5 Fakta Si Penafsir Ruang: Thomas Muller

0
20
Fakta Muller

Vivagoal 5 Fakta – Banyak cara dilakukan pesepakbola untuk bisa selalu dikenang. Thomas Muller, penyerang Bayern Munchen asli Jerman punya cara sendiri untuk menjadi legenda.

Memulai karier di TSV Pahl, bakat Muller diendus Bayern Munchen. The Bavarian lantas jadi klub profesionalnya hingga saat ini. Terus mengasah kemampuan, Muller kini layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik dunia dengan pengaruh besarnya di atas lapangan.

Beberapa menyebut Muller merupakan galandang serang paling berbahaya di dunia saat ini. Kemampuannya memaksimalkan ruang jadi kelebihan sang pemain yang paling menonjol ditambah dengan visi dan profesionalitasnya.

Meski banyak pemain berposisi sama seperti Muller, tapi karakter di atas lapangan pada akhirnya menjadi pemebeda. Dengan caranya tersendiri, Muller mampu berkontribusi maksimal bagi klub dan negaranya.

Kali ini, Vivagoal merangkum fakta- fakta soal Thomas Muller yang dikenal sebagai pemain penafsir ruang. Berikut 5 fakta soal Muller:

1.Top Skor

Kebesaran Muller tak perlu diragukan lagi, deretan trofi pribadi jadi bukti sahih kehebatan sang pemain. Meski menolak disebut sebagai seorang penyerang, nyatanya dia beberapa kali menjadi top skor alias pencetak gol terbanyak.

Gelar topskor DFB-Pokal berhasil dua kali dia amankan. Menurut catatan transfermarkt, gelar topskor pertamanya diraih pada DFB-Pokal 2009/10 setelah sang pemain mengemas empat gol. Sementara yang kedua digondol pada musim 2013/14 dengan torehan delapan gol.

Paling membanggakan tentu saat dirinya berhasil dianugerahi sepatu emas Piala Dunia 2010. Kala itu dia berhasil mencetak lima gol sepanjang turnamen dan mempunyai catatan yang sama dengan David Villa, Wesley Sneijder dan Diego Forlan.

Beruntung, tambahan tiga assist yang berhasil dicatatkan membuat FIFA memilihnya sebagai pemenanga Golden Boots pada Piala Dunia 2010 lalu.

2.Pencetak Brace dan Hattrick Termuda

Thomas Muller nyatanya sudah pandai mengolah si kulit bundar sejak masih belia. Sang pemain bahkan memegang rekor sebagai pencetak dwi dan trigol termuda Bayern Munchen sepanjang sejarah klub di Liga Champions.

Pada September 2009 Muller mencetak breace pertamanya di Liga Champions saat bertandang ke Maccabi Haifa dalam kemenangan Die Rotten 3-0, sekaligus membuatnya menjadi pemain termuda Munchen yang berhasil mencetak dwigol di ajang kompetitif Eropa.


Baca Juga: 


Hampir setahun berselang, Muller kembali memecahkan rekor. Mencetak trigol di laga kontra Vfl Bochum, membuatnya menjadi pemain termuda The Bavarian yang berhasil mencetak hattrick untuk tim senior di usia 20 tahun 230 hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here