
Allegri Sebut Hasil Milan vs Cagliari Diluar Prediksi Banyak Orang
Vivagoal – Serie A – Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengaku kecewa sekaligus marah setelah timnya gagal lolos ke Liga Champions usai tumbang 1-2 dari Cagliari pada laga terakhir Serie A. Meski demikian, Allegri tetap membela para pemainnya dan menilai skuad Rossoneri sudah memberikan segalanya sepanjang musim.
AC Milan sebenarnya berada dalam posisi paling menguntungkan sebelum pertandingan dimulai. Kemenangan di San Siro atas Cagliari, yang sudah tidak memiliki kepentingan apa pun di klasemen, sangat cukup untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Harapan publik tuan rumah sempat memuncak ketika Alexis Saelmaekers mencetak gol cepat saat laga baru berjalan kurang dari dua menit. Namun, Milan justru kehilangan kendali pertandingan setelah Gennaro Borrelli menyamakan kedudukan sebelum Juan Rodriguez membalikkan keadaan lewat situasi bola mati.

Kekalahan tersebut membuat Milan disalip Como di klasemen akhir. Hasil itu memastikan Rossoneri gagal tampil di Liga Champions dan mengakhiri musim di posisi ke-5. Mereka bersama Juventus harus puas “hanya” tampil di Liga Europa musim depan.
“Sayangnya, kami tidak bisa mengubah hasil sekarang. Ketika Milan kalah lima kali di kandang seperti yang terjadi musim ini, kami akhirnya berada di posisi seperti ini. Kami memulai laga dengan baik, dan setelah unggul cepat kami pikir hasilnya sudah hampir pasti,” ujar Allegri dilansir Football Italia.
Baca Juga:
- Hengkang dari Napoli, Conte: Lingkungan klub sudah terlalu toxic!
- Spalletti Kembali Keluhkan Soal Karakter Punggawa Juventus
- 5 Fakta Pemain dengan Caps Terbanyak di Piala Dunia
- Gagal Wujudkan Target Juara, Fabio Calonego Yakin Persija Sudah di Jalur yang Benar
“Namun ternyata tidak demikian, dan kami bertahan dengan sangat buruk, terutama pada gol pertama mereka. Saya tidak punya apa pun untuk disalahkan kepada para pemain saya, mereka benar-benar sudah melakukan segala kemungkinan untuk lolos ke Liga Champions,” tambahnya.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Milan, yang menutup musim dengan tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir. Situasi tersebut membuat masa depan banyak pihak di klub mulai dipertanyakan, terlebih masalah mentalitas dan konsistensi disebut sudah menghantui tim bahkan sebelum Allegri kembali musim panas lalu.
“Pada saat ini saya kecewa dan marah karena kami gagal lolos ke Liga Champions. Setelah kami mengalahkan Genoa pekan lalu, tidak ada yang menyangka kekalahan seperti ini. Namun inilah olahraga, kami harus menerimanya. Kami perlu mengevaluasi seluruh musim dan saya tidak bisa menyalahkan para pemain saya. Mereka sudah memberikan apa yang diperlukan di lapangan sepanjang tahun,” kata Allegri.
“Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kami jelas melakukan kesalahan dalam beberapa kekalahan terakhir, tetapi kami sempat membawa situasi kembali ke jalur yang benar saat melawan Genoa. Ketika mengevaluasi akhir musim, hasil memang membuat Anda melihat semuanya secara berbeda, tetapi kami harus tetap jernih dalam menilai keseluruhan situasi.”

Allegri juga menyoroti lemahnya respons lini belakang Milan pada dua gol Cagliari. Menurutnya, tekanan besar dalam laga penentuan membuat tim tampil terlalu pasif dan kehilangan ketenangan ketika tertinggal.
“Kami terlalu pasif pada kedua gol Cagliari dan itu sebelumnya tidak pernah terjadi. Kami tampil lebih baik saat melawan Genoa, tetapi malam ini ada lebih banyak kecemasan dan kami tidak mampu membalikkan keadaan,” tutup Allegri.
Selalu update berita terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















