5-fakta-pemain-yang-pernah-bermain-untuk-MU-dan-Barcelona

5 Fakta Pemain yang Pernah Berseragam MU dan Barcelona

Fachrizal Wicaksono - Mei 17, 2019
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

3. Zlatan Ibrahimovic

Striker Swedia ini bergabung dengan Barcelona dari Inter Milan pada 2009 dengan ditukar Samuel Eto’o. Namun, Ibrahimovic hanya bertahan satu musim saja di Barcelona. Meskipun begitu, ia mampu mencetak 22 gol dari 46 pertandingan untuk mereka. Perselisihannya dengan pelatih Josep Guardiola saat itu membuatnya harus angkat kaki dari klub.

Ia memenangkan satu gelar La Liga sebelum meninggalkan Barca. Sama seperti Henry, Ibra diketahui mengalami masa yang tidak mengenakkan selama berseragam Barcelona. Henry menjadi orang yang tahu apa yang dirasakan Ibra saat itu karena penyerang asal Prancis tersebut sudah lebih dahulu mengalami masa sulit di Barca, seorang pemain besar yang kerap duduk di bangku cadangkan.

Selama di Barcelona, Ibra memang berkutat dengan sejumlah tanya. Dalam bukunya yang berjudul ‘I Am Zlatan’, masa-masanya di Barcelona selalu diliputi pertanyaan seperti “Apa yang terjadi? Apa kesalahan yang telah aku lakukan? Apakah aku terlihat aneh? Apa aku telah meracau?” Bahkan Ibra pun menyebut bahwa ia kesulitan tidur di Barcelona karena pertanyaannya itu selalu menghantuinya.

Menurut Ibra, Pep Guardiola, Pelatih Barcelona saat itu, memang menunjukkan kebencian padanya. Pep tak pernah menoleh pada Ibra, sehingga menjadikannya candaan dengan Henry yang juga bernasib sama. Pep seolah selalu menghindarinya. Ibra kemudian menjelaskannya lebih jauh, “Jika aku memasuki sebuah ruangan dan dia ada di situ, maka ia akan keluar.”

Sebenarnya Ibra telah mengetahui jawabannya. Hal ini berkaitan dengan permintaan seorang pemuda dari akademi La Masia yang baru dipromosikan ke tim senior bernama Lionel Messi. Seorang pemuda hebat yang mampu membuat Pep luluh ketika mengatakan, “Aku tidak mau bermain di sisi kanan, sebagai pemain sayap, lagi. Aku ingin berada di tengah.”

Permintaan Messi saat itu langsung disikapi Pep dengan mengganti formasi dari 4-3-3 menjadi 4-5-1. Ibrahimovic tetap mendapatkan tempat sebagai penyerang tengah. Namun, Messi bermain di belakangnya. Lebih buruk (bagi Ibra), Messi menjadi pusat permainan. Sementara Ibra, sendirian di depan untuk membukakan celah bagi rekan-rekannya di lini pertahanan lawan.

Ibra bergabung dengan Manchester United saat berusia 35 tahun pada 2016 dan membantu mereka memenangkan Liga Eropa dan Piala Liga di bawah Jose Mourinho. Dia mencetak 29 gol dalam 53 pertandingan untuk United selama dua musim.