Home Tags Bayern Munchen
SQUAD
Player Position Nationality Age
C. Karatas Midfielder Germany 19
M. Shabani Midfielder Germany 20
R. Hoffmann Goalkeeper Germany 20
M. Wagner Goalkeeper Germany 19
M. Netolitzky Goalkeeper Germany 25
C. Früchtl Goalkeeper Germany 19
M. Yılmaz Defender Turkey 20
A. Mayer Defender Germany 23
J. Stanisic Defender Germany 19
N. Feldhahn Defender Germany 33
K. Senkbeil Defender Germany 20
T. Rieg Defender Germany 20
L. Mai Defender Germany 19
T. Rausch Defender Germany 19
D. Köhn Defender Germany 20
C. Richards Defender USA 19
F. Daniliuc Defender Austria 18
D. Waidner Defender Germany 18
P. Will Midfielder Germany 20
J. Rochelt Midfielder Germany 21
M. Franzke Midfielder Germany 20
T. Tillman Midfielder Germany 20
M. Zaiser Midfielder Germany 20
M. Welzmüller Midfielder Germany 29
M. Cuisance Midfielder France 20
O. Meier Midfielder Germany 18
Timo Kern Midfielder Germany 29
S. Singh Midfielder New Zealand 20
M. Zylla Midfielder Poland 19
A. Stiller Midfielder Germany 18
A. Davies Midfielder Canada 19
L. Dajaku Attacker Germany 18
J. Arp Attacker Germany 19
O. Wriedt Attacker Ghana 25
A. Nollenberger Attacker Germany 22
J. Zirkzee Attacker Netherlands 18
D. Ontužāns Midfielder Latvia 19
STANDINGS
2019-20 Liga 3
Club GP W D L GD Pts
MSV Duisburg 15 10 1 4 13 31
FC Ingolstadt 04 15 8 4 3 13 28
SpVgg Unterhaching 15 7 7 1 8 28
Hallescher FC 15 7 4 4 13 25
Eintracht Braunschweig 15 7 4 4 5 25
See Complete Standings
FIXTURES
TSV 1860 Munich
Bayern München II
Sun, 24/11 01:00 WIB
Bayern München II
Carl Zeiss Jena
Fri, 29/11 06:00 WIB
MSV Duisburg
Bayern München II
Sun, 8/12 01:00 WIB
Bayern München II
FC Kaiserslautern
Sat, 14/12 01:00 WIB

Tag: Bayern Munchen

Mesin Gol Bayern Unggul Jauh Dibanding Dua Juru Gedor Raksasa LaLiga

Vivagoal Bundesliga – Capaian Robert Lewandowski di kancah Bundesliga memang terbilang luar biasa. Bahkan raihan penyerang Polandia sangat jauh dibandingkan dengan dua juru gedor raksasa Spanyol, Luis Suarez (Barcelona) dan Karim Benzema (Real Madrid)

Sejaih ini, eks Borrusia Dortmund sudah mengemas 16 gol dari 11 speitag bersama Bayern Munchen. Sementara Benzema baru mengemas 9 gol. Bahkan Luis Suarez mengolaksi tiga gol lebih sedikit dari apa yang dicatatkan Benzema.  Hal tersebut pada akhirnya membuat legenda Bayern, Lothan Mattaeus memuji Lewi dibanding dua striker LaLiga itu

“Dia seorang top skorer, tidak hanya di Bundesliga, tapi juga di seluruh Eropa. Itu jadi bukti bahwa dia lebih hebat dari Suarez dan Benzema. Dia pembunuh di kotak penalti lawan dan seorang pemimpin di tim,” kata Matthaeus kepada Football5star 

“Dia sudah mencetak 16 gol dari 11 pertandingan dan saya pikir dia akan terus mencetak gol disetiap pertandingan dan memecahkan rekor Gerd Mueller musim ini,” sambung legenda Bayern Munich itu.

Baca Juga: Legenda Ingin Bayern Tak Juara Bundesliga Musim Ini, Kenapa?

Total, Lewandowski sudah mencetak 22 gol di berbagai ajang untuk Bayern Munchen. Di ajang Liga Champions. Sang pemain sudah mengemas enam gol ke gawang musuh musuhnya.

Aksi Lewandowski bersama Bayern bisa kembali dinikmati pasca jeda internasional. Bayern akan kembali bermain di speitag ke-12 Bundesliga kontra Furtuna Dusseldorf. Tim asal Jerman Timur saat ini berada di posisi ke-13 klasemen sementara Bundesliga.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Legenda Ingin Bayern Tak Juara Bundesliga Musim Ini, Kenapa?

Vivagoal Bundesliga – Legenda Bayern Munchen, Lothar Mattaeus mengaku tak ingin mantan timnya tak menjadi juara di Bundesliga. Eks pemain Inter Milan justru lebih ingin ada juara baru di piramida tertinggi sepakbola Jerman itu.

Saat ini, Bayern tengah terseok-seok di peringkat ketiga dengan raihan 21 poin. Bahkan pasca kekalahan memalukan 5-1 atas Eintracht Frankfut Die Roten bergerak cepat dengan memecat Kovac dan menggantinya dengan Hansi Flick. Keberadaan Flick diharapkan bisa membawa angin perubahan untuk FC Hollywood.

Saat ini, Bayern berselisih empat angka dari pemuncak klasemen, Moenchengladbah, Mattaeus ingin ada juara bari di Bundesliga guna meramaikan persaingan. Sejauh ini, Bayern memang terlalu mendominasi liga karena sukses menjadi juara dalam tujuh musim beruntun.

“Level klub-klub di Bundesliga tidaklah sama. Selama ini ada Bayern Munich dan Borussia Dortmund yang terus bersaing di level tertinggi. Saya harap musim ini akan ada drama lagi, drama sangat bagus untuk sepak bola,” kata Matthaeus seperti dinukil Football5star 

Baca Juga: Raksasa Bundesliga Resmikan Presiden Baru Klubnya

“Pada akhirnya, bukan karena saya tidak berharap Bayern memenangkan trofi kedelapan beruntun, tapi saya pikir sepak bola Jerman akan lebih baik jika ada tim lain yang memenangkan Bundesliga musim ini,” sambungnya.

Pasca jeda internasional, Bayern akan kembali bermain di speitag ke-12 Bundesliga kontra Furtuna Dusseldorf. Tim asal Jerman Timur saat ini berada di posisi ke-13 klasemen sementara Bundesliga.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Raksasa Bundesliga Resmikan Presiden Baru Klubnya

Vivagoal Bundesliga – Pasca mundurnya Uli Hoeness dari kursi Presiden Bayern Munchen, Die Roten langsung mencari suksesornya, eks CEO Adidas, Herbert Hainer resmi menjabat sebagai Presiden klub yang berbasis di Bavaria itu.

Herbert sendiri mengaku senang bisa dipercaya sebagai presiden baru klub. Sekedar catatan, Hoeness memang merekomendasikan namanya guna memegang tongkat estafet yang sudah dijalankannya sejak 2011 silam.

“Bayern Munich adalah klub terbaik di dunia. Adalah suatu kebahagiaan dan kehormatan besar untuk berdiri di hadapan hadirin semua yang ada di sini,” ungkap Heiner dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bayern, seperti dinukil Goal International.

Penunjukan Heiner sendiri didukung penuh oleh sejumlah kalangan termasuk legenda hidup Bayern Munchen Karl-Heinz Rummenigge. Menurutnya, Heiner akan terus menjalankan perjalanan hebat Bayern, entah di kancah domestik maupun intercontinental.

Baca Juga: Hans Flick Jadi Pelatih Utama Munchen, Maaf Untuk Pep dan Mourinho

“Saya yakin bahwa dengan kepribadian hebat di atas, tidak perlu ada kekhawatiran akan masa depan Bayern,” ungkapnya.

Semasa menjabat sebagai presiden Bayern, Hoeness sudah mempersembahkan 21 trofi mayor, termasuk treble musim 2012/12 dan tujuh titel Bundesliga yang direngkuhnya selama tujuh musim beruntun. Hoeness sendiri sudah menjadi bagian dari Die Roten selama 49 tahun. Ia pernah menjadi pemain, pelatih hingga presiden klub FC Hollywood.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Hans Flick Jadi Pelatih Utama Munchen, Maaf Untuk Pep dan Mourinho

Vivagoal Bundesliga –  Bayern Munchen mengakhiri rumor soal siapa pelatih anyar mereka pasca memecat Niko Kovac. CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge memastikan bahwa pelatih sementara, Hans-Dieter Flick bakal tetap membesut Philippe Coutinho dkk hingga akhir tahun ini.

Sejak sepekan lalu, Bayern dikabarkan telah membuat daftar nama-nama pelatih top Eropa yang diklaim bakal jadi pelatih baru mereka nantinya. Massimiliano Allegri, Jose Mourinho, Thomas Tuchel, Erik Ten Hag, dan Guardiola jadi kandidat.

Namun, saat kompetisi libur karena jeda internasional akhir pekan ini, Rummenigge mengabarkan bahwa dirinya sudah memutuskan Hans Flick tetap akan membesut The Bavarians hingga Desember 2019.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Rummenigge bahkan bisa saja mengangkat pria 54 tahun itu sebagai pelatih permanen jika bisa memberikan hasil positif dalam kurun sebulan kedepan.

“Uli Hoeness, Hasan Salihamidzic dan saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa Flick akan jadi pelatih Bayern sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, dan saat ini kami sudah memutuskan untuk terus menjadikan Flick sebagai pelatih hingga Natal dan mungkin bisa lebih. Kami percaya dengan kinerja Flick,” ucap Rummenigge dilansir dari Sportskeeda.

Sebelumnya, Hans dirumorkan akan segera diangkat jadi pelatih tetap Bayern jika bisa mengantarkan tim asuhannya menang di laga ketiganya kontra Fortuna Dusseldorf pada 23 November mendatang.

Pasalnya, di dua laga perdananya, yakni melawan Olympiakos di matchday ke-IV Liga Champions dan kontra Dortmund akhir pekan lalu, semuanya disapu bersih Flick dengan kemenangan tanpa sekalipun kebobolan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Lengser Sebagai Presiden, Hoeness Tidak Benar-Bener Pergi dari Bayern

Vivagoal Bundesliga – Pada Jumat (15/11) waktu setempat, Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness akan mengakhiri karirnya sebagai bagian dari Bayern Munchen pasca menangani tim sejak 2011 silam. Namun Legenda hidup Die Roten, Lothar Matthaeus tak yakin Hoeness benar-benar pergi.

Sejatinya, Hoeness sudah berada di Bayern sejak 49 tahun silam. ia merupakan bagian dari kejayaan Bayern di era 70an. Hoeness memang diontrak jangka panjang bersama mantan klubnya itu. Bahkan, kontrak baru pun sudah disiapkan untuknya. Hoeness pun menolak dan memilih menjauh dari hingar binger dunia sepakbola.

Meski demikina, Lothar Mattaeus yakin Hoenes tak benar-benar pergi dari Bayern. Pengaruhnya yang cukup besar jusru akan membuat Bayern limbung karena kehilangan sosok yang sudah mendarah daging bersama Die Roten itu.

“Uli Hoeness hanya mundur dari jabatannya, bukan benar-benar pergi. Dia tetap akan berada di Bayern Munich sebagai penasihat, jadi semuanya akan baik-baik saja.” ungkap Matthaeus.

Baca Juga: Mendedah Calon-Calon Pelatih Bayern Munchen, Siapa Saja?

Lebih lanjut, mantan kapten tim Jerman Barat saat meraih juara Piala Dunia 1990 itu menambahkan bahwa sebelum lengser, Hoeness sejatinya sudah menyiapkan segala sesuatunya, termasuk menunjuk siapa penggantinya.

“Hoeness sudah mempersiapkan semuanya dengan matang. Di Bayern nanti ada Herbert Hainer, Hasan Salihamidzic, dan Oliver Kahn. Mereka itu orang-orang kepercayaan Hoeness. Jadi, pengaruhnya tetap akan akan ada.” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Main Sebagai Fullback Kiri, Alaba DIsebut Bek Tengah Terbaik, Kok Bisa?

Vivagoal BundesligaDavid Alaba selama ini dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia. Tapi kini, predikatnya bertambah setelah rekannya di Bayern Munchen, Joshua Kimmich menyebutnya sebagai bek tengah terbaik di dunia.

Pujian yang disampaikan Kimmich ini tak lepas dari dua penampilan terakhir Alaba bersama Die Roten, dimana saat ia dipasang sebagai bek tengah karena Lucas Hernandez dan Niklas Suele menderita cedera, sementara Jerome Boateng terkena skorsing, tak satu pun ada gol yang bersarang ke gawang Manuel Neuer.

Bermain sebagai bek tengah sejatinya bukan hal baru bagi Alaba sendiri. Semasa Bayern dilatih oleh Pep Guardiola, Alaba lumayan sering dipasang di pos jantung pertahanan dalan formasi tiga pemain belakang. Pada musim 2015/2016, 20 dari 30 penampilannya di ajang Liga Jerman dilakoni sebagai bek tengah.

Kala berposisi sebagai bek tengah, Alaba mampu memberikan clean sheet kontra Olympiacos dan Borrusia Dortmund. dalam dua tersebut, Bayern sukses mengunci kemenangan 2-0 dan 4-0. Atas dasar tersebut, Kiimmich pun tak ragu menyebut Alaba sebagai bek tengah terbaik di dunia

Baca Juga: Mendedah Calon-Calon Pelatih Bayern Munchen, Siapa Saja?

“Bagiku, David luar biasa sebagai bek kiri. Tapi saya pikir dia juga salah satu bek tengah dunia,” ucap Kimmich seperti dilansir dari laman resmi Bundesliga.

“Saya sudah mengatakan kepada David kalau dia bisa jadi bek tengah terbaik. Bahasa tubuhnya luar biasa. Sebagai bek tengah, dia sangat baik dalam membangun serangan dari belakang dan tetap tenang saat lawan mencoba memberi tekanan.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Mendedah Calon-Calon Pelatih Bayern Munchen, Siapa Saja?

Vivagoal Bundesliga – Meskipun sempat diragukan musim kemarin, Bayern Munchen sejatinya sempat meraih double winners bersama Niko Kovac di musim 2018/19 kemarin. Hal tersebut pada akhirnya membuat posisi pelatih asal Balkan itu aman dari pemecatan meski Bayern gagal berbicara banyak di ajang Liga Champions. Memasuki musim kedua, keadaan mulai berubah, Die Roten di bawah asuhan Kovac terlihat limbung.

Tim asal Bavaria sekaan terseok-seok di kancah domestik. Reputasi Bayern bahkan jauh di bawah tim yang tak diunggulkan macam Borrusia Moenchengladbach dan SC Freiburg. Kondisi tersebut pada akhirnya membuat Die Roten berada di posisi keempat klasemen sementara. Hal tersebut jelas merupakan sebuah noda tersendiri.

Baca Juga: Pelatihnya Didekati Tim Lain, Direktur Ajax Malah Senang

Karir Kovac pun berada di ujung tanduk atas kondisi tersebut. Puncaknya, kala Bayern dilumat RB Leipzig 5-1 di kancah Bundesliga. Manajemen Bayern nampaknya sudah kehabisan kesabaran. Langkah tegas pun dibuat, Kovac langsung ditendang dari kursi manajerial. Untuk mengganti posisi sementara, Bayern menunjuk pelatih tim junior, Hansi Flick sebagai caretaker.

Meski dalam laga debutnya di Der Klassiker Bayern melumat Dortmund dengan skot 4-0, hal tersebut bukan berarti Die Roten bakal mempercayakan sepenuhnya posisi pelatih kepada kepada Flick. Berbagai rumor pun menyeruak terkait siapa yang pantas menangani tim dengan sejarah panjang macam Bayern. Saat ini, tersemat empat nama yang digadang menjadi suksesor Niko Kovac di kursi kepelatihan. Siapa saja mereka?

Coutinho Pemain Pinjaman Paling Bernilai di Lima Liga Top Eropa

Vivagoal Bundesliga – Kurang bersinar semasa bermain untuk Barcelona, Philippe Coutinho kini menjelma jadi pemain pinjaman paling bernilai di lima liga top Eropa musim ini. Gelandang serang asal Brasil tersebut berhasil mengungguli nama-nama tenar lainnya, macam Mauro Icardi, dan pemain masa depan timnas Spanyol, Achraf Hakimi.

Bundesliga memang bisa dibilang bukan merupakan liga yang gemerlap seperti LaLiga Spanyol. Walau demikian, CIES Football Observatory yang secara rutin melakukan studi terhadap performa, transfer, nilai seorang pesepakbola dalam laporan terbarunya, menyebut Coutinho sebagai pemain pinjaman bernilai paling tinggi di pasaran saat ini.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Menurut CIES, nilai transfer Coutinho diperkirakan punya nilai 96,5 juta euro saat sekarang ini. Pemain 28 tahun itu mengungguli Mauro Icardi yang berada di urutan 2 dengan nilai kisaran 70 juta euro dan pemain muda potensial Dortmund, Achraf Hakimi yang diklaim bernilai di kisaran 39 juta euro.

Angka Coutinho ini sebenarnya masih lebih rendah dari klausul pelepasannya, yakni 120 juta euro jika nantinya Bayern bermaksud mempermanenkannya dari Barcelona di akhir musim ini.

Di urutan ketiga dan keempat ada pemain pinjaman Arsenal dari Real Madrid, yakni Dani Ceballos dengan perkiraan nilai mencapai 65,7 juta euro. Meski kerap dicadangkan oleh Unai Emery, namun Ceballos bisa melewati popularitas pemain muda Madrid lainnya, yakni Martin Odegaard yang tampil impresif bersama Real Sociedad musim ini dengan nilai perkiraan 57,3 juta euro.

Dan berikut daftar pemain pinjaman paling bernilai Versi CIES Football Observatory (10 Besar)

  1. Philippe Coutinho (Barcelona-Bayern Munchen) 96,5 juta euro
  2. Mauro Icardi (Inter Milan-Paris Saint-Germain) 70 juta euro
  3. Dani Ceballos (Madrid-Arsenal) 65,7 juta euro
  4. Martin Odegaard (Madrid-Real Sociedad) 57,3 juta euro
  5. Harry Wilson (Liverpool-Bournemouth) 54 juta euro
  6. Duvan Zapata (Sampdoria-Atalanta) 47,3 juta euro
  7. Stefano Sensi (Sassuolo-Inter Milan) 42,1 juta euro
  8. Achraf Hakimi (Real Madrid-Borussia Dortmund) 39 juta euro
  9. Dean Henderson (Manchester United-Sheffield United) 37,8 juta euro
  10. William Saliba (Arsenal-Saint-Etienne) 35,1 juta euro.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bayern Tertarik Dilatih Guardiola Lagi

Vivagoal Bundesliga – Bayern Munchen ternyata membidik Pep Guardiola untuk dijadikan sebagai suksesor Niko Kovac. Kubu Die Roten dikabarkan lebih sreg membawa pulang Guardiola ketimbang menunjuk pelatih baru lagi.

Bayern saat ini memang masih disibukkan mencari sosok pelatih anyar pasca mendepak Niko Kovac, Minggu, 3 November lalu. Kovac dipecat karena performa inkonsistensi Die Roten awal musim ini, puncaknya saat mereka dipermalukan 1-5 oleh Eintracht Frankfurt.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Sport Bild melaporkan bahwa Bayern telah membuat daftar nama-nama pelatih top Eropa yang diklaim bakal diseleksi jadi pelatih baru mereka nantinya, seperti Massimiliano Allegri, Jose Mourinho, Thomas Tuchel, Erik Ten Hag, dan Guardiola. Dari sekian banyak nama di atas, Guardiola tampaknya jadi opsi Bayern paling diatas.

Guardiola kedapatan pernah mengunjungi pusat latihan Bayern sekaligus menemui direktur-direktur klub The Bavarians. Selain itu, Guardiola juga pernah melatih Bayern selama tiga musim, dari 2013 hingga 2016 silam.

Selama periode tersebut, total ada tujuh gelar juara dari empat kompetisi yang berbeda berhasil Guardiola sumbangkan, beberapa diantaranya tiga gelar juara Bundesliga dan dua trofi DFB-Pokal.

Liga Champions menjadi satu-satunya gelar yang belum mampu diraih Guardiola bersama Bayern setelah dalam tiga kesempatan beruntun selalu terhenti di babak semifinal.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Sempat Terhenti, Misi Bayern Pulangkan Bintang Jerman Kembali Digulirkan

Vivagoal Bundesliga – Setelah sempat terhenti, Bayern Munchen nyatanya masih berambisi mendatangkan winger Man City, Leroy Sane. Hasrat Die Roten memulangkan Sane memang sudah dimulai sejak bursa transfer musim panas kemarin.

Perburuan Bayern sempat terhenti pasca Sane mendapatkan cedera ACL di ajang Community Shield. Sang pemain harus menepi hingga awal tahun 2020 mendatang. Bayern sejatinya sempat mencari subtitusi dalam diri Ivan Perisic dan Phillipe Coutinho dengans tatus pinjaman dari Inter dan Barcelona. Meski demikian, salah satu petinggi Bayern, Edmund Stoiber membuka kans timnya untuk kembali mendatangkan Sane.

“Ada diskusi soal Sane,” ujarnya pada Bild, seperti dinukil Goal International. “Sayang dia cedera dan operasi yang harus dijalaninya membatalkan kesepakatan. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya nanti.”

Stoiber sendiri mengakui pihaknya siap menggelontorkan dana besar guna membawa Sane ke Allianz Arena. Sebelumnya tersiar kabar jika Bayern hanya mau mengeluarkan dana tak lebih dari 80 Juta Euro untuk memboyong seorang pemain premium.

Baca Juga: Uli Hoeness Lengser Sebagai Presiden Bayern, Philipp Lahm: Era Besar Sudah Berakhir

Namun khusus untuk Sane, Bayern disebut akan menyiapkan dana tak kurang dari 100 Juta Euro guna membawa pulang Sane ke Jerman. Hal tersebut akan dilakukan agar Die Roten bisa berbicara banyak di kancah Liga Champions.

“Kami tahu apa yang dibutuhkan dan angka itu sudah dibicarakan tetapi ada tanggung jawab finansial yang menjadi tugasnya Jan Christian Dreesen,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS