(Getty Images via AFP/JUSTIN SETTERFIELD via bola.kompas.com)

Isu Pemecatan Bergema, Tuchel Anggap Hal Tersebut Lumrah

Irman Maulana - Juli 16, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Kegagalan Timnas Inggris melaju ke babak final Piala Dunia 2026 langsung menghangatkan suasana di ruang ganti, dengan mulai bergaungnya permintaan bagi Thomas Tuchel untuk segera mundur dari jabatan manajer The Three Lions.

Thomas Tuchel sejatinya sempat memberikan optimisme cukup besar dikalangan suporter Inggris mentap Piala Dunia 2026. Tuchel membawa Inggris tampu sempurna ketika menjalani fase kualifikasi zona Eropa tanpa kekalahan maupun kebobolan.

Namun, memasuki putaran final Piala Dunia 2026, Tuchel mulai mendapatkan rangkaian kritik melihat performa Inggris di atas lapangan. Tapi ketika menghadapi fase gugur, Tuchel bisa sedikit meredam dengan kemenangan atas RD Kongo, Meksiko, dan Norwegia.

Sayangnya, perjalanan Tuchel bersama Inggris itu berakhir mengecewakan seiring kekalahan dari Argentina dini hari tadi WIB. Bukan hanya performa pemain, tapi taktik Tuchel pada laga tersebut menuai kecaman dari banyak pihak.

(AFP/ODD ANDERSEN via bola.kompas.com)

Tuchel dinilai menerapkan rencana yang kurang bijak karena justru bertahan penuh saat mereka dalam kondisi unggul. Ditambah lagi pergantian pemain tidak tepat, dan justru menguntungkan Argentina untuk kemudian membalikan keadaan.

Isu pemecatan Tuchel pun mulai menyeruak atas penampilan yang sangat mengecewakan Inggris sepanjang gelaran Piala Dunia 2026. Tuchel pun tampak menyadari berbagai spekulasi tersebut, tapi menurutnya hal ini lumrah di dunia sepakbola, terutama setelah mengalami kekalahan.

“Itulah memang sifat dari permainan ini. Begitu kalah, kamu langsung dikritik. Begitulah adanya. Kita pasti dikritik setelahnya. Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi jika mengambil keputusan yang berbeda. Jadi, tak ada gunanya terjebak dalam hal itu dan kehilangan ketenangan. Saya bertanggung jawab atas keputusan-keputusan itu. Saya yang mengambilnya, jadi akan menanggung kritiknya,” ujar Tuchel dilansir Reuters.


Baca Juga:


Timnas Inggris pun kini bakal hadapi partai terakhir mereka, yakni melawan Prancis dalam perebutan tempat ketiga, Minggu (19/7) dini hari WIB. Walau laga tersebut bukan keinginan utama mereka, tapi menurut Tuchel, Inggris masih patut bersyukur dengan pencapaian di Piala Dunia 2026.

“Banyak negara sepak bola besar tersingkir sebelum semifinal, jadi ini adalah sebuah prestasi. Tidak ada yang ingin mendengar itu saat ini. Saya pun tidak, karena kami menuntut yang terbaik dari diri kami sendiri,” tambah Tuchel.

“Tak satu pun dari para pemain ini, tak satu pun pemain Prancis yang ingin memainkan pertandingan ini. Mereka ingin bermain di final. Kami telah memberikan segalanya untuk bisa mencapai final. Semua orang bermain untuk memenangkan Piala Dunia, tapi begitulah adanya.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com