Capello: Higuain Harus Segera Atasi Mentalitasnya

0
212
Higuain Harus Segera Atasi Mentalitasnya

VivagoalSerie A – Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello menilai Higuain harus bertanggung jawab penuh atas dirinya sendiri. Terutama untuk mengembalikan performanya yang jauh dari maksimal bersama AC Milan.

Ekspektasi tinggi  langsung terbeban di pundak Higuain kala dirinya merapat ke Milan. Banyak pihak menilai jika penyerang asal Argentina tersebut akan menjadi ujung tombak mematikan dan mengembalikan kejayaan I Rossoneri.

Namun mimpi tinggallah mimpi. Higuain banjir kritikan setelah ia hanya mampu melesakkan delapan gol dari 21 laga bersama AC Milan di semua kompetisi. Biaya 18 juta pounds untuk meminjamnya dari Turin pun dinilai sangat merugikan.

Polemik tersebut membuat Capello angkat bicara. Menurutnya yang salah dari Higuain adalah mentalitasnya. Terutama setelah gagal melakukan eksekusi penalti saat bertemu Juventus, dimana ia juga mendapat kartu merah saat itu.

“Menurut saya Higuain terbebani sejak ia gagal menuntaskan tendangan penalti melawan Juventus. Setelahnya saya melihat ia kesulitan mencetak gol,” ujar Fabio Capello kepada stasiun radio Italia, Rai, yang dilansir dari FourFourTwo.

Ia pun memberikan saran agar Higuain bisa kembali membenahi mentalitasnya dan segera melesakkan gol-gol baik dari kaki maupun kepalanya. Keyakinan tersebut tidak berlebihan, mengingat keduanya pernah bekerjasama saat masih membela Real Madrid.

“Semoga Higuain dapat mengatasi mentalitasnya guna mencetak banyak gol hingga akhir musim. Kualitas Higuain tak perlu diragukan lagi. Saya mendapatkan kemampuan terbaik dari Higuain saat melatih Real Madrid,” tambah Capello.

Keduanya pernah bersama-sama di Madrid pada 2006 silam. Higuain yang saat itu masih berusia 19 tahun berhasil membantu Madrid meraih juara La Liga meski itu musim pertamanya berada di Santiago Bernabeu.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here