Menang di Conference League, Pioli Akui Fiorentina Masih Kesulitan di Serie A
Sumber: X/ACF Fiorentina

Dikalahkan AC Milan, Pelatih Fiorentina Singgung Intervensi VAR

Irman Maulana - Oktober 20, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Serie A – Kembalinya Stefano Pioli ke San Siro harus berujung kekalahan tim asuhannya, Fiorentina dari sang mantan, AC Milan, yang menurutnya tidak seharusnya mereka dapatkan jika bukan karena keputusan VAR.

Malam yang cukup spesial sejatinya dijalani oleh Stefano Pioli saat memimpin Fiorentina menghadapi AC Milan dini hari tadi WIB. Dihadapan mantan timnya itu, Pioli bakal memainkan laga ke-600nya sepanjang karirnya sebagai pelatih.

Selain itu, Pioli pun punya kesan bagus dimata para tifosi Rossoneri. Pioli merupakan pelatih terakhir yang bisa mengantarkan skuad Il Diavolo Rosso mengusai Liga Italia berkat mahkota Scudetto Serie A pada musim 2021/22 silam.

Pict: Gettyimages via ligaolahraga.com

Sayangnya, reuni kecil Pioli dengan AC Milan harus berujung kekalahan 1-2 Fioretina dari tuan rumah. Sempat memimpin di menit ke-55 lewat Robin Gosens, Milan kemudian bisa bangkit dan membalas dari dua gol Rafael Leao.

Pasca laga usai, Pioli yang tampak penuh amarah, mendatangani wasit, Livio Marinelli. Hal tersebut diyakini karena keputusan VAR ketika memberikan penalti pada gol kedua yang bisa dimaksimalkan oleh Leao.


Baca Juga:


Bek Fiorentina, Fabiano Parisi dianggap melakukan pelanggaran pada penyerang Milan Santiago Gimenez pada menit ke-84. Setelah meliha tayangan ulang VAR, wasit pun langsung menunjuk titik putih untuk AC Milan.

Ia merasa anak asuhnya itu mendapakatkan hasil yang tidak pantas, melihat situasi di lapangan sepanjang laga berlangsung. Pioli mempertanyakan tentang keterlibatan VAR, yang menurutnya justru bisa membuat para pemain terlalu mudah memancing atau mengakali pelanggaran dari wasit.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

“Ini salah satu alasan mengapa sangat kecewa dengan hasil ini. Fiorentina telah berinvestasi besar-besaran dalam proyek ini, mereka menaruh begitu banyak kepercayaan padaku dan pekerjaan saya, tetapi hasilnya tidak kunjung datang, jadi kita harus berusaha lebih baik. Kita bukan satu-satunya yang harus berusaha lebih baik. Jika bertindak seperti ini, maka kita mendorong pemain untuk terus berpura-pura, menaruh tangan di wajah mereka, dan berteriak,” kata Pioli kepada DAZN.

“Karena mereka tahu itu membuahkan hasil, dan mereka dihargai karenanya.  Ini tidak hanya terjadi di area penalti, mereka mendapatkan tendangan bebas untuk melakukan ini di mana-mana. Wasit memberitahu kami bahwa VAR hanya campur tangan jika ada kesalahan yang jelas dan nyata dari wasit. Jadi katakanlah jika itu adalah kesalahan yang jelas dan nyata dari wasit…”

Tunjukkan Gambar Terbaikmu dan Menangkan Total Hadiah Hingga Puluhan Juta Rupiah Hanya di VG Art Competition