Analisa Vigo: Kylian Mbappe Bisa Hentikan Kerusuhan yang Terjadi di Prancis
Sumber: Twitter @KMbappe

Analisa Vigo: Kylian Mbappe Bisa Hentikan Kerusuhan yang Terjadi di Prancis

Muhammad Ilham - Juli 5, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalBerita BolaPrancis saat ini tengah mengalami kerusuhan antara masyarakat sipil dengan pihak Kepolisian. Namun, itu semua bisa teratasi oleh striker andalan Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe.

Prancis tengah dalam kerusuhan yang sangat parah. Hal tersebut dikarenakan kasus penembakan apparat Kepolisian terhadap laki-laki berusia 17 tahun bernama Nahel Merzouk.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Nahel Merzouk ditembak oleh Kepolisian setempat akibat ia melanggar lalu lintas pada Selasa (27/6) pagi waktu setempat. Kejadian tersebut terjadi di kota Paris, Nanterre, Prancis.

Dua Polisi menghentikan mobil yang dikendarai oleh Nahel Merzouk karena ia melanggar lalu lintas. Setelah dilakukan penggeledahan, Nahel tidak memiliki izin mengemudi, namun tidak terlihat ada bahan-bahan berbahaya atau obat-obatan terlarang di mobilnya.

Kejadian ini membuat kota Paris dan tempat lainnya rusuh. Para demonstran merusak kota dan menghancurkan fasilitas negara, dan tentunya kendaraan pihak Kepolisian.

Menurut Detik.com, hingga Sabtu (1/7), kerusuhan masih berlanjut, meski sudah dikerahkan 45 ribu petugas Kepolisian. Tercatat sebanyak 994 orang ditangkap akibat kerusuhan yang mereka lakukan, 1.350 mobil terbakar, dan 234 bangunan hancur.

Tindakan ini membuat semua orang tergerak hatinya untuk mengutarakan pendapatnya, tak terkecuali pesepakbola Prancis. Beberapa pemain seperti Jules Kounde (FC Barcelona), Mike Maignan (AC Milan), dan Aurelien Tchouameni (Real Madrid) angkat bicara soal tragedi penembakan ini.

“Anak muda berusia 17 tahun ditembak mati dari jarak dekat oleh Polisi karena menolak patuh selama pemeriksaan. Ini adalah kenyataan dari situasi tersebut dan sangat dramatis,” ucap Jules Kounde dalam Twitter pribadinya, @jkeey4.

“Nahel bisa saja menjadi adik laki-laki saya, dan saya patah hati ketika saya mendengar ibunya karena itu suara ibu saya yang saya dengar,” kata Tchouameni di Twitter pribadinya, @atchouameni.

Memang, ucapan belasungkawa dari para pesepakbola profesional di atas tidak akan mengubah keadaan. Namun, bintang PSG, Kylian Mbappe, bisa mengubah itu semua.