8 Gol Bayern vs 7 Shots Barcelona, Ini Kritikan dari Pemain Veteran Barcelona!

0
205
Pique Angkat Bendera Putih Kans Juara Barcelona Sudah Habis
Gerard Pique & Antoine Griezmann (Sumber: Yahoo Sports)

Vivagoal Liga Champions – Kekalahan memalukan dari Bayern Munchen jadi tamparan yang sangat menyakitkan bagi Barcelona. Gerard Pique pun berharap klubnya sadar harus melakukan perubahan menyeluruh.

Barcelona dihajar Bayern Munchen 8-2 dalam laga perempatfinal Liga Champions di Estadio da Luz, Sabtu (15/8/2020) dinihari WIB. Thomas Mueller dan Philippe Coutinho masing-masing bikin dua gol, sisanya dibagi rata ke Ivan Perisic, Serge Gnabry, Joshua Kimmich dan Robert Lewandowski.

Sementara dua gol dari Blaugrana salah satunya datang dari gol bunuh diri David Alaba dan satu lainnya merupakan hasil penyelesaian akhir Luis Suarez.

Dengan delapan gol ini, Bayern mencatatkan diri sebagai tim pertama dalam sejarah yang bisa bikin 8 gol dalam satu pertandingan fase gugur Liga Champions. Kemenangan yang harus diakui bahwa Bayern memang tampil lebih dominan dan efektif.

Tengok saja catatan statistiknya, total Bayern mampu melepaskan 26 tembakan sepanjang pertandingan dengan 14 diantaranya on target. Sementara Barcelona hanya mampu bikin tujuh percobaan dengan lima yang mengarah ke gawang. Artinya, jumlah gol Bayern saja masih lebih baik dari total tembakan yang dibukukan Barcelona.

Itu belum mempertimbangkan fakta bahwa Bayern mencetak 9 gol di laga ini, karena satu gol Barcelona merupakan sumbangan dari pemainnya, David Alaba. Pique pun merasa kekalahan ini merupakan tanda nyata bahwa Barcelona sedang berada dalam titik terendah.


Baca Juga:


Pique sangat percaya bahwa Barca butuh perubahan, bukan sekadar di level pemain. Pique bahkan siap pergi jika harus jadi korban perubahan tersebut.

“Sakit rasanya. Kami semua merasakannya. Kami tak bisa bertarung seperti itu. Ini sangat-sangat sulit diterima. Tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Klub ini butuh perubahan. Bukan cuma pemain, tapi saya tidak mau menunjuk seseorang.” ungkap Pique dilansir dari Movistar.

“Sepakbola memang adalah olahraga perubahan, dan dibutuhkan secara konstan. Kami harus merubah dinamika karena saya yakin kami baru saja mencapai titik terendah. Kami harus lihat sekitar, harus percaya bahwa orang-orang akan melakukan hal besar untuk klub.” jelasnya.

“Apakah ini sebuah akhir dari era? Saya tidak tahu. Tapi saya tahu kami harus menerima bahwa kami sudah terdampar di titik terendah. Bukan cuma pemain, tapi sebagai klub, kami tidak sedang dalam jalur yang tepat. Kami sudah pernah alami periode sukses, tapi kami belum memenangi liga dan kompetisi Eropa,” tegas Pique.

“Kalau saya harus pergi demi merubah segala sesuatunya, saya akan jadi orang pertama yang melakukannya. Ini laga sangat buruk, rasanya mengerikan, memalukan. Kami butuh perubahan di semua level secara struktural.” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here