
5 Rivalitas Terpanas di Jagad Sepakbola
- Intercontinental Derby

Kota Istanbul merupakan salah satu Kota Sepakbola terpanas. Ada beberapa klub dengan reputasi besar yang bermukim macam Istanbul Basaksehir, Besiktas, Fenerbahce dan Galtasaray. Pertemuan dua tim yang disebut terakhir akan dijelaskan lebih mendalam lantaran keduanya terlibat dalam Intercontinental Derby.
Kedua tim memiliki kultur yang berbeda. Galatasaray mewakili para orang kaya sementara Fenerbahce menjadi representatif kelas pekerja. Pertemuan kedua tim sudah terjadi pada 1934 lalu. Keributan besar terjadi dan laga harus dihentikan. Selain agresif kala bertanding, kedua tim juga bersaing dengan ketat untuk butkikan diri sebagai tim tersukses di Turki.
Bicara soal superioritas, Fenerbahce punya rekor yang lumayan impresif. Sejak 1999-2020, mereka sukses catatkan streak tak terkalahkan. Barulah pada Februari 2021, rekor tersebut harus patah pasca Galatasaray menang dengan skor 3-1 di Kadkoy.
- El Clasico

Duel kedua tim boleh dibilang sarat akan sejarah. Real Madrid mewakili pemerintahan Spanyol di bawah Jendral Franco. Sementara Barcelona merepresentasikan Catalan yang menolak tirran sang Jendral. Tensi kedua tim kala bertemu memang terbilang tinggi. Bahkan, sejak keduanya bertemu pertamanya pada 1902 lalu.
Tak jarang, berbagai friksi, banjir kartu hingga parade adu jotos pernah terjadi di sepanjang pertemuan kedua tim. Tak hanya itu, aroma pengkhianatan juga penrah terjadi. Luis Enrique pernah menyeberang dari Real Madrid ke Barcelona pada 1996 silam. Empat tahun berselang, Madrid balik membalas dengan membajak Luis Figo, yang kala itu menjadi idola publik Catalan sebagai gerbong anyar proyek bernama Los Galacticos.
Bicara soal rekor pertemuan, Barcelona lebih unggul dari Real Madrid. Kedua tim sudah bersua 279 kali di lintas kompetisi. Madrid memenangi 102 laga sementara Barcelona mengepak 115 kemenangan. 62 laga lain harus berakhir dengan hasil imbang.
Baca Juga:
- Northwest Derby

Laga antara Liverpool dan Man United merupakan pertandingan yang amat ditunggu bagi para pecinta sepakbola Inggris. Laga kedua tim diklaim sebagai pertandingan paling bergairah lantaran merepresentasikan dua kota besar di dalamnya yakni Liverpool dan Manchester.
Sentimen kedua tim terjadi kala Liverpool yang kala itu menjadi kota Pelabuhan posisinya harus digantikan Manchester yang bertransformasi menjadi kota Pelabuhan baru. Hal tersebut membuat ekspedisi ke Liverpool berkurang dan tingkat pengangguran kian naik di Merseyside. Faktor ekonomi tersebut membuat gesekan dari para kelas pekerja bermula dan terseret hingga lapangan hijau, bahkan sampai hari ini.
Secara prestasi, Liverpool dan United punya superioritas di era yang berbeda. Liverpool sukses merajai Inggris pada medio 70 hingga 80an. Sementara di taun 90, kala format kompetisi berubah menjadi Premier League, Man United selangkah lebih superior dibandingkan the Reds.















