil sebagai juara dalam laga final Liga Champions di NSC Olimpiyskiy Stadium, Minggu (27/5/2018) dini hari Wib. Madrid menang atas 3-1 atas Liverpool dalam laga tersebut.

Itu merupakan ketiga kalinya secara beruntun El Real menjadi juara. Mereka menambah jumlah gelar juara Liga Champions menjadi 13, dan itu hampir dua kali dari AC Milan yang berada di posisi kedua sebagai pemilik gelar terbanyak (7). Bagi Zizou, hal tersebut membuat dirinya sebagai pemegang rekor. Dia adalah pelatih pertama yang sukses memenangkan 3 trofi Liga Champions secara beruntun. Dan pada akhirnya sang pelatih memutuskan untuk berhenti melatih Real Madrid.

2. Carlo Ancelotti

Selama menjalani bidang kepelatihan sejak tahun 1995, Don Carlo sudah memenangkan Liga Champions dalam tiga edisi. Pria asal Italia itu berhasil meraih tiga gelar juara dengan dua klub berbeda, yakni AC Milan dan Real Madrid.

Carlo Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih AC Milan pada 6 November 2001, dengan menggeser Fatih Terim yang dipecat karena serangkaian hasil buruk. Pria yang kini melatih Bayern Munchen itu berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions pertamanya di musim keduanya di AC Milan. Kala itu, Don Carlo sukses membawa Milan juara dengan mengalahkan klub Italia lainnya, Juventus pada partai final dengan skor 3-2 yang didapat di babak adu penalti.

[irp]

Trofi Liga Champions kedua Ancelotti masih bersama AC Milan pada musim 2006-2007. Di partai final yang berlangsung di Olympic Stadium, Athens, (23/5/2007), Don Carlo membawa Milan meraih kemenangan tipis 2-1 atas Liverpool.

Dan Ancelotti merasakan manisnya gelar Liga Champions ketiganya saat musim 2013-2014. Pria asal Italia itu kali ini membawa Real Madrid meraih La Decima, atau trofi kesepuluh Liga Champions. Los Blancos menang telak 4-1 melawan Atletico Madrid pada laga final yang diselenggarakan di Estádio da Luz, Lisbon, Portugal (24/5/2016).

3. Bob Paisley

Sama seperti Carlo Ancelotti, Bob Paisley juga sudah merasakan kesuksesan dengan meraih tiga gelar Liga Champions selama karier kepelatihannya. Tiga trofi ‘Si Kuping Besar’ itu didapatnya saat melatih Liverpool.

Pensiun sebagai pemain pada tahun 1954, Paisley memilih melanjutkan karirnya sebagai fisioterapis Liverpool merangkap sebagai pelatih tim cadangan. Bulan Agustus 1959, Paisley dipercaya untuk menggantikan Albert Shelley yang mengundurkan diri.

Paisley yang kemudian menjabat sebagai pelatih utama Liverpool pada tahun 1974, berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions pertama untuk Liverpool setelah dua tahun menjabat. Paisley sukses mengantar Liverpool sebagai juara dengan mengalahkan Borussia Monchengladbach dengan skor telak 3-1 pada final yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, (25/5/1977).

[irp]

Semusim kemudian, Paisley kembali mengantarkan Liverpool sebagai juara Liga Champions. Kali ini, The Reds mengalahkan klub asal Belgia, Club Brugge, dengan skor tipis 1-0 di final yang dilangsungkan di Stadion Wembley, London, (10/5/1978).

Tak menunggu waktu lama, Paisley merayakan hattrick nya dengan kembali mengangkat trofi Liga Champions. Pria yang meninggal pada 14 Februari 1996 itu berhasil membawa The Reds menaklukkan Real Madrid 1-0 pada final Liga Champions yang edisi kali ini berlangsung di Stadion Parc des Princes, Paris, (27/5/1981).

4. Josep Guardiola

Josep Guardiola berada di posisi ketiga untuk daftar pelatih peraih gelar juara Liga Champions terbanyak. Pep Guardiola yang berkebangsaan Spanyol itu berhasil mempersembahkan dua gelar Liga Champions saat masih membesut FC Barcelona.

Saat Pep Guardiola ditunjuk sebagai pelatih utama klub asal Catalan menggantikan Frank Rijkaard di bulan Mei 2008, dia langsung sukses di musim perdananya mengantar Barca meraih trofi Liga Champions. Blaugrana menang 2-0 melawan Manchester United pada partai final yang dilangsungkan di Stadion Olimpico, Roma, (27/5/2009).

[irp]

Trofi kedua Liga Champions Pep kembali hadir di musim 2010-2011. Pelatih yang kini melatih klub Manchester City itu kembali berhasil mengantar Barca menjadi juara dengan menekuk lawan yang sama, Manchester United, kali ini dengan skor 3-1. Partai final dihelat di Stadion Wembley, London, (28/5/2011).

5. Jose Mourinho

The Special One, Jose Mourinho lebih dikenal sebagai sosok pelatih yang penuh kontroversi. Berkarir di dunia kepelatihan sejak tahun 2000, Mou yang sekarang melatih klub Inggris, Manchester United itu berhasil mempersembahkan dua gelar Liga Champions, saat masih menukangi FC Porto dan klub Italia, Inter Milan.

Karir Mourinho mulai melejit setelah sukses mengantar FC Porto juara Liga Champions di musim 2003-2004. Pria yang waktu itu masih dijuluki ‘The Special One’ itu membawa FC Porto dengan mengalahkan AS Monaco dengan skor cukup telak 3-0 pada partai final (26/5/2016).

[irp]

Dan Mou kembali merasakan gelar juara Liga Champions saat dirinya membesut Inter Milan di musim 2009-2010. Mou berhasil membawa Nerazzurri mengalahkan FC Hollywood, Bayern Munchen dengan skor 2-0 di final yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol (22/5/2016).

6. Miguel Munoz

Sebagai bonus fakta kali ini, vivagoal akan memasukkan Miguel Munoz. Mungkin tak banyak yang kenal dengan pelatih satu ini. Miguel Munoz adalah aktor dibalik kesuksesan Real Madrid baik sebagai pemain maupun pelatih. Miguel Munoz pernah melatih Los Blancos selama 14 tahun, dari tahun 1960 hingga 1974, dan saat masih aktif sebagai pemain, Munoz membawa Madrid menjadi juara La Liga sebanyak sembilan kali.

[irp]

Di tingkat Eropa, Real Madrid menjadi tim pertama yang meraih trofi juara Liga Champions. Dan juga menjadi tim pertama yang berhasil merengkuh juara lima kali berturut-turut. Kisah menariknya, Miguel Munoz selalu terlibat di dalamnya. Dengan tiga kali juara sebagai pemain (1955/56, 1956/57, 1957/58), dan dua kali sebagai pelatih (1959/60 dan 1965/66).

Bahkan surat kabar asal Spanyol, Marca, membuatkan penghargaan dengan nama Miguel Munoz Trofi pada tahun 2006 lalu untuk memperingati sang legenda.

Selalu update berita bola terkini dan 5 fakta seputar pelatih sepakbola hanya di vivagoal.com

Exit mobile version