
Dipecat Monaco, Hutter Pergi dengan Kepala Tegak
Vivagoal – Ligue 1 – Mantan pelatih AS Monaco, Adi Hutter buka suara terkait pemecatan yang baru saja dialaminya. Meski baru saja berpisah, ia menerima keputusan kiub Kerajaan tersebut dengan tangan terbuka.
Pelatih asal Asutria sempat memainkan dua musim penuh bersama Les Monegasques. Dalam periode tersebut, ia sempat hantarkan tim melaju ke fase grup Liga Champions. Hal tersebut merupakan sebuah pencapaian mengingat Monaco terakhir berada di fase grup pada 2018/19 lalu
Ia merupakan sosok yang ditunjuk CEO klub, Thiago Scuro pada 2023 lalu. Pada musim perdananya, ia sempat hantarkant im duduk sebagai runner up Ligue 1 di belakang PSG. Pada musim keduanya, tim berada di peringkat tiga klasemen akhir.

Namun belakangan performa tim mengendur lantaran Ansu Fati dan kolega sempat ditekuk Club Brugge di Liga Champions dan harus terpatri di posisi 5 klasemen sementara Ligue 1, berjarak tiga angka dari PSG di puncak klasemen dan hal tersebut di bawah harapan klub. Hasil imbang 2-2 melawan OCG Nice akhir pekan lalu menjadi akhir dari perjalanannya bersama tim Prancis.
Baca Juga:
- Mau Bek Kiri Baru, Amorim Minta Man United Beli Pilar Inter Milan
- Spalletti Puji Kinerja Gattuso pasca Eranya di Timnas Italia
- Alphonso Davies Ungkap Masa-Masa Sulit selama Proses Rehabilitasi
- Jika Inggris Mau Juara Piala Dunia 2026, Tuchel Perlu Taktik Gila
“Saya secara khusus mengingat hal positif dari dua tahun terakhir dan Monaco kembali berada di tiga besar sepakbola Prancis. Kami lama absen di Liga Champions dan kami dua kali melaju ke sana secara beruntun,” urai Hutter kepada Get France Football News.
View this post on Instagram
Menurutnya, terkadang jalan antara kedua belah pihak terpisah dan ia menerima hal tersebut dengan baik. Ia senang bisa menukangi tim dan dirinya berharap mantan timnya tersebut bisa menuai kesuksesan di masa mendatang.















