
Cerita Eks Naturalisasi Jepang Lawan Tanah Kelahirannya Sendiri
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Eks pilar Timnas Jepang, Alex Santos berbicara pengalamannya ketika harus menghadapi Brasil, yang merupakan tanah kelahirannya sendiri, pada ajang Piala Dunia 2006, sebelum akhirnya Ia menjalani naturalisasi untuk membela pasukan Samurai Biru.
Dua dekade setelah pertemuan di Jerman, Timnas Jepang kembali akan berhadapan dengan Brasil pada ajang akbar Piala Dunia. Bedanya, Jepang kini menjalani partai hidup dan mati melawan Brasil dalam babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Jelang partai penuh sejarah itu, ada satu nama yang sempat mengalami pengalaman unik, yakni Alessandro dos Santos atau dikenal Alex Santos. Ia merupakan pemuda asli Brasil yang lahir di Maringa, namun kemudian memilih pindah kewarganegaraan Jepang.
Pengalaman menghadapi tanah kelahirannya itu didapatkan Alex ketika masuk dalam skuad Jepang di Piala Dunia 2006 Jerman. Kedua tim bertemu di fase Grup F, dengan Jepang yang membutuhkan kemenangan guna lolos ke fase gugur.

Alex pertama-tama bercerita terlebih dulu tentang bagaimana Ia pada akhirnya bisa sampai di Jepang, yang ternyata tidak ada kaitan dengan sepakbola. Meski harus melalui proses tidak sebentar, tapi Alex puas karena bisa ikut terlibat pada ajang besar bersama Tim Negeri Samurai.
“Saya datang ke Jepang pada usia 16 tahun untuk belajar, jadi perjalananku sangat berbeda dari pemain lain. Saat saya lulus sekolah, saya sudah bisa berbahasa Jepang dan memahami budaya Jepang,” ungkap Alex dilansir situs resmi FIFA.
“Jadi saya memutuskan untuk mengajukan permohonan kewarganegaraan. Prosesnya panjang dan memakan waktu satu setengah tahun, tetapi akhirnya disetujui pada Desember 2001. Hal ini mirip dengan apa yang terjadi di Brasil, di mana beberapa pemain didatangkan terlambat untuk turnamen ini.”
Baca Juga:
- Rezaldi Hehanussa Ungkap Rasa Bangga Jadi Bagian Sejarah Persib
- Van der Sar Soroti Program Naturalisasi Pemain Keturunan Belanda di Timnas Indonesia
- Robi Darwis Pilih Cabut dari Persib, Begini Reaksi Jujur Kakang Rudianto
- Hadapi Fase Gugur, Amerika Serikat Siapkan Amunisi Baru
Piala Dunia 2006 memang bukan penampilan pertama Alex karena Ia pun tampil pada edisi 2002 silam. Tapi pengalaman melawan Brasil, diakui Alex memberikannya kesan tersendiri, terlebih Tim Samba yang diperkuat oleh banyak bintang besar ketika itu, walau akhirnya tumbang 1-4.
“Pemain seperti Ronaldinho dan Ronaldo adalah orang-orang yang dulu sering saya tonton di televisi. Ini adalah kesempatan untuk mengetahui apakah tim kami benar-benar cukup bagus karena kami berhadapan dengan yang terbaik,” tambah Alex.
“Kami tahu bahwa jika ingin memiliki peluang untuk menetralisir mereka, harus bekerja sangat keras. Kami menggunakan sistem penjagaan zona daripada penjagaan satu lawan satu karena paham bahwa salah satu dari mereka bisa mengubah jalannya pertandingan hanya dengan satu gerakan. Tidak ada pihak yang lebih lemah. Kami tidak bisa membiarkan ada area yang tidak dijaga.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















