
Dengan Kondisi Apa pun, Inggris akan Tetap Kalah dari Argentina
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Kritik pedas diutarakan oleh eks pilar Timnas Inggris dan Liverpool, Steve McManaman yang merasa jika The Three Lions tak memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan atas Argentina dalam kondisi apa pun, usai melakukan perubahan taktik ketika unggul.
Langkah Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 dipastikan terhenti di tangan Argentina dini hari tadi WIB. Pasukan Thomas Tuchel itu takluk 1-2 dari Argentina walau sejatinya mampu mengambil keunggulan terlebih dulu.
Setelah melalui babak pertama dengan pertarungan fisik, Inggris mencuri gol lewat Anthony Gordon. Tapi perubahan taktik setelah mereka unggul, justru menjadi bumerang, karena Argentina berbalik memimpin berkat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.

Gelombang kritik lantas membanjiri Inggris, utamanya menyoroti keputusan mereka memilih bertahan penuh ketika unggul. Menurut Steve McManaman, hal ini membuat peluang Inggris menang sirna, walau pertandingan berlanjut sampai babak tambahan.
“Begitu Argentina mencetak gol penyama kedudukan, Inggris takkan pernah bisa menyerang ke gawang lawan dan mencetak gol penentu kemenangan. Sebab, mereka memang menurunkan terlalu banyak pemain bertahan, terlalu banyak bek tengah,” ujar McManaman dilansir ESPN.
Baca Juga:
- Kapten Inggris Akui Tampil Bertahan Lawan Argentina Adalah Kesalahan
- Kritik Bobotoh Soal Fasilitas Jadi Bentuk Quality Control Untuk Manajemen Persib
- Inggris Gagal ke Final, Apakah Sudah Waktunya Harry Kane Pensiun Dari Timnas?
- Isu Pemecatan Bergema, Tuchel Anggap Hal Tersebut Lumrah
“Jadi, hanya masalah waktu saja sebelum Argentina mencetak gol kedua. Baik itu di waktu normal maupun perpanjangan waktu, Argentina pasti akan memenangkan pertandingan itu. Inggris, setelah 90 menit, saat skor 1-1, hanya bisa berharap ada adu penalti,” tambahnya.
McManaman mengaku sama sekali tidak paham kenapa Inggris malah terkesan enggan menambah gol mereka, terlebih pertandingan masih berjalan lama. Padahal menurut McManaman Inggris seharusnya bisa lebih nyaman mengontrol laga dengan tekanan berbalik pada Argentina, bukan sebaliknya.
“Saya tidak tahu apakah itu hanya kelelahan fisik, kelelahan mental, atau berpikir, ‘Kami unggul 1-0. Mari lupakan semua yang sudah kami lakukan di pertandingan ini dan hanya bertahan di gawang kami.’ pungkas McManaman.
“Tapi itulah alasan mengapa mereka kalah dalam pertandingan itu, dan para pemain pasti akan merasa sangat frustrasi, dan hancur. Karena seperti yang kamu katakan, begitu mereka unggul 1-0, pertandingan berjalan seimbang. Mereka memegang kendali. Dan entah mengapa, Inggris membiarkan Argentina kembali ke dalam permainan.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















