
Janji Mancini, Bawa Timnas Italia Bangkit dari Masa-masa Kelam
Vivagoal – Serie A – Setelah melalui serangkaian drama dalam beberapa waktu terakhir, Tim Nasional Italia akhirnya mendapatkan sosok allenatore baru tapi rasa lama, yakni Roberto Mancini, yang berjanji membawa Gli Azzurri kembali ke papan atas sepakbola dunia.
Federasi Sepakbola Italia (FIGC) secara resmi menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih baru mereka sekarang. Ini merupakan periode kedua Mancini menangani Gli Azzurri setelah pada medio 2018 sampai 2023 silam.
Pada periode pertamanya itu, Mancini membawa Italia di atas angin dan sempat mencatatkan rekor tak terkalahkan. Puncaknya adalah ketika Mancini membawa Tim Negeri Pizza merengkuh trofi Piala Eropa 2020 lalu, usai mengalahkan Inggris di partai final.
Gelar tersebut menjadi trofi terakhir yang didapatkan Italia pada kompetisi antara negara sampai sekarang. Mancini pun sejatinya termasuk dalam sosok yang gagal mengantarkan Italia mentas di Piala Dunia dari total tiga edisi terakhir.

Ia berharap dapat kembali mengantarkan Italia ke tangga juara, setelah terseok-seok pada beberapa tahun terakhir. Mancini pun menyadari bahwa dirinya perlu mendapatkan lagi hati para pendukung Italia, setelah memutuskan pergi melatih Arab Saudi tiga tahun silam.
“Kami menandatangani kontrak empat tahun, dan berharap bisa memenangkan trofi penting, atau bahkan dua. Kemudian mempertahankannya, jika memungkinkan. Saya akan berusaha memastikan tampil begitu indah dan bermain begitu baik sehingga para penggemar jatuh cinta padanya, dan mungkin memaafkanku atas apa yang terjadi. Itulah yang saya harapkan,” ujar Mancini dilansir Reuters.
Selain Mancini, FIGC pun sudah secara resmi mengangkat juru latih veteran Italia, Claudio Ranieri sebagai direktur teknis. Ranieri akan bertugas mengawasi operasional teknis dan pengembangan sepak bola elit di seluruh struktur tim nasional Italia. Seperti Mancini, Ia berharap bisa menumbuhkan lagi rasa cinta dan kepedulian warga Italia pada skuad Gli Azzurri.
Baca Juga:
- Piala Presiden 2026: Imbangi Port FC, Persija Jaga Asa ke Semifinal
- AC Milan Resmi Daratkan Bek Potensial asal Prancis
- Dipantau Man United, Aston Villa Pasang Harga Tinggi Untuk Watkins
- Persija Hadapi Port FC, STY Andalkan Pemain Muda
“Ada dua hal yang paling saya inginkan. Pertama, membuat para penggemar Italia jatuh cinta lagi pada tim nasional. Kedua, memastikan bahwa anak-anak seperti keponakan saya yang berusia 12 tahun, yang belum pernah melihat Italia bermain di Piala Dunia, mendapat kesempatan untuk melakukannya,” tambah Ranieri.
Laga pertama Mancini bersama Italia ini berlangsung pada, Sabtu (26/9) dini hari WIB mendatang, menghadapi Timnas Belgia di Olimpico Roma pada gelaran UEFA Nations League. Ia ingin menjadikan laga tersebut benar-benar menjadi tolok ukur kekuatan anak asuhnya itu dalam menghadapi persaingan ketat antar negara.
“Itu akan menjadi pertandingan-pertandingan penting. Kami akan segera mengetahui seberapa kuat kami sebenarnya dan mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan. Bagaimanapun juga, ini akan menjadi grup yang sulit. Ini akan sulit bagi kami, tetapi juga akan sulit bagi tim-tim lain,” katanya.
Selalu update kabar terbaru seputar dunia sepakbola hanya di Vivagoal.com















