5 Fakta Timnas Indonesia di Piala AFF U-23

5 Fakta Timnas Indonesia di Piala AFF U-23

Heri Susanto - Februari 7, 2022
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Pernah Juara

Seperti pernah dibahas sebelumnya, Timnas Indonesia pernah menjadi juara di turnamen ini. Capaian tersebut melengkapi gelar juara yang pernah diraih Timnas U-19 di ajang yang sama. Tak hanya itu, Indra Sjafri juga sukses catatkan namanya sebagai pelatih yang membawa Timnas juara di dua ajang junor yang berbeda.

Dalam laga final, Osvaldo Haay dan kolega sukses membungkam Thailand dengan skor 2-1 via gol yang dicetak Sani Rizky dan Osvaldo Haay. Thailand hanya mampu mendulang satu gol lewat aksi Saringkan Promsupa.

Capaian Timnas U-23 boleh dibilang menjadi catatan tertinggi tim junior di pentas Asean. Pasalnya, sampai saat ini, Timnas Senior masih belum mampu bicara banyak di ajang tersebut dan harus puas dengan status runner up sebanyak enam kali di Piala AFF.

  1. Sempat Batal Menjadi Tuan Rumah

Piala AFF U-23 untuk kali pertama dihelat pada thaun 2005 silam. Setelahya, gelaran ini hilang dari peredaran selama enam tahun. Namun di tahun 2011, Indonesia sempat mengajukan diri menjadi tuan rumah turnamen ini.

Namun salah satu Stadion yang akan digunakan sebagai event, Gelora Jakabaring yang terletak di Palembang, harus direnovasi dan tak siap menggelar pertandingan. Alhasil, turnamen pun dibatalkan dan tak ada tuan rumah pengganti.

Pasca pembatalan tersebut, turnamen sempat absen selama 8 tahun. Di tahun 2019, turnamen dihelat di Kamboja dan Indonesia sukses menjadi juara dengan mengalahkan Thailand di partai final.

  1. Rangking Tiga Terbaik

Timnas Indonesia U-23 memiliki rangking yang lumayan baik di turnamen Piala AFF. Menulil laman resmi AFF, indoneia sudah ada di peringkat tiga terbaik di bawah Malaysia dan Thailand. Dalam gelaran tersebut, Timnas sudah main 11 kali dan mencatatkan lima kemenangan tiga seri dan sekali kalah. Jika dihitung dalam klasemen, Timnas mendulang 11 poin, memasukan 8 gol dan kemasukan empat gol di turmanen tersebut.

Posisi mereka kalah dari Thiland yang mampu bukukan 7 kemenangan dan dua seri serta sekali kalah dengan raihan 30 poin. Serta kalah satu poin dari Malaysua yang sukses bukukan tiga kemenangan, tiga seri dan dua kekalahan.

Uniknya, di antara 10 negara Asean yang memainkan turnamen ini, Indoneia menjadi satu-satunya negara yang belum pernah terkalahkan.


Baca Juga:


  1. Kerap Berpartisipasi

Darti tiga ajang yang sempat digelar yakni pada 2005, 2019 dan 2022, Indonesua hanya absen sekali pada thaun 2005. Dalam dua ajang lain, Timnas sukses menjadi juara dan lolos ke turnamen yang dihelat di tahun 2022 ini.

Catatan Indonesia ssama dengan Vietnam, Laos dan Singapura. Namun dibadning tiga negara tersebut, Indonesia lumayan berprestasi dengan sekali menjadi juara. Catatan mereka sama dengna Thailand yang menjadi juara di edisi perdana.

  1. Sarana Scouting Menuju Timnas Senior

Turnamen yang melibatkan Timnas U-23 boleh dibilang menjadi sarana terbaik bagi pelatih sHIN Tae-yong untuk mempersiapkan beberapa pemain potensial untuk naik kelas ke tim utama. Meski banyak beberapa nama yang sebelumnya sempat mentas di Piala Aff 2022 kemarin, ada sejumlah nama lain yang bisa diprioritaskan.

Beberapa nama macam Kakang Rudiandto, Bagas Kaffa, Taufik Hidayat hingga Marselino Ferdian jelas bisa dimasukan sebagai daftar pantau. Nama-nama tersebut belakangan memang tampil lumayan impresif bersama klubnya masing-masing.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com