
Juventus Butuh Penyerang, Spalletti Sebut Nama Hojlund
Vivagoal – Serie A – Allenatore Juventus, Luciano Spalletti menyinggung tentang kebutuhan penyerang baru di bursa musim dingin 2026, sekaligus menyebut nama Rasmus Hojlund usai mengalahkan Napoli pada lanjutan Liga Italia musim ini.
Juventus sukses mengamankan tiga poin penuh kala menjamu Napoli, Senin (27/1) dini hari WIB. Bermain di Allianz Stadium, Si Nyonya Tua membekap Partenopei dengan skor 3-0 pada pekan ke-22 Liga Italia 2025/26.
Bukan hanya tiga poin, tapi Juventus semakin menampilkan keseimbangan antara menyerang dan bertahan sejak ditangani oleh Luciano Spalletti. Pelatih 66 tahun itu sudah melewati 18 laga, dengan catatan 33 gol dan 11 kebobolan di semua ajang.

Meski produktivitas gol Juventus ada peningkatan, Spalletti merasa Juventus masih membutuhkan tambahan penyerang baru. Attacante utama mereka, Dusan Vlahovic kini masih menepi dan diprediksi baru pulih pada Bulan Maret mendatang.
Posisi terbut pun kemudian diisi secara bergantian oleh Lois Openda atau Jonathan David. Pada laga melawan Napoli, slot ujung tombak Juventus diisi oleh David yang turut mencetak satu gol. Sisanya dicetak oleh Kenan Yildiz dan Filip Kostic.
Baca Juga:
- Dipaksa Berbagi Angka oleh Roma, Allegri: Hasil yang Adil
- Arsenal Dikalahkan Man United, Arteta: Sangat menyakitkan
- Layvin Kurzawa Resmi Diperkenalkan Persib, Dion Markx Jadi Rekrutan Kejutan
- Satu Anak Satu Bola, Langkah Nyata Menyiapkan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Spalletti lantas menyuarakan kebutuhan akan penyerang baru bagi Juventus di bursa musim dingin 2026. Ia menjelaskan karakteristik penyerang impiannya, yang menariknya disebutkan Spalletti ada pada sosok pilar Napoli, Rasmus Hojlund pinjaman dari Man United.
“Pertandingan selalu terbuka karena ketika kita tidak memanfaatkan peluang dan hasilnya belum pasti, hal yang tidak terduga bisa terjadi kapan saja. Bagiku, yang paling penting adalah mereka selalu melakukan hal yang sama. Ide dasarnya selalu untuk menekan lawan,” ujar Spalletti dilansir Football Italia.
“Bremer sangat bagus dalam situasi satu lawan satu di lapangan terbuka. Hojlund kuat secara fisik, teknis, dan dalam berlari di belakang. Dia menangani situasi satu lawan satu dengan sempurna. Ada penyerang seperti Hojlund yang turun ke lini tengah, kamu mengoper bola kepadanya, dan dia masih bisa membuatnya menjadi peluang. Itu adalah sesuatu yang kita tidak miliki,” tambahnya.
“David bagus untuk mencetak gol, tapi jika dilihat lebih jauh, kita juga butuh seseorang yang bisa bertarung secara fisik dengan bek tengah. Kita tidak butuh penyerang untuk mencetak gol, tapi untuk tugas seperti itu. David sangat kuat, tapi tidak bisa melakukan tugas seperti itu. Jika tim berhasil tidak kebobolan gol dan David terus mencetak gol, seperti yang dia lakukan sekarang. Maka kita masih bisa bertahan dan bernapas, dan semuanya sempurna.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















