
Kalah Lagi, Slot Minta Liverpool Tiru Efektivitas Galatasaray
Vivagoal – Liga Champions – Manajer Liverpool, Arne Slot meminta para punggawa The Reds mulai belajar tentang efektivitas menyelesaikan setiap peluang, seperti yang ditunjukan oleh Galatasaray, Rabu (11/3) dini hari WIB pada lanjutan leg pertama babak 16 Besar Liga Champions 2025/26.
Liverpool kembali harus mengakui keunggulan Galatasaray untuk kali kedua di Liga Champions musim ini. The Reds lagi-lagi tumbang oleh kubu Aslan Cimbom itu dengan skor tipis 1-0 dini hari tadi WIB lewat gol Mario Lemina menit ke-7.
Sebelumnya, Liverpool pun sempat menyerah lewat skor identik 0-1 dari Galatasaray di tempat yang sama pada fase grup lalu. Pasukan Arne Slot itu bukannya tanpa peluang karena bisa melepaskan 15 percobaan tembakan, yang enam diantaranya mengarah ke gawang.

Tapi lini serang Liverpool yang diisi Hugo Ekitike, Mo Salah, maupun Florian Wirtz gagal menembus gawang Galatasaray sampai laga usai. Efektivitas dalam menyelesaikan peluang itu yang kemudian disinggung oleh Slot pasca laga usai.
Ia justru memuji cara pandang para pemain Galatasaray ketika mendapatkan peluang di atas lapangan. Slot lantas berharap anak asuhnya itu bisa mendapat pelajaran berharga pada laga ini, sebagai persiapan untuk hadapi leg kedua di Anfield pekan depan.
“Saya rasa kita memulai pertandingan dengan sangat baik, bahkan lebih baik daripada tiga bulan yang lalu. Memiliki tiga atau empat momen hebat, dengan momen terbesar tentu saja saat Florian (Wirtz), saya tidak melihatnya kembali tapi sepertinya itu hampir seperti gol terbuka di mana dia bisa menyelesaikan bola itu. Kita tidak berhasil mencetak gol,” ujar Slot dilansir situs resmi klub.
Baca Juga:
- Atalanta Dibantai Bayern, Palladino: Kualitas kedua tim terlalu jauh!
- Cedera ACL, Miliano Jonathans Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
- PSG vs Chelsea: Prediksi, Jadwal dan Link Live Streaming
- Kerap Dapat Kekerasan, Komite Wasit PSSI Sesali Minimnya Keamanan Bagi Wasit di Indonesia
“Seperti sebelumnya, saat kita memiliki peluang, lima detik kemudian mereka melakukan serangan pertama, yang berujung pada tendangan sudut. Kita harus mengakui cara lawan bermain saat mendapat peluang, seolah-olah itu adalah peluang terakhir dalam hidup mereka,” tambah Slot.
“Itu pasti sesuatu yang bisa kita pelajari, karena kadang-kadang kita mendapat peluang dan seolah-olah pemain berpikir kita masih punya 10 peluang lagi. Jadi kami tertinggal 1-0, dan itu sudah sulit jika skor 0-0. Tapi andai tertinggal satu gol, itu membuatnya lebih sulit bagi kami, bagi semua yang berada di lapangan, kecuali pemain lawan sendiri. Ya, kekalahan 1-0.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















