5 Fakta Sang Legenda Bryan Robson

5 Fakta Sang Legenda Bryan Robson

Fachrizal Wicaksono - September 27, 2019
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

4. Dua Gelar Liga Penutup Karir Bersama MU

Dua Gelar Liga Penutup Karir Bersama MU

FA memperkenalkan Liga Primer pada musim 1992/1993, menggantikan konsep kompetisi lama First Division. Musim itu juga berarti bagi United, sejak kedatangan Ferguson, mereka semakin berkembang. Ditambah dengan mendaratnya Eric Cantona di Old Trafford pada November 1992.

Manchester United akhirnya sukses menjadi juara liga pada musim itu. Dan jika melihat siapa pemain yang paling pantas dengan titel itu, ia adalah Robson.

Ia berjasa besar dalam perkembangan United di bawah kepemimpinan Ferguson hingga akhirnya sukses mengantar United menjadi kampiun.

Baca Juga: 5 Fakta Si Raksasa Asal Belgia

Musim selanjutnya, United sukses mempersembahkan gelar liga kembali. Lebih spesialnya lagi untuk Robson adalah itu musim terakhirnya bersama United mengingat umurnya yang sudah menginjak 37 tahun.

Ia diberi tepuk tangan meriah pada pertandingan liga terakhir melawan Coventry City di Old Trafford, yang juga menjadi pertandingan terakhirnya berseragam United. Meskipun sebenarnya, United masih memiliki satu pertandingan lagi, yaitu pertandingan final FA Cup melawan Chelsea.

Robson tidak masuk dalam daftar pemain cadangan sekalipun. Namun ia tetap menerima keputusan itu tanpa protes.

Pensiunnya Robson sempat membuat publik Old Trafford khawatir. Mereka akan kehilangam sosok pemain krusial di lapangan tengah. Namun, United memiliki penerus Robson dalam diri Roy Keane.

Robson sendiri mengungkapkan bahwa Roy Keane memang memiliki potensi untuk menjadi pemain hebat. Tak jarang Robson sharing pengalamannya. Mereka juga cukup sering bermain bersama. Artinya, United tetap memiliki pemain hebat dalam posisi gelandang setelah Robson pergi.