
Setelah Ditahan Imbang Yunani, Legenda Munchen Menilai Jerman Bermasalah dalam Regenerasi Pemain
Vivagoal – Bundesliga –Dini hari tadi, Jerman yang dikomandoi oleh Jurgen Klopp gagal membalaskan kekalahan mereka di leg pertama melawan Yunani karena pasukan Der Panzer harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang. Di kesempatan yang lain, mungkin perkataan Thomas Muller terkait timnas Jerman bisa dikatakan benar karena sepertinya Jerman bermasalah dalam regenerasi pemain.
Walau begitu, legenda hidup Bayern Munchen tersebut mengatakan bahwa ia sangat optimis dengan Jerman di bawah asuhan Klopp. Namun, ia menegaskan bahwa membangun sebuah tim yang konsisten dan berkelanjutan itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jadi ia meminta kepada publik Jerman untuk bersebar dan percaya pada tangan dingin mantan pelatih Liverpool tersebut.

Menurut Muller, untuk sekarang ini rasanya sangat sulit menonton permainan Jerman dengan menyenangkan. Bukan bagaimana cara bermain, tapi ia menyoroti bagaimana identitas tim dan mentalitas bertanding. Ia menegaskan bahwa seharusnya setiap orang di dunia bisa melihat tim nasional Jerman seperti dulu.
Baca Juga:
- Ini Pengakuan Luka Menalo Usai Protesnya ke Wasit Sempat Viral
- Indonesia vs Thailand: Laga Penentu Penguasa Asia Tenggara
- Skuad Thailand Tak Sabar Tampil di Hadapan Publik Indonesia
- Pandangan Pelatih Thailand Terkait Kemenangan Besar Indonesia
Tepat apa yang dikatakan Muller. Semenjak era Lucas Podolski, Oliver Kahn, dan Miroslav Klose, Jerman seperti kehilangan identitasnya. Praktis, generasi emas terakhir Jerman berada di 2014 ketika mereka berhasil merengkuh gelar Piala Dunia ke-4. Apa yang ditampilkan Jerman setelah itu hingga era Klopp, pemain berusia 37 tahun tersebut menilai masih jauh dari cara bermain Jerman yang sedikit lebih indah.

Ia pun mengungkapkan bahwa Jerman tidak cukup klinis untuk memanfaatkan peluang yang ada menjadi gol. Di pertandingan ke-2 Jerman menghadapi Galanolefki, Die Mannschaft gagal membongkar pertahanan tuan rumah yang sangat disiplin. Padahal Jerman sangat menguasai pertandingan dengan unggul jauh penguasaan bola dan intensitas serangan. Namun, lini depan Jerman tidak cukup klinis untuk mengonversikan peluang-peluang jadi gol.
Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga Hanya di Vivagoal.com















