5 Fakta Pelatih Top Berstatus Pengangguran

5 Fakta Pelatih Top Berstatus Pengangguran

Heri Susanto - Maret 5, 2020
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Manuel Pellegrini

Manuel Pellegrini

Nama Manuele Pellegrini mulai meroket kala meloloskan Villarreal ke semi-final Liga Champions 2005. Meski tak dihuni nama besar, Yellow Submarine mampu berbicara banyak di kompetisi tertinggi se-Benua Biru itu. Setelahnya, nama Pellegrini pun meroket dan mendapat status sebagai pelatih top.

Ia pun sukses mempersembahkan gelar intertoto kepada Villarreal. Setelahnya, ia melatih Real Madrid. Ia hanya mampu membuat el Real menorehkan poin tertinggi yakni 96 poin di musim 2009/10. Tensi pemain bintang yang tinggi di ruang ganti dan gelar yang tak kunjung hadir membuatnya terdepak dari kursi kepelaihan tim asal ibu Kota Spanyol.

Baca Juga: Obrolan Vigo Diego Ribas: Permata Brazil yang Tak Terasah Sempurna

Malaga yang di musim 2010 baru diberi investor Timur Tengah mempercayakan kursi kepelatihan kepada Pellegrini. Ia mampu membawa Malaga lolos ke delapan besar. Capaian tersebut jelas sulit terulang saat ini. Prestasi tersebut pun membuat Man City tak ragu mengontraknya di tahun 2013 sebagai suksesor Roberto Mancini yang dipecat di akhir musim.

Bersama The Citizen, Pellegrini merasakan manisnya karir sebagai manajer. Dalam rentang waktu 2013-15, ia sukses menghadirkan satu Premier League di musim debutnya dan memberikan sepasang Piala Liga. Nantinya, Piala Liga yang dibawa Pellegrini masih bertahan di sisi Biru Manchester sampai hari ini. Satu hal yang mampu dilakukan Pellegrini yakni kala di musim terkahirnya meloloskan City ke fase semi-final Liga Champions sebelum dibekuk Real Madrid. Hal tersebut sampai hari ini masih belum bisa disamai oleh Pep Guardiola sekalipun.