
Jumpa Liverpool di Final, Ancelotti: Seperti Derby!
Vivagoal – Liga Champions – Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti sukses membawa timnya melaju ke babak final Liga Champions. Madrid bakal bersua Liverpool. Don Carletto menilai laga kedua tim tak ubahnya sebuah Derby.
Secara mengejutkan, Real Madrid mampu membungkam Manchester City di menit-menit akhir. Mereka menang dengan skor 3-1, Kamis (5/5) sekaligus menang dengan agregat 6-5 dalam dua leg yang dipertandingan.
Madrid kerap diselamatkan di leg-leg kedua pada fase gugur. Mereka sempat bangkit dari keterpurukan kala bersua dengan PSG, Chelsea dan City. Ia merasa ada keajaiban yang membuat Madrid pada akhirnya mampu melaju ke putaran final.
Anda belum menang di Bernabeu, jika laga belum selesai. Pep dapatkan pelajaran tersebut, dini hari tadi. Sekali lagi, Ancelotti bawa Madrid ke final UCL. Detail2 kecil & mentalitas jadi kunci dari Real Madrid, bagaimana maksudnya?
(Sebuah Utas)
Big thanks buat yg sudah retweet pic.twitter.com/aXdKosoRRC
— Savage Football (@SavageFootballl) May 5, 2022
“Sesuatu yang aneh telah terjadi,” kata Ancelotti seperti diwartakan Goal International. “Kami mengalami malam yang fantastis. Kami bermain melawan tim yang sangat kuat, tim yang dipandang sebagai kandidat untuk memenangkan Liga Champions.”
Baca Juga:
- Capello: Keberuntungan Ancelotti itu sudah terkenal sejak lama
- Suporter Beberkan Bukti Kalau Skor City Lawan Madrid Sudah Diatur
- Comeback Fantastis! Real Madrid Rebut Tiket Final Usai Kalahkan Man City
- Liverpool Sekarang Bertekad Raih Quadruple Musim Ini
“Para pemain tidak pernah menyerah. Ini spesial di sini. Tidak ada yang mengira Real Madrid akan memainkan final lagi tahun ini, dan kami ada di sana.”

Real Madrid bakal bersua dengan Liverpool di partai final. Ancelotti, yang sempat menjabat sebagai pelatih Everton serta AC Milan lumayaan sering bersua dengan the Reds baik di kancah domestik maupun kontinental. Ia merasa jika pertandingan melawan Liverpool tak ubahnya sebuah Derby lantaran ia masih mengklaim diri sebagai Evertonian.
“Saya sangat senang memainkan final lainnya, melawan tim hebat, Liverpool,” kata Ancelotti. “Saya bermain melawan Liverpool sebagai pemain pada tahun 1984 [di final Piala Eropa] dan kemudian [sebagai pelatih] pada tahun 2005, 2007 dan lagi sekarang. Saya tinggal di Liverpool selama dua tahun. Bagi saya ini adalah derby, saya masih seorang Evertonian,” pungkasnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















