Jangan Banyak Alasan, Milan Hancur Karena Jual Para Bintangnya

0
62
AC Milan

Vivagoal Serie A – Adriano Galliani menyebut Milan mengalami masalah setelah begitu mudahnya melepas para pemain bintang mereka.

Terakhir kali Milan meraih Scudetto adalah pada musim 2010/11. Musim berikutnya mereka hampir mengulangnya, namun sayang di penghujung musim mereka gagal menjaga performa.

Milan kemudian mengalami badai masalah mulai dari finansial hingga menurunnya performa tim. Alih-alih mampu bersaing tuk gelar Serie A, klub yang bermarkas di San Siro itu bahkan kesulitan untuk menembus posisi empat besar klasemen.

Galliani yang menjadi wakil Presiden Milan kala itu menyebut jika kolapsnya Milan karena klub menjual para pemain bintangnya. Ia juga menyesalkan keputusan tim untuk jelang akhir musim 2011/12.

“Mari kita tidak usah bertele-tele, Milan kolaps setelah para bintangnya dijual,” tegas Galliani kepada Top Calcio 24.

“Kami memenangkan Scudetto pada 2010/11 dan hampir mengulanginya lagi pada 2011/12, tapi kami justru kalah di penghujung musim. Ini adalah kesalahan kami, karena kami ingin memenangkan Coppa Italia dan terlalu menekan Thiago Silva,” kenangnya.

“Jika kami tidak memainkannya di semifinal, mungkin ceritanya akan berbeda,” sesal Galliani.


Baca Juga:


Galliani yang kini menjadi CEO Monza itu juga mengatakan ambisinya kala itu untuk menduetkan Carlos Tevez dengan Zlatan Ibrahimovic. Namun hak tersebut tak terjadi dan Milan akhirnya kalah bersaing dengan Juventus di akhir musim.

“Tentu saja, andai saja kami mendatangkan Tevez, kami mungkin bisa memenangkan Scudetto pada 2012,” lanjutnya.

“Saya memimpikan lini depan dihuni Ibrahimovic dan Tevez, tetapi itulah sepakbola, itu benar-benar tak pernah terjadi,” pungkasnya.

Pad akhir musim, Milan melepas beberapa bintangnya. Sebut saja Thiago Silva dan Ibrahimovic kompak mendarat ke Paris Saint-Germain kala itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here