Joshua Kimmich Dibuat Jengkel Oleh Inter Milan, Kenapa?
Sumber: X @FCBayernEN

Joshua Kimmich Dibuat Jengkel Oleh Inter Milan, Kenapa?

Muhammad Ilham - April 17, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Champions – Gelandang Bayern Munich, Joshua Kimmich, dibuat jengkel oleh Inter Milan karena mereka menghancurkan mimpinya untuk tampil di final Liga Champions.

Langkah Bayern Munich harus terhenti di babak perempat final Liga Champions. Berjumpa raksasa Italia yaitu Inter Milan, tim berjuluk die Roten hanya mampu bermain imbang 2-2 di leg kedua yang dilaksanakan di Giuseppe Meazza, Kamis (17/4) dini hari, sehingga skor akhirnya 4-3 untuk La Beneamata.

Hasil ini membuat Joshua Kimmich jengkel. Dalam wawancaranya pasca laga, Kimmich menjelaskan alasannya jengkel karena mereka kalah dari Inter Milan dan gagal bermain di final Liga Champions yang rencananya dilaksanakan di markas mereka, Allianz Arena.

“Final di rumah sendiri akan sangat berarti untuk para fans, klub, para staf. Itu akan menjadi sesuatu yang sangat besar. Mimpi itu hancur seketika, itu sangat pahit. Kami akan merasakan final dilaksanakan di stadion kami dan kami tidak bermain di sana, itu sangat menjengkelkan,” kata Kimmich yang dilansir dari X @iMiaSanMia.

Kimmich juga kecewa tidak bisa membawa rekan setimnya sekaligus legenda klub, Thomas Muller, bermain di final Liga Champions untuk terakhir kalinya bersama Bayern Munich.


Baca Juga:


“Dalam beberapa poin kita akan memainkan laga terakhir kita. Tentu saja pahit rasanya (di laga terakhirnya) berakhir dengan kekalahan. Saya akan sangat senang jika dirinya bisa melangkah ke final di rumah. Sayangnya, itu tidak terjadi di tahun ini,” pungkas Kimmich.

Lebih lanjut, Kimmich mengkiritik performa rekan-rekannya yang tidak konsisten selama pertandingan. Namun, ia tidak ingin terlalu lelap dalam kekalahan ini, sehingga Kimmich berharap Bayern Munich bisa fokus sepenuhnya untuk Bundesliga.

Joshua Kimmich Dibuat Jengkel Oleh Inter Milan, Kenapa?
Sumber: X @FCBayernEN

“Kami mengalami pasang surut. Pada akhirnya, kami kalah dalam banyak pertandingan. Ketika Anda kalah dalam banyak pertandingan dalam satu musim, Anda akan tersingkir pada suatu saat. Kami harus berkembang secara signifikan dalam pertandingan-pertandingan besar, baik dalam hal menyerang maupun bertahan.”

“Bukan berarti kami tidak bisa bersaing, kami bukanlah tim yang lebih buruk, namun kami tidak bisa tampil efisien dan mengubahnya menjadi kemenangan. Itulah yang harus kami tingkatkan,” tambahnya.

Bayern Munich akan mengarahkan perhatian penuhnya ke Bundesliga. Mereka saat ini unggul enam poin dari Bayer Leverkusen di peringkat kedua, dan akhir pekan ini mereka akan melawan 1. FC Heidenheim.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com