
Inggris Gagal ke Final, Apakah Sudah Waktunya Harry Kane Pensiun Dari Timnas?
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Kapten dari Timnas Inggris, Harry Kane, angkat bicara mengenai masa depannya usai kegagalan timnya melangkah ke final Piala Dunia 2026.
Timnas Inggris harus menelan pil pahit. Jumpa Timnas Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026, Kamis (16/7) dini hari WIB, tim berjuluk The Three Lions tersebut kalah dengan skor tipis 1-2.
Kekalahan ini tentu menyakitkan bagi pendukung Inggris. Pasalnya, mereka tinggal selangkah lagi untuk mencapai final dan mewujudkan impiannya untuk menjadi juara setelah terakhir kali pada 1966.
Namun, tidak ada yang lebih sakit daripada Harry Kane. Penyerang Bayern Munich tersebut sangat ingin mengantarkan Inggris ke partai final untuk pertama kalinya sepanjang kariernya.
Tapi, itu semua sirna tepat di depan matanya. Banyak yang berpikiran jika ini adalah Piala Dunia terakhirnya bersama Inggris mengingat Kane sudah menginjak 32 tahun, yang artinya perhelatan selanjutnya dia sudah berusia 36 tahun.
Namun, Harry Kane tidak menutup pintu untuk dirinya kembali tampil membela Inggris di Piala Dunia edisi 2030. Ia menjadikan Lionel Messi, kapten dari Timnas Argentina, sebagai contohnya.
Baca Juga:
- Kata Tuchel, Usai Inggris Disingkirkan oleh Argentina
- Argentina dan Messi akan Memunculkan Potensi Terbaik Inggris
- Disingkirkan Spanyol, Mbappe: Permainan Prancis terlalu ceroboh!
- Langkah Jurgen Klopp Jadi Pelatih Timnas Jerman Berjalan Mulus
Messi saat ini sudah menginjak 39 tahun. Meskipun sudah tergolong tua untuk seorang pemain, pemain yang sudah mengoleksi delapan penghargaan Ballon d’Or tersebut tetap tampil mengerikan.
Ia menjadi pencetak gol terbanyak saat ini dengan delapan gol. Messi juga berpotensi menggeser Michael Olise sebagai pemain dengan jumlah assist terbanyak usai mencatatkan dua assist kontra Inggris.
“Masih terlalu dini untuk mengatakan itu. Saya menanggapinya tahun demi tahun dan melihat bagaimana perasaan saya. Saya senang bermain untuk Inggris. Tapi, tentu saja, empat tahun itu waktu yang lama,” ucap Harry Kane yang dilansir dari Bavarian Football Works.

“Di sisi lain, Anda bisa melihat seseorang seperti Messi yang masih tampil di level tertinggi meskipun usianya sudah tidak muda lagi. Sejujurnya saya tidak tahu.”
“Sekarang sekarang hanya perlu menerima kenyataan tersingkir ini. Kami sudah memberikan segalanya, tapi pada akhirnya itu tidak cukup,” tambah Kane.
Inggris sendiri sejatinya unggul terlebih dahulu lewat gol Anthony Gordon di menit ke-55. Namun, anak asuh Thomas Tuchel gagal mempertahankan keunggulannya.
Tuchel yang berniat mempertahankan keunggulannya melakukan rotasi pemain dengan memasukkan tiga pemain bertahan yaitu Ezri Konsa, Nico O’Reilly, dan Dan Burn. Tapi, justru itu jadi malapetaka bagi Inggris.
Argentina mampu menghajar habis-habisan lini pertahanan Inggris. Mereka mencetak dua gol lewat tembakan Enzo Fernandez dari luar kotak penalti dan sundulan Lautaro Martinez. Kedua gol tersebut lahir dari assist sang kapten, Lionel Messi.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















