
Dikalahkan AC Milan, Dimarco: Inter masih unggul tujuh poin!
Vivagoal – Serie A – Bek sayap Inter Milan, Federico Dimarco menyoroti kurangnya tekad pasukan Nerazzurri ketika dalam kondisi tertinggal yang berujung kekalahan pada laga bertajuk Derby della Madoninna, menghadapi AC Milan, meski posisi mereka sebagai capolista masih aman.
Inter Milan dipaksa mengakui keunggulan tetangga mereka, AC Milan, Senin (9/3) dini hari WIB pada lanjutan pekan ke-28 Liga Italia 2025/26. Bertindak sebagia tamu di San Siro, Inter tumbang dengan skor tipis 0-1 dari AC Milan
Satu-satunya gol kemenangan AC Milan itu dicetak oleh bek sayap asal Ekuador, Pervis Estupinan pada menit ke-35. Estupinan mampu lepas dari pandangan pilar Inter, Luis Enrique untuk menerima umpan trobosan dari Youssouf Fofana.

Pasca laga usai Federico Dimarco menyesali kegagalan rekan-rekannya mengejar ketertinggalan dari Milan pada laga ini. Menurut Dimarco hal tersebut kini perlu jadi perhatian para pemain Inter karena tidak hanya terjadi satu kali saja, Nerazzurri kurang menunjukan keinginan kuat menyamakan kedudukan.
Dimarco kemudian menilai kesulitan Inter semakin meningkat karena Rossoneri langsung menampilkan pertahanan berlapis saat unggul 1-0. Meski begitu, Ia meminta Inter tetap tenang dan beranjak demi bisa mempertahankan keunggulan mereka di puncak klasemen sampai akhir musim.
Baca Juga:
- Tiga Debutan Siap Ramaikan Persaingan di Timnas Indonesia
- Tolak Tawaran Bournemouth, Marcos Senesi Tunggu Pinangan Barcelona?
- Sergio Castel Diragukan Tampil Saat Hadapi Persik
- Sadar Persib Berkualitas, Kiko Hanya Ingin Persik Tampil Maksimal
Meski kalah, posisi Inter di puncak klasemen Liga Italia masih aman dengan 67 poin dari 28 pertandingan. La Beneamata untuk sementara unggul tujuh angka dari AC Milan yang terus mengutit mereka di posisi kedua sepanjang musim ini.
“Milan mundur sangat dalam setelah mencetak gol, seperti yang sudah diperkirakan. Kenyataannya kami tidak menciptakan cukup peluang untuk benar-benar mengancam mereka. Kami mempersiapkan pertandingan dengan formasi pertahanan rendah hingga sedang agar bisa meningkatkan tekanan,” ujar Dimarco dilansir Football Italia.
“Saat giliran, bola bergulir tidak stabil dan saya tidak bisa mengontrolnya dengan baik. Ketika kami kebobolan gol, kami sering kesulitan bereaksi, atau lebih tepatnya kami tidak bereaksi dengan cukup tekad. Sulit untuk menjelaskan mengapa kami melakukan itu,” tambah Dimarco.
“Tim ini solid, kami menjalani musim yang hebat dan masih unggul tujuh poin di puncak klasemen, bagaimanapun juga. Kami harus tetap tenang, karena nasib kami masih sepenuhnya di tangan kami. Inter harus tetap tenang dan fokus pada 10 pertandingan tersisa.”
Selalu update berita terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com













